Breaking News
light_mode

Jelang Hari Buruh, DPRD Pati Soroti Kenaikan UMK 2026 Sebesar 6,55 Persen

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • visibility 98.293

PATI – Menyambut peringatan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati menyoroti penetapan Upah Minimum Kabupaten atau UMK untuk tahun 2026.

Menurut pandangan dewan, besaran yang ditetapkan kali ini memperlihatkan perkembangan dan dinamika yang mengarah ke arah baik, terutama dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Untuk tahun 2026, UMK Pati resmi ditetapkan sebesar Rp2.485.000. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025 yang berada di posisi Rp2.323.350, dengan persentase kenaikan mencapai sekitar 6,55 persen.

Meskipun demikian, besaran tersebut ternyata masih di bawah harapan dan usulan yang disampaikan oleh serikat buruh, yang sebelumnya mengajukan agar upah minimum ditetapkan di angka Rp3.000.000.

“Ini menunjukkan dinamika yang positif dengan disepakatinya UMK tahun 2026 di kisaran Rp2,4 juta. Memang sebelumnya ada tuntutan dari buruh sekitar Rp3 juta yang belum sepenuhnya terpenuhi,” papar Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan.

Ia menjelaskan bahwa proses penetapan tersebut telah melalui jalur dan aturan yang berlaku. Keputusan resmi tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505, yang mana sebelum ditetapkan di tingkat provinsi, telah melalui tahap pengajuan dan usulan dari Pemerintah Kabupaten Pati.

“UMK ditetapkan oleh gubernur berdasarkan usulan dari bupati, sehingga mekanismenya sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Lebih jauh, politisi dari Fraksi PPP ini menilai bahwa penyesuaian nilai upah minimum yang dilakukan setiap tahunnya bukan semata-mata untuk memenuhi satu kepentingan saja, melainkan dirancang untuk menciptakan keseimbangan.

Di satu sisi bertujuan memperbaiki kondisi ekonomi pekerja, namun di sisi lain juga tetap memperhatikan kondisi dunia usaha agar iklim investasi di daerah tetap terjaga dan kondusif.

“Pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan iklim investasi agar tetap kondusif di Kabupaten Pati,” pungkasnya.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati: Usulan Pemakzulan Bupati Ditolak Mayoritas Anggota

    Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati: Usulan Pemakzulan Bupati Ditolak Mayoritas Anggota

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 467
    • 0Komentar

    PATI – Sidang paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Jumat, 31 Oktober 2025, memutuskan untuk tidak memakzulkan Bupati Pati, Sudewo. Dari 49 anggota dewan yang hadir, 36 di antaranya memilih opsi perbaikan kinerja Bupati, sementara 13 anggota dari Fraksi PDIP tetap mendukung pemakzulan. “Dari 49 anggota, 13 anggota DPRD Kabupaten Pati sepakat dimakzulkan (dari Fraksi PDIP), […]

  • Aksi Tanam Pohon sebagai Upaya Bersama Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Pati

    Aksi Tanam Pohon sebagai Upaya Bersama Menjaga Keseimbangan Ekosistem di Pati

    • calendar_month Jum, 22 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Menghadapi tantangan banjir yang kerap melanda, sejumlah pihak telah mengambil langkah proaktif dengan melakukan penanaman pohon. Sebanyak 160 bibit pohon telah ditanam di hutan Dukuh Morotopo, Desa Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi, pada Minggu (17/12/2023). Inisiatif penanaman pohon ini merupakan bagian dari “Sambatan Konservasi”, sebuah kolaborasi antara berbagai organisasi masyarakat (ormas), aktivis lingkungan, dan instansi […]

  • Penyelidikan Kasus Penganiayaan Saat Sahur di Dukuhseti Berlangsung, Polisi Cari Identitas Pelaku

    Penyelidikan Kasus Penganiayaan Saat Sahur di Dukuhseti Berlangsung, Polisi Cari Identitas Pelaku

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.218
    • 0Komentar

    PATI – Seorang pemuda berinisial M.A.S (19) dari Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati menjadi korban dugaan penganiayaan bersama oleh sekelompok orang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari (16/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, ketika korban bersama dua rekannya sedang dalam perjalanan mencari makanan sahur di sekitar Perempatan Mantri Yono, Desa Ngagel. Pada saat kejadian, […]

  • Ketua DPRD Pati: Investasi Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    Ketua DPRD Pati: Investasi Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 475
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa keamanan dan kondusivitas wilayah merupakan faktor penentu dalam menarik minat investor. Ia berpendapat bahwa potensi ekonomi Pati yang besar tidak akan berkembang maksimal tanpa adanya situasi yang aman dan stabil. “Saya percaya bahwa jika Kabupaten Pati aman dan tanpa gejolak, investasi pasti akan datang,” ujarnya. […]

  • Siswa SPFA Dibekali Sports Science Oleh FIK UNNES

    Siswa SPFA Dibekali Sports Science Oleh FIK UNNES

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Penyampaian materi sports science Sports Science menjadi materi berharga yang diterima para siswa SPFA. Mereka digembleng tim dari FIK UNNES. PATI – Para siswa Safin Pati Football Academy (SPFA) mendapatkan bekal berharga dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Mereka mendapatkan bekal berupa materi sports science.  Tim dosen dari FIK UNNES pada kesempatan […]

  • Komisi D DPRD Pati Ungkap Hasil Sidak Puskesmas Winong 1, Ini Rekomendasinya

    Komisi D DPRD Pati Ungkap Hasil Sidak Puskesmas Winong 1, Ini Rekomendasinya

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 255
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Winong 1 pada Jumat (11/4/2025), untuk memantau langsung kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tenggara Kabupaten Pati. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menyampaikan apresiasi atas kinerja tenaga kesehatan di puskesmas tersebut. Namun, ia juga menyoroti sejumlah kekurangan, terutama terkait sarana dan prasarana […]

expand_less