DPRD Pati Minta Pemkab Genjot Pengembangan dan Promosi Wisata Budaya
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month Sen, 27 Apr 2026
- visibility 98.250

Ilustrasi Kesenian Wayang
PATI – Sebagai daerah yang memiliki kekayaan dan kekentalan nilai seni serta budaya, Kabupaten Pati dinilai memiliki modal besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik tersendiri.
Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi tersebut, khususnya di sektor pariwisata berbasis budaya, guna mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dan memajukan perekonomian daerah.
Wakil Ketua DPRD Pati, Hardi, menyatakan bahwa dengan beragam kekayaan yang dimiliki, wisata budaya seharusnya dijadikan salah satu andalan utama bagi daerah berjuluk Bumi Mina Tani ini.
Menurutnya, pengemasan yang menarik dan berkualitas menjadi kunci agar masyarakat dari dalam maupun luar daerah tertarik untuk datang dan menyaksikan langsung keunikan budaya Pati.
“Dengan potensi yang ada, wisata budaya harus dimaksimalkan dikemas sebaik mungkin. Supaya orang-orang tertarik berkunjung ke Pati menyaksikan berbagai gelaran budaya yang memikat dan berkesan. Ini menjadi andalan tersendiri,” papar Hardi.
Ia menyebutkan sejumlah warisan dan atraksi budaya yang bisa diunggulkan, di antaranya kesenian wayang topeng soneyan, gong cik, hingga beragam karnaval budaya yang diselenggarakan di hampir seluruh kecamatan.
Selain itu, pada waktu-waktu tertentu, suasana di Pati kerap dimeriahkan dengan berbagai perayaan dan tradisi turun-temurun.
Misalnya dalam rangkaian acara sedekah bumi, masyarakat menggelar kirab budaya, pentas ketoprak, pertunjukan wayang, dan berbagai hiburan tradisional lainnya. Ada pula tradisi kirab budaya meron, hingga rangkaian acara haul yang selalu berlangsung meriah dan menjadi daya tarik tersendiri.
Melihat banyaknya potensi yang belum digarap secara maksimal, DPRD Pati mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk mengambil langkah lebih serius dan terencana.
Tidak hanya fokus pada pengembangan fisik dan penyelenggaraan acara, tetapi juga memperbanyak upaya promosi agar kekayaan budaya ini semakin dikenal luas, serta mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
(adv)
Editor: Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

