Breaking News
light_mode

Bulog Pati Beli Gabah Petani Sesuai HPP, Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
  • visibility 788

PATI – Perum Bulog Kantor Cabang Pati aktif melakukan pengecekan lahan persawahan yang siap panen dan langsung melakukan pembelian gabah beras petani. Hal ini sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 15 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pengadaan Gabah Kering Panen dan Beras untuk Cadangan Beras Pemerintah.

Pemimpin Cabang Bulog Pati, Nur Hardiansyah, menjelaskan bahwa Bulog, bersama Satuan Kerja (Satker) penyerapan gabah beras, penggilingan padi Mitra Kerja Pengadaan Bulog, dan Gapoktan, akan menyerap gabah kering panen dengan harga Rp 6.500 per kg, dan beras dengan harga Rp 12.000 per kg. Harga tersebut sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Untuk mencapai target penyerapan, Perum Bulog Kanwil Jateng telah melakukan Rapat Koordinasi dan penandatanganan komitmen pada 5 Februari di Semarang. Kerja sama dengan Pemerintah Daerah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, TNI AD, Perpadi, HKTI, dan KTNA juga dijalin untuk meningkatkan potensi serapan di Jawa Tengah.

Sebagai wujud komitmen menjaga harga gabah di tingkat produsen agar tidak di bawah HPP, Bulog Cabang Pati telah memulai pembelian hasil panen di lahan seluas 1,5 Ha milik Poktan Angudi Luhuring Tani III di Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Pembelian dilakukan dengan harga sesuai HPP, yaitu Rp 6.500,-/Kg.

“Harga Rp 6.500,- adalah Gabah Kering Panen di tingkat petani sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional,” tegas Hardiansyah.

Hardiansyah berharap perubahan harga ini akan memberikan keuntungan bagi petani dan memotivasi mereka untuk terus berproduksi. Bulog Cabang Pati juga berupaya memaksimalkan penyerapan hasil panen untuk pemupukan stok cadangan pangan pemerintah (CPP).

“BULOG Kantor Cabang Pati berharap produksi padi tahun ini meningkat secara kuantitas dan kualitas serta lebih baik dari tahun sebelumnya sehingga BULOG Kantor Cabang Pati dapat memaksimalkan penyerapan dari hasil petani dalam negeri,” harapnya.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Datangkan Striker Naturalisasi Silvio Escobar, Longji Song Didepak ?

    Persipa Pati Datangkan Striker Naturalisasi Silvio Escobar, Longji Song Didepak ?

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 292
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati resmi menambah empat pemain baru untuk memperkuat tim dalam menghadapi sisa pertandingan Liga 2 musim 2024/2025. Keempat pemain tersebut adalah Silvio Escobar (penyerang), Kenta Hara dan Vendri Mofu (gelandang), serta M. Sabillah (bek). Silvio Escobar, pemain naturalisasi asal Paraguay, memiliki pengalaman yang luas di Liga 1 dan Liga 2, pernah membela […]

  • Menang Banyak, Permainan Persijap Masih Ada Celah

    Menang Banyak, Permainan Persijap Masih Ada Celah

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

      Instagram @persijap_jepara JEPARA – Persijap Jepara berhasil menang telak melawan klub KS Tiga Naga Pekanbaru dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara (1/07/2021). Pertandingan digelar tertutup, tim Laskar Kalinyamat tampil menekan sejak menit awal, berhasil unggul pada menit-menit awal pertandingan lewat gol penyerang tengah andalan Persijap Jepara Riski Novriansyah […]

  • Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    Ketua Komisi D DPRD Pati Dorong Perhatian Lebih untuk Sektor Pertanian Lain

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 262
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Pati, Muslihan, menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga memperhatikan sektor pertanian lainnya. Hal ini disampaikan sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang lebih komprehensif. Muslihan mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam mencanangkan program panen 10 ton padi per hektare. Menurutnya, program […]

  • Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    Edy Wuryanto Soroti Ketimpangan Upah Minimum dengan KHL yang Melebar

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.833
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketimpangan yang semakin lebar antara upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto. Hal tersebut dikemukakannya dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan, di mana ia menyoroti urgensi penanganan masalah ini. Menurut Edy, negara memiliki kewajiban berdasarkan konstitusi untuk menjamin kesejahteraan pekerja seluruh Indonesia. Ia […]

  • Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    Hadiri Cap Go Meh, Safin Ajak Tionghoa Perantauan Bangun Usaha di Pati

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PATI – Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Tik Bio digelar Selasa (19/2/2019) malam. Pelataran kelenteng penuh. Dari masyarakat Tionghoa, lintas agama sampai para pejabat duduk rapat menikmati sajian lontong khas Cap Go Meh diselingi pentas kesenian ala tionghoa. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Saiful Arifin mengapresiasi kegiatan budaya tersebut.  “Inilah salah satu wujud […]

  • Tekan Penularan, Komisi D DPRD Pati Siapkan Raperda Tentang TBC-HIV

    Tekan Penularan, Komisi D DPRD Pati Siapkan Raperda Tentang TBC-HIV

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 401
    • 0Komentar

    PATI – Rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai advokasi kebijakan TBC-HIV, disiapkan Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Dalam hal ini, Komisi D bersama Aisyiyah melakukan kajian dan advokasi kebijakan masalah tersebut. Menurutnya, hal ini medesak dilakukan karena permasalahan pencegahan penyakit yang harus dilaksanakan secara maksimal di Pati selain HIV/AIDS adalah Tubercolosis (TBC). “Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan […]

expand_less