Breaking News
light_mode

Bulog Pati Beli Gabah Petani Sesuai HPP, Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
  • visibility 758

PATI – Perum Bulog Kantor Cabang Pati aktif melakukan pengecekan lahan persawahan yang siap panen dan langsung melakukan pembelian gabah beras petani. Hal ini sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 15 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pengadaan Gabah Kering Panen dan Beras untuk Cadangan Beras Pemerintah.

Pemimpin Cabang Bulog Pati, Nur Hardiansyah, menjelaskan bahwa Bulog, bersama Satuan Kerja (Satker) penyerapan gabah beras, penggilingan padi Mitra Kerja Pengadaan Bulog, dan Gapoktan, akan menyerap gabah kering panen dengan harga Rp 6.500 per kg, dan beras dengan harga Rp 12.000 per kg. Harga tersebut sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Untuk mencapai target penyerapan, Perum Bulog Kanwil Jateng telah melakukan Rapat Koordinasi dan penandatanganan komitmen pada 5 Februari di Semarang. Kerja sama dengan Pemerintah Daerah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, TNI AD, Perpadi, HKTI, dan KTNA juga dijalin untuk meningkatkan potensi serapan di Jawa Tengah.

Sebagai wujud komitmen menjaga harga gabah di tingkat produsen agar tidak di bawah HPP, Bulog Cabang Pati telah memulai pembelian hasil panen di lahan seluas 1,5 Ha milik Poktan Angudi Luhuring Tani III di Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Pembelian dilakukan dengan harga sesuai HPP, yaitu Rp 6.500,-/Kg.

“Harga Rp 6.500,- adalah Gabah Kering Panen di tingkat petani sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional,” tegas Hardiansyah.

Hardiansyah berharap perubahan harga ini akan memberikan keuntungan bagi petani dan memotivasi mereka untuk terus berproduksi. Bulog Cabang Pati juga berupaya memaksimalkan penyerapan hasil panen untuk pemupukan stok cadangan pangan pemerintah (CPP).

“BULOG Kantor Cabang Pati berharap produksi padi tahun ini meningkat secara kuantitas dan kualitas serta lebih baik dari tahun sebelumnya sehingga BULOG Kantor Cabang Pati dapat memaksimalkan penyerapan dari hasil petani dalam negeri,” harapnya.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT RI, Tujuh Napi di Pati dapat Remisi Langsung Bebas

    HUT RI, Tujuh Napi di Pati dapat Remisi Langsung Bebas

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Beberapa napi yang menghuni lapas kelas II B Pati sedang membuat paving PATI – Dari total 222 narapidana (napi) di Lapas Kelas II B Pati, yang diajukan menerima remisi, sudah disetujui 211 yang bisa menerima. 11 lainnya masih dilakukan perbaikan data. Dari 211 tersebut, tujuh napi mendapat remisi langsung bebas per tanggal 18 Agustus. Penyerahan […]

  • Persipa Bantu Penambahan Rubber Granule Stadion Joyokusumo

    Persipa Bantu Penambahan Rubber Granule Stadion Joyokusumo

    • calendar_month Rab, 18 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

      Serah terima bantuan rubber granule dari Persipa Pati ke Dinporapar Pati  PATI – CEO Persipa Pati Joni Kurnianto memberikan bantuan rubber granule sebanyak 4 ton untuk lapangan sintetis Stadion Joyokusumo. Bantuan diserahkan kepada Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Pati Rekso Suhartono, Rabu (18/1/2023). “Ini sebagai bentuk rasa memiliki terhadap stadion ini yang […]

  • DPRD Pati Siap Fasilitasi Screening TBC di Perusahaan

    DPRD Pati Siap Fasilitasi Screening TBC di Perusahaan

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kegiatan screening kasus TBC di wilayah Kabupaten Pati. Hal ini dilakukan mengingat kasus TBC di Pati masih tergolong tinggi dalam beberapa tahun terakhir. “Kami siap memfasilitasi Dinas Kesehatan dan pihak-pihak terkait, terutama dalam mengatasi kendala screening di perusahaan-perusahaan,” ujar Wisnu, mantan Ketua Komisi […]

  • Fraksi PPP Pati Tekankan Pentingnya Pengembangan SDM Holistik Berbasis Nilai Lokal

    Fraksi PPP Pati Tekankan Pentingnya Pengembangan SDM Holistik Berbasis Nilai Lokal

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Pati menekankan pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan merata. Ketua Fraksi PPP, M. Dyan Aulia Burhanuddin, menjelaskan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, pengembangan karakter, dan pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan. Menurut ia, sektor pendidikan harus relevan dengan kebutuhan zaman dan nilai-nilai […]

  • Semangat dari Teman Sehobi

    Semangat dari Teman Sehobi

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Nala Triananda Meinika DOKUMEN PRIBADI Punya banyak teman memang terasa menyenangkan. Apalagi teman itu satu hobi. Demikan yang dialami Nala Triananda Meinika. Perempuan kelahiran Bumi Mina Tani, 12 Mei 2002 itu merasakan manisnya memiliki banyak teman satu hobi. Hal itu ditemukan di aktivitasnya di ekstrakurikuler teater. Bagi Nala sapaan akrabnya, punya banyak teman di satu […]

  • Dukung Kiprah Perguruan Tinggi di Pati, Ini Alasan Anggota DPRD Pati Wisnu Wijayanto

    Dukung Kiprah Perguruan Tinggi di Pati, Ini Alasan Anggota DPRD Pati Wisnu Wijayanto

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Wisnu Wijayanto, menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan sekolah tinggi di Bumi Mina Tani. Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kemajuan bangsa. “Meskipun pemerintah telah memiliki program wajib belajar 12 tahun, sistem ini harus terus ditingkatkan […]

expand_less