Breaking News
light_mode

Bulog Pati Beli Gabah Petani Sesuai HPP, Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
  • visibility 831

PATI – Perum Bulog Kantor Cabang Pati aktif melakukan pengecekan lahan persawahan yang siap panen dan langsung melakukan pembelian gabah beras petani. Hal ini sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 15 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pengadaan Gabah Kering Panen dan Beras untuk Cadangan Beras Pemerintah.

Pemimpin Cabang Bulog Pati, Nur Hardiansyah, menjelaskan bahwa Bulog, bersama Satuan Kerja (Satker) penyerapan gabah beras, penggilingan padi Mitra Kerja Pengadaan Bulog, dan Gapoktan, akan menyerap gabah kering panen dengan harga Rp 6.500 per kg, dan beras dengan harga Rp 12.000 per kg. Harga tersebut sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Untuk mencapai target penyerapan, Perum Bulog Kanwil Jateng telah melakukan Rapat Koordinasi dan penandatanganan komitmen pada 5 Februari di Semarang. Kerja sama dengan Pemerintah Daerah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, TNI AD, Perpadi, HKTI, dan KTNA juga dijalin untuk meningkatkan potensi serapan di Jawa Tengah.

Sebagai wujud komitmen menjaga harga gabah di tingkat produsen agar tidak di bawah HPP, Bulog Cabang Pati telah memulai pembelian hasil panen di lahan seluas 1,5 Ha milik Poktan Angudi Luhuring Tani III di Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Pembelian dilakukan dengan harga sesuai HPP, yaitu Rp 6.500,-/Kg.

“Harga Rp 6.500,- adalah Gabah Kering Panen di tingkat petani sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional,” tegas Hardiansyah.

Hardiansyah berharap perubahan harga ini akan memberikan keuntungan bagi petani dan memotivasi mereka untuk terus berproduksi. Bulog Cabang Pati juga berupaya memaksimalkan penyerapan hasil panen untuk pemupukan stok cadangan pangan pemerintah (CPP).

“BULOG Kantor Cabang Pati berharap produksi padi tahun ini meningkat secara kuantitas dan kualitas serta lebih baik dari tahun sebelumnya sehingga BULOG Kantor Cabang Pati dapat memaksimalkan penyerapan dari hasil petani dalam negeri,” harapnya.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Jadi ke-703, Plt Bupati Pati Tegaskan Kemajuan Harus Terasa Langsung bagi Masyarakat

    Peringati Hari Jadi ke-703, Plt Bupati Pati Tegaskan Kemajuan Harus Terasa Langsung bagi Masyarakat

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.434
    • 0Komentar

    PATI — Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan peringatan Hari Jadi ke-703 sebagai momentum untuk mempercepat langkah pembangunan yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menyampaikan pidato resmi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (6/8/2026). […]

  • Tim Pelatih Evaluasi Fokus Pemain

    Tim Pelatih Evaluasi Fokus Pemain

    • calendar_month Sab, 8 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

     Para punggawa Persipa Jr mendapat arahan dari Dewan Penyantun Askab PSSI Pati Joni Kurnianto di sela-sela latihan baru-baru ini. PATI – Fokus pemain menjadi sorotan bagi performa Persipa Jr. Dalam pertandingan terakhir melawan Persitema Jr, Lingga Widya dkk kecolongan di menit-menit awal. Hal itu yang akan ditekankan tim pelatih untuk diperbaiki. Hal itu diungkapkan pelatih […]

  • Komisi D DPRD Pati Ingatkan Sekolah Tak Bebani Wali Murid dengan Pungutan

    Komisi D DPRD Pati Ingatkan Sekolah Tak Bebani Wali Murid dengan Pungutan

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.646
    • 0Komentar

    PATI – Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengingatkan seluruh sekolah agar tidak melakukan pungutan kepada wali murid dalam bentuk apa pun. Larangan tersebut mencakup proses penerimaan peserta didik maupun saat siswa mulai memasuki tahun ajaran baru. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Teguh Bandang Waluyo mengatakan, pihak sekolah harus menjalankan kegiatan pendidikan sesuai aturan yang […]

  • Komisi A DPRD Pati Minta Belanja Pegawai Ditekan ke 30 Persen

    Komisi A DPRD Pati Minta Belanja Pegawai Ditekan ke 30 Persen

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.836
    • 0Komentar

    PATI – Realisasi alokasi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati Tahun 2026 tercatat mencapai sekitar 34 persen dari total anggaran. Angka ini dinilai sudah melebihi batas maksimal yang ditetapkan pemerintah pusat, yaitu sebesar 30 persen. Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menyatakan bahwa kondisi ini sudah menjadi perhatian khusus dan […]

  • Ilustrasi freepik 

    Definisi Hidup Mandiri: Mencapai Kemandirian untuk Menggapai Kebahagiaan

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 3.188
    • 0Komentar

    Ilustrasi freepik Hidup mandiri adalah keadaan di mana seseorang mampu mengelola diri dan menjalani kehidupan secara mandiri tanpa tergantung secara berlebihan pada orang lain. Hidup mandiri melibatkan kemampuan untuk membuat keputusan dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan konsekuensi yang dihasilkan. Ini adalah proses belajar dan tumbuh yang mengarah pada kemandirian, sehingga individu dapat mencapai […]

  • Juara Sekolah Bersih, SD Negeri Kuanyar 2 Jadi Spot Selfi

    Juara Sekolah Bersih, SD Negeri Kuanyar 2 Jadi Spot Selfi

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Spot selfi JEPARA – Keberhasilan SD Negeri 2 Kuanyar, Mayong menjadi juara pertama lomba Sekolah Dasar Bersih dan Sehat (SDBS) Kabupaten Jepara tahun 2019, membuat sekolah ini makin tenar. Hal itu karena warga sekitar yang menjadikan sekolah tersebut menjadi spot selfi dadakan.  “Belakangan, warga sekitar menjadikan sekolah kami sebagai spot foto. Kebanyakan berfoto tidak di […]

expand_less