Breaking News
light_mode

Bukan Pelajar, Aparatur Desa Ambil Peran Paskibraka di HUT ke-81 RI Juwana

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
  • visibility 101.693

PATI – Biasanya barisan pengibar Bendera Merah Putih di Alun-Alun Juwana diisi para pelajar. Namun pemandangan berbeda terlihat pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Kali ini, kepala desa, sekretaris desa, hingga perangkat desa berdiri tegap dalam satu barisan mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera.

Upacara dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Anggota DPRD Kabupaten Pati, para veteran, tamu undangan, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat Juwana.

Camat Juwana, Sunaryo, menyatakan keterlibatan aparatur pemerintah desa mencatat sejarah baru bagi Kecamatan Juwana.

“Pagi hari ini merupakan suatu sejarah, di mana tidak hanya anak-anak yang menjadi petugas, tetapi mereka yang sudah berumur dan menjadi pimpinan pun, siap sedia untuk menjadi petugas,” kata Sunaryo seusai upacara.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kepala desa, sekretaris desa, dan perangkat desa yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, meski harus menyisihkan waktu di tengah kesibukan pelayanan masyarakat.

“Kami memberikan aplaus, tepuk tangan kepada para kepala desa, para sekretaris, dan perangkat yang sudah melaksanakan dengan baik, penuh khidmat, dan komitmen,” ujarnya.

Menurut Sunaryo, langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat kekompakan aparatur desa sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dari pemerintahan paling bawah.

Sementara itu, Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo, menjelaskan keterlibatan aparatur desa telah direncanakan dalam rapat panitia. Selama ini tugas Paskibra di tingkat kecamatan biasanya dilaksanakan pelajar secara bergantian, namun tahun ini diberikan ruang khusus bagi aparatur desa.

“Memang untuk tahun ini, Paskibraka untuk upacara bendera 17 Agustus 2026 ini dilaksanakan oleh aparat pemerintah desa, yaitu ada dari kepala desa, sekretaris desa, dan perangkat desa,” jelas Wahyu.

Keputusan ini dinilai memiliki makna mendalam untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.

“Memang ini menjadi momentum untuk mengompakkan aparat pemerintah desa. Selain itu juga untuk meningkatkan rasa cinta tanah air,” katanya.

Wahyu menegaskan posisi pemerintah desa sangat strategis sebagai fondasi negara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Karena kita pemerintah desa itu kan pemerintahan paling bawah secara struktur di negara. Kita itu menjadi ibarat rumah, kita fondasi, dan fondasi itu kan harus kuat. Maka kita harus bersatu untuk mengibarkan bendera Merah Putih ini,” ujarnya.

Menjadi petugas Paskibra bukan tugas mudah bagi aparatur desa yang padat jadwal pelayanan. Latihan dilaksanakan setiap pagi sekitar empat kali seminggu, namun kehadiran terkadang terhalang tugas mendesak.

“Memang perangkat desa ini kan ada pelayanan dan lain sebagainya. Apalagi kalau Modin ada kematian, nah itu memang untuk kemudian 100 persen hadir itu yang sulit,” ungkapnya.

Kendala tersebut tidak menyurutkan semangat mereka hingga tugas selesai dilaksanakan. Bagi Wahyu, kehadiran ini menjadi simbol tanggung jawab aparatur desa menjaga semangat kemerdekaan.

“Intinya pemerintahan desa ini tahun ini menjadi spirit kemerdekaan, menjadi momentum untuk membuktikan secara simbolis bahwa kita pemerintah desa ini siap untuk melayani dan kerja keras untuk membangun bangsa Indonesia ini,” tegasnya.

Editor : Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah dan Pupuk Indonesia Gelar Gebyar Diskon Pupuk untuk Kesejahteraan Petani

    Pemerintah dan Pupuk Indonesia Gelar Gebyar Diskon Pupuk untuk Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Grobogan – Dalam upaya mendukung sektor pertanian yang merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, pemerintah memastikan ketersediaan pupuk, baik subsidi maupun nonsubsidi, untuk para petani. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan dukungannya kepada petani dengan mengalokasikan sekitar Rp 25 triliun setiap tahunnya untuk program subsidi pupuk, dan pada tahun 2024, alokasi tersebut direncanakan untuk ditambah […]

  • Anggoyta Polresta Pati melayani warga yang ingin menikmati makan gratis di Alun - Alun Simpang Lima Pati.

    Polresta Pati Bagikan 1.500 Paket Makan Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-80

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 462
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati menggandeng Klenteng Hok Tik Bio Pati dan Brimob Kompi 4 Yon A Pelopor menggelar kegiatan Warung Makan Gratis dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 1.500 paket makanan siap saji dibagikan kepada masyarakat di kawasan Alun-alun Pati, Minggu (28/6/2026). Kegiatan bertema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” itu dimulai sejak pukul […]

  • Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    Rumah Makan Pakai Elpiji Melon Diperingatkan

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sejumlah rumah makan masih menggunakan elpiji melon Lingkar Muria, PATI – Dalam sidak yang dilakukan Polsek Juwana Selasa (2/1/18) lalu, ditemukan dua rumah makan yang masih menggunakan gas melon untuk memasak. Melihat hal itu, jajaran polsek yang terdiri dari Kanit Reskrim, Kasi Humas, Piket Reskrim, dan anggota SPKT memberikan peringatan kepada pemilik rumah makan tersebut. ”Sesuai […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    Ketua DPRD Pati Minta Pengelolaan Dana Desa Transparan untuk Kemajuan Desa

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 233
    • 0Komentar

    PATI – Penggunaan dana desa menjadi perhatian tersendiri dari kalangan DPRD Kabupaten Pati. Ini seperti diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin. Dirinya meminta penggunaan dana desa dapat transparan. Bantuan dana desa yang disalurkan untuk 401 desa di Bumi Mina Tani ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan kemajuan desa. “Pengelolaan dana desa itu harus sesuai dengan […]

  • DPRD Pati Akan Kaji Kebijakan Sekolah Lima Hari

    DPRD Pati Akan Kaji Kebijakan Sekolah Lima Hari

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 365
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan akan mengkaji kebijakan sekolah lima hari yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Pati mulai tahun ajaran 2025/2026. DPRD Pati belum mengetahui manfaat kebijakan tersebut bagi siswa. “Kita kaji dulu, apakah itu bermanfaat atau tidak (untuk anak-anak),” ujar Teguh. Kebijakan sekolah lima hari ini berlaku untuk […]

  • Peka Muria Rayakan HUT ke-2, Sorot Keselamatan dan Konservasi Gunung Muria

    Peka Muria Rayakan HUT ke-2, Sorot Keselamatan dan Konservasi Gunung Muria

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    KUDUS – Komunitas Penggiat Konservasi Muria (Peka Muria) memperingati hari jadinya yang kedua dengan menggelar sarasehan bertema “Sinergi Pendaki dan Konservasi Pegunungan Muria” di Joglo Migunani, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Sabtu (12/7/2025). Acara ini menjadi ajang refleksi pasca-insiden tragis jatuhnya pendaki di Pegunungan Muria, sekaligus penegasan komitmen Peka Muria dalam pelestarian lingkungan. Ketua Peka Muria, […]

expand_less