Breaking News
light_mode

Pemuda Pancasila Blora Tolak Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Netizen Geram

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
  • visibility 278

BLORA – Rencana pemberian nama jalan untuk memperingati seabad Pramoedya Ananta Toer (6-8 Februari 2025) di Blora mendapat penolakan keras dari Pemuda Pancasila (PP) Blora.

Alasan penolakan tersebut karena Pram, sapaan akrab Pramoedya, dianggap sebagai tokoh radikal kiri.

Surat edaran penolakan tersebut beredar di grup WhatsApp warga Blora pada Selasa (4/2/2025) dan langsung memicu reaksi geram dari netizen.

Ketua MPC PP Blora, Munaji, dalam surat edaran tersebut menyatakan, “Kami ormas PP Blora yang berideologi Pancasila dan UUD 45 menolak adanya rencana penamaan Jalan di Wilayah Kabupaten Blora dengan Nama Tokoh Radikal Kiri.” Pernyataan ini langsung menuai kecaman dari warga Blora.

Eko Santoso, seorang warga Blora, mengungkapkan rasa heran dan kemarahannya.

“Kan aneh kalau ditolak. Pram itu putra daerah, putra bangsa. Karya Pram itu abadi. Apalagi, Pram sendiri pernah menerima berbagai macam penghargaan internasional. Bahkan, Pram masuk nominasi Nobel beberapa kali,” ujarnya.

Sentimen serupa diungkapkan oleh Candra, netizen lain di grup WhatsApp warga Blora. Ia mempertanyakan dasar pencapaian Pram sebagai tokoh radikal kiri.

“Kok bisa seorang Pram dicap sebagai tokoh radikal kiri? Apa gak pernah belajar sejarah?” tanyanya.

Penolakan ini terjadi menjelang peringatan seabad Pramoedya Ananta Toer yang akan dirayakan secara besar-besaran. Kontroversi ini menimbulkan pertanyaan tentang pemahaman sejarah dan apresiasi terhadap karya-karya sastrawan legendaris Indonesia tersebut.

Reaksi keras dari netizen menunjukkan betapa pentingnya sosok Pram bagi masyarakat Blora dan Indonesia secara keseluruhan.

Editor: Fatwa

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Tekankan Pengembangan Sektor Perikanan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    DPRD Pati Tekankan Pengembangan Sektor Perikanan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.881
    • 0Komentar

    PATI – Potensi sektor perikanan di Kabupaten Pati perlu digarap secara maksimal guna mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Anggota Komisi B DPRD Pati dari fraksi PDIP, Sudi Rustanto atau yang lebih dikenal sebagai Tanto, mengemukakan hal ini dan menekankan perlunya perhatian khusus terhadap potensi di bidang tersebut di Kecamatan Juwana. Menurutnya, wilayah Juwana memiliki […]

  • kuliner lontong tuyuhan khas Rembang Jawa Tengah

    Kuliner Lontong Tuyuhan Khas Rembang yang Selalu Ngangeni

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Lontong Tuyuhan merupakan kuliner khas Rembang Jawa Tengah yang lezat dengan rasa pedas gurih yang ngangeni.

  • DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    DPRD Pati Dorong Kesejahteraan Guru Honorer Berkelanjutan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menyoroti nasib guru honorer di wilayah tersebut yang masih belum mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah. Menurutnya, kesejahteraan para guru honorer masih jauh dari ideal, dengan penghasilan yang hanya mencapai ratusan ribu rupiah per bulan. “Sudah sejak lama, guru honorer di sekolah hanya menerima penghasilan ratusan ribu rupiah […]

  • Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    Buntut Foto Bareng Calon Bupati : Bawaslu Laporkan Tiga ASN ke BKN

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 228
    • 0Komentar

      PATI – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) karena diduga melanggar aturan netralitas ASN. Ketiga ASN tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Teguh Widiatmoko, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pati, Riyoso, serta Kepala Bagian […]

  • DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    DPRD Pati Pantau Penerimaan Murid Baru, Pastikan Tak Ada Penyimpangan

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 367
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus memantau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan telah melakukan pemantauan di beberapa kecamatan melalui tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses SPMB. “Kami sudah pantau di […]

  • Cak Nun Ajak Masyarakat Tak Golput, Kasihan Panitia

    Cak Nun Ajak Masyarakat Tak Golput, Kasihan Panitia

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Cak Nun  Budayawan Emha Ainun Najib atau yang akrab disapa Cak Nun mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 17 April mendatang. Hal itu diungkapkannya saat berbicara di acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di halaman Mapolres Jepara, Jumat (29/3/2019) malam. ”Nanti jangan lupa gunakan hak suara anda di pemilu. Pilih pemimpin […]

expand_less