Breaking News
light_mode

Berprestasi Bupati Pati Haryanto Terima Penghargaan di Bidang Pengelolaan Lingkungan Pesisir

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Des 2017
  • visibility 263


Lingkar Muria, JAKARTA – Bupati Pati Haryanto menerima
penghargaan dari Presiden RI berupa tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya
Bidang Pemerintahan Dalam Pengelolaan, Pengembangan dan Pembangunan Kelautan
2017. Penyerahan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo atas nama
Presiden RI di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu ( 13/ 12).
“Alhamdulillah, saya tak menyangka
sebelumnya, karena ini merupakan penghargaan tertinggi di bidang kelautan. Kami
dianggap berhasil melakukan tindakan nyata dalam pengendalian dampak lingkungan
akibat kegiatan pembangunan. Selain itu, meningkatnya partisipasi masyarakat
dalam penanaman mangrove, hingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat
juga jadi poin plus kami. Di samping juga perikanan kita yang juga punya nilai
lebih”, terang Bupati.
Suami Musus Indarnani ini juga
menekankan bahwa capaian ini merupakan capaian bersama. “Jadi keberhasilan ini
bukan keberhasilan saya saja tetapi keberhasilan masyarakat Kabupaten Pati
terutama masyarakaat yang ada di wilayah pesisir utara. Karena itu saya ucapkan
terima kasih kepada segenap elemen masyarakat yang telah ikut ambil bagian
hingga penghargaan ini bisa diraih”, imbuhnya.
Haryanto berhasil memperoleh
Satyalancana Wira karya bersama enam kepala daerah lain se-Indonesia. Tercatat
diantaranya ada Bupati Pacitan, Probolinggo, Klungkung, Bone, Walikota Pariaman
dan Pare-Pare.
Penyematan tanda kehormatan kepada
para kepala daerah ini dilakukan bertepatan dengan puncak peringatan Hari
Nusantara.
Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo,
yang datang mewakili Presiden Joko Widodo, mengatakan bahwa peringatan Hari
Nusantara ini tidak hanya seremonial belaka. Menurutnya, perayaan ini akan
memperkuat bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari, untuk dapat mewujudkan
nawacita Indonesia sebagai poros Maritim.
“Deklarasi Djuanda merupakan
tonggak penyatuan Republik Indonesia yang utuh antara pulau satu dengan pulau
yang lain, sehingga tidak lagi terdapat wilayah laut internasional,” ujar
Tjahyo ketika membuka rangkaian acara peringatan Hari Nusantara tersebut.
“Jadi laut bukan pemisah tapi
penyatu bangsa. Melalui Deklarasi Djuanda pula negara kepulauan bisa diterima
secara internasional,” tambah dia.
Dalam kesempatan itu, Tjahyo juga
mengutip perkataan Presiden Jokowi Widodo yang menyatakan bahwa Indonesia telah
lama memunggungi laut, samudera dan teluk. Padahal sebagai bangsa maritim laut
adalah masa depan bangsa.
Oleh karena itu, lanjutnya,
pemerintah mulai memperkuat ketahanan maritim Indonesia dengan salah satu
upayanya yaitu memberantas illegal fishing, agar kekayaan laut Indonesia dapat
dinikmati seutuhnya oleh masyarakat Indonesia. Selain itu pemerintah juga
memaksimalkan laut untuk meningkatkan efisiensi logistik dengan membangun jalur
tol laut.
“Ke depan akan kami usulkan program
yang berkaitan dengan maritim akan dijadikan satu, jangan kemarin ada Sail Sabang
(Aceh) sekarang Hari Nusantara (Cirebon) besok hari nelayan, dan sebagainya.
Ini kalau dijadikan satu makin meriah semarak, dan efisien,” kata Tjahyo.
Adapun Hari Nusantara adalah
peringatan keberhasilan diplomasi Indonesia agar prinsip negara kepulauan
diakui secara internasional melalui instrumen Konvensi Hukum Laut Perserikatan
Bangsa-Bangsa (UNCLOS) 1982. Pengakuan ini sebelumnya didahului oleh
diumumkannya dalam Deklarasi Djoeanda tanggal 13 Desember 1957.
Berbagai atraksi dan kegiatan ditampilkan untuk menyemarakkan hari bersejarah
ini. Antara lain, atraksi terjun bebas oleh TNI Angkatan Laut, demo Search and
Rescue (SAR) Laut, dan sail pas kapal-kapal nelayan Indonesia.
Sementara itu, Menko Maritim Luhut
Pandjaitan yang juga ketua dewan pengarah Hari Nusantara 2017, mengingatkan
perlunya masyarakat Indonesia mengingat kembali posisi strategis Indonesia di
kawasan. “Saya sebut ini sebagai posisi silang diantara dua samudera dan
diantara dua benua besar, jadi Indonesia ini berada pada posisi yang strategis,”
ujar Luhut.
Menurut Luhut, saat ini banyak
masyarakat Indonesia yang tidak sadar betapa strategisnya posisi Indonesia
dalam dunia internasional. Dengan posisi diantara Samudera Hindia dan Samudera
Pasifik serta diantara Benua Asia dan Australia, tambah Luhut, bangsa Indonesia
perlu mengedepankan persatuan diantara perbedaan yang ada.
“Bangsa Indonesia harus kompak,
harus mengurangi sebanyak mungkin perbedaan-perbedaan. Ya perbedaan itu adalah
rahmat sekaligus juga bisa menjadi malapeteka kalau kita tidak mampu mengelolanya
dengan baik,” tegas dia.
Luhut mengatakan, perlunya
Indonesia mengontrol lalu lintas udara dan lalu lintas kapal. Namun hal itu
perlu diimbangi dengan penguasaan teknologi dan peningkatan kemampuan SDM yang
ada. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

    Aparatur Desa Dapat Bimbingan Pengelolaan Keuangan

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 616
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai salah satu unit terkecil dari instrumen pemerintah, desa diwajibkan memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni guna mengelola sistem pemerintahan desa. Salah satu yang menjadi unsur pengelolaan terpenting ialah keuangan. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir setiap desa mendapatkan kucuran dana desa (DD) yang cukup besar sebagai modal untuk memajukan masyarakat desa. Pada Senin (22/4/2019) […]

  • Pulau Mandalika Jepara, Miliki Kesan Mistis Namun Pemandangannya Eksotis

    Pulau Mandalika Jepara, Miliki Kesan Mistis Namun Pemandangannya Eksotis

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Pemandangan dermaga Desa Metawar Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara, laut berlatar lekuk Gunung Genuk  Mendengar Mandalika, sudah pasti ingat bagaimana ganasnya gelombang di sana. Konon, pernah ada sebuah pesawat dan kapal penumpang yang hilang di sekitaran perairan tesebut. Sebuah pulau kecil yang dinamakan Pulau Mandalika pun terkenal mistis. Banyak kisah tutur dari masyarakat akan hal mistis di […]

  • Indahnya Gua Pancur Jadi Tempat Ngembun dan Ngabuburit Favorit

    Indahnya Gua Pancur Jadi Tempat Ngembun dan Ngabuburit Favorit

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PATI– Pesona Gua Pancur terus menggoda. Bahkan saat bulan puasa sekalipun, tingkat kunjungannya relatif tinggi. Hanya saja, pengunjung tempat wisata yang berada di Desa Jimbaran Kecamatan Kayen ini datang di pagi hari dan sore hari. Untuk siang hari pengunjungsepi. Pengelola Gua Pancur, Abdul Salam mengungkapkan, kebanyakan yang datang memang hanya di pagi hari dan sore hari […]

  • Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    Alhamdulillah Begal Sadis di Pati Berhasil Diringkus

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Tiga pelaku begal diamankan personel Sat Reskrim Polresta Pati Aksi sigap aparat kepolisian untuk meringkus begal patut diacungi jempol. Dengan dilakukannya proses penegakan hukum ini diharapkan bisa meningkatkan terciptanya situasi kamtibmas yang lebih aman, kondusif dan nyaman. Sehingga mampu mencegah timbulnya korban lebih banyak lagi. PATI – Kawanan begal yang akhir-akhir ini meresahkan warga Pati […]

  • Komisi C DPRD Pati Soroti Kondisi Truk Sampah yang Rusak

    Komisi C DPRD Pati Soroti Kondisi Truk Sampah yang Rusak

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera memperbaiki sejumlah truk sampah yang mengalami kerusakan. Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, Rabu (21/05/2025). Kerusakan tersebut, menurut Joni, harus segera ditangani untuk memaksimalkan pengangkutan sampah di Kabupaten Pati. “Pasti itu biasa, truk yang […]

  • Daftar Pemain ASEAN All Star vs Manchester United: Minus Bintang Eropa Timnas Indonesia

    Daftar Pemain ASEAN All Star vs Manchester United: Minus Bintang Eropa Timnas Indonesia

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 325
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pertandingan persahabatan antara ASEAN All Star dan Manchester United akan digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu, 28 Mei 2025. Laga ini dipastikan akan menampilkan sejumlah pemain top dari kawasan Asia Tenggara. Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) telah menunjuk pelatih timnas Vietnam, Kim Sang Sik, untuk memimpin skuad ASEAN […]

expand_less