Breaking News
light_mode

Berprestasi Bupati Pati Haryanto Terima Penghargaan di Bidang Pengelolaan Lingkungan Pesisir

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Des 2017
  • visibility 137


Lingkar Muria, JAKARTA – Bupati Pati Haryanto menerima
penghargaan dari Presiden RI berupa tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya
Bidang Pemerintahan Dalam Pengelolaan, Pengembangan dan Pembangunan Kelautan
2017. Penyerahan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo atas nama
Presiden RI di Dermaga Muara Jati, Cirebon, Jawa Barat, Rabu ( 13/ 12).
“Alhamdulillah, saya tak menyangka
sebelumnya, karena ini merupakan penghargaan tertinggi di bidang kelautan. Kami
dianggap berhasil melakukan tindakan nyata dalam pengendalian dampak lingkungan
akibat kegiatan pembangunan. Selain itu, meningkatnya partisipasi masyarakat
dalam penanaman mangrove, hingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat
juga jadi poin plus kami. Di samping juga perikanan kita yang juga punya nilai
lebih”, terang Bupati.
Suami Musus Indarnani ini juga
menekankan bahwa capaian ini merupakan capaian bersama. “Jadi keberhasilan ini
bukan keberhasilan saya saja tetapi keberhasilan masyarakat Kabupaten Pati
terutama masyarakaat yang ada di wilayah pesisir utara. Karena itu saya ucapkan
terima kasih kepada segenap elemen masyarakat yang telah ikut ambil bagian
hingga penghargaan ini bisa diraih”, imbuhnya.
Haryanto berhasil memperoleh
Satyalancana Wira karya bersama enam kepala daerah lain se-Indonesia. Tercatat
diantaranya ada Bupati Pacitan, Probolinggo, Klungkung, Bone, Walikota Pariaman
dan Pare-Pare.
Penyematan tanda kehormatan kepada
para kepala daerah ini dilakukan bertepatan dengan puncak peringatan Hari
Nusantara.
Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo,
yang datang mewakili Presiden Joko Widodo, mengatakan bahwa peringatan Hari
Nusantara ini tidak hanya seremonial belaka. Menurutnya, perayaan ini akan
memperkuat bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari, untuk dapat mewujudkan
nawacita Indonesia sebagai poros Maritim.
“Deklarasi Djuanda merupakan
tonggak penyatuan Republik Indonesia yang utuh antara pulau satu dengan pulau
yang lain, sehingga tidak lagi terdapat wilayah laut internasional,” ujar
Tjahyo ketika membuka rangkaian acara peringatan Hari Nusantara tersebut.
“Jadi laut bukan pemisah tapi
penyatu bangsa. Melalui Deklarasi Djuanda pula negara kepulauan bisa diterima
secara internasional,” tambah dia.
Dalam kesempatan itu, Tjahyo juga
mengutip perkataan Presiden Jokowi Widodo yang menyatakan bahwa Indonesia telah
lama memunggungi laut, samudera dan teluk. Padahal sebagai bangsa maritim laut
adalah masa depan bangsa.
Oleh karena itu, lanjutnya,
pemerintah mulai memperkuat ketahanan maritim Indonesia dengan salah satu
upayanya yaitu memberantas illegal fishing, agar kekayaan laut Indonesia dapat
dinikmati seutuhnya oleh masyarakat Indonesia. Selain itu pemerintah juga
memaksimalkan laut untuk meningkatkan efisiensi logistik dengan membangun jalur
tol laut.
“Ke depan akan kami usulkan program
yang berkaitan dengan maritim akan dijadikan satu, jangan kemarin ada Sail Sabang
(Aceh) sekarang Hari Nusantara (Cirebon) besok hari nelayan, dan sebagainya.
Ini kalau dijadikan satu makin meriah semarak, dan efisien,” kata Tjahyo.
Adapun Hari Nusantara adalah
peringatan keberhasilan diplomasi Indonesia agar prinsip negara kepulauan
diakui secara internasional melalui instrumen Konvensi Hukum Laut Perserikatan
Bangsa-Bangsa (UNCLOS) 1982. Pengakuan ini sebelumnya didahului oleh
diumumkannya dalam Deklarasi Djoeanda tanggal 13 Desember 1957.
Berbagai atraksi dan kegiatan ditampilkan untuk menyemarakkan hari bersejarah
ini. Antara lain, atraksi terjun bebas oleh TNI Angkatan Laut, demo Search and
Rescue (SAR) Laut, dan sail pas kapal-kapal nelayan Indonesia.
Sementara itu, Menko Maritim Luhut
Pandjaitan yang juga ketua dewan pengarah Hari Nusantara 2017, mengingatkan
perlunya masyarakat Indonesia mengingat kembali posisi strategis Indonesia di
kawasan. “Saya sebut ini sebagai posisi silang diantara dua samudera dan
diantara dua benua besar, jadi Indonesia ini berada pada posisi yang strategis,”
ujar Luhut.
Menurut Luhut, saat ini banyak
masyarakat Indonesia yang tidak sadar betapa strategisnya posisi Indonesia
dalam dunia internasional. Dengan posisi diantara Samudera Hindia dan Samudera
Pasifik serta diantara Benua Asia dan Australia, tambah Luhut, bangsa Indonesia
perlu mengedepankan persatuan diantara perbedaan yang ada.
“Bangsa Indonesia harus kompak,
harus mengurangi sebanyak mungkin perbedaan-perbedaan. Ya perbedaan itu adalah
rahmat sekaligus juga bisa menjadi malapeteka kalau kita tidak mampu mengelolanya
dengan baik,” tegas dia.
Luhut mengatakan, perlunya
Indonesia mengontrol lalu lintas udara dan lalu lintas kapal. Namun hal itu
perlu diimbangi dengan penguasaan teknologi dan peningkatan kemampuan SDM yang
ada. (mil)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Kemudahan Pelayanan Adminduk hingga Tingkat Desa

    DPRD Pati Dorong Kemudahan Pelayanan Adminduk hingga Tingkat Desa

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 198
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati terus mendorong pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua DPRD Pati, Bambang Susilo, yang mengapresiasi langkah pelayanan kependudukan yang sudah bisa diakses di tingkat desa. “Harapannya memang pelayanan administrasi kependudukan ini mudah, bisa dilakukan hingga […]

  • Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    Polresta Pati Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Massa Aksi, Brigadir TGP Diamankan

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati bergerak cepat merespons video viral yang memperlihatkan aksi pemukulan oleh oknum polisi terhadap massa aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025. Oknum tersebut, yang diketahui berinisial Brigadir Polisi TGP, telah diamankan dan akan menjalani proses hukum internal. “Kapolresta Pati melalui Wakapolresta Pati, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, menyampaikan terima kasih atas informasi […]

  • DPRD Pati Dorong Anak Muda Tingkatkan Kreativitas di Tengah Persaingan Kerja yang Ketat

    DPRD Pati Dorong Anak Muda Tingkatkan Kreativitas di Tengah Persaingan Kerja yang Ketat

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 173
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan dorongan kepada anak muda untuk lebih meningkatkan kreativitas mereka. Hal ini mengingat dunia kerja saat ini semakin sulit dan persaingan yang sangat ketat. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan sejak di bangku sekolah maupun perguruan tinggi. Menurutnya, anak muda memiliki […]

  • Pasar Imlek Tandai Kemeriahan Imlek di Pati

    Pasar Imlek Tandai Kemeriahan Imlek di Pati

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Kemeriahan perayaan tahun baru Imlek 2569 ditandai dengan dibukanya pasar imlek di kawasan Kelenteng Hok Tik Bio Sabtu (10/2/18) sore kemarin. Puluhan stan pedagang memenuhi kawasan pecinan mulai dari Jalan Thamrin dan juga Jalan Setiabudi. Ketua Kelenteng Hok Tik Bio, Edy Siswanto menuturkan, kemeriahan tahun baru imlek ini tak lagi menjadi […]

  • Nelayan Cantrang Juwana Siap Melaut

    Nelayan Cantrang Juwana Siap Melaut

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

      BERSIAP : Beberapa kapal nelayan cantrang yang sedang sandar di Sungai Juwana beberapa waktu yang lalu. Lingkar Muria, PATI – Pasca diperbolehkannya cantrang oleh Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan dan Perikatan Susi Pujiastuti, atas aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu yang lalu, kini nelayan cantrang di Juwana bersiap melaut kembali. Tokoh nelayan cantrang […]

  • Tambah Pengalaman HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Kuliah di UIN Semarang

    Tambah Pengalaman HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Kuliah di UIN Semarang

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kuliah eksternal HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus Studi banding ditujukan untuk saling bertukar ilmu, bertukar informasi, dan saling menginspirasi tentang program kerja yang ada di dalam organisasi masing-masing. Hal inilah yang dilakukan HMPS Perbankan Syariah IAIN Kudus dalam kuliah eksternal di UIN Walisongo Semarang.  SEMARANG – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah IAIN Kudus […]

expand_less