Breaking News
light_mode

Asyiknya Belajar Mengolah Sampah Mahasiswa PPG UPGRIS

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
  • visibility 148

 

Keseruan program mengolah sampah oleh mahasiswa PPG UPGRIS. 

Keseruan dirasakan anak-anak TPQ Al-Falah Perum BPI, Purwoyoso, Ngaliyan Kota Semarang, 17-25 Mei 2023. Mereka diajari cara memilah dan mengolah sampah, dalam program Gerakan Memilah dan Mengolah Sampah (GEMMES) yang dilakukan oleh Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas PGRI Semarang (Upgris).

SEMARANG – Kegiatan ini merupakan pelaksanaan mata kuliah Proyek Kepemimpinan PPG Prajabatan Gelombang 2 tahun 2022 Universitas PGRI Semarang Bidang Matematika dari Tim Kelas A yang beranggotakan tujuh mahasiswa, yang dilaksanakan pada 17-25 Mei 2023.


Ketujuh mahasiswa tersebut ialah Ana Muslihatun, Azizah, Destiana Putri Cahyani, Dimas Abdul Aziz, Eva Muzdalifah, Hanung Unggul Prastawa, dan Ma`rifatul Mukaromah.

 

Para mahasiswa dibantu dosen pendamping, yakni Achmad Buchori.


Koordinator Tim, Hanung Unggul Prastawa, mengatakan bahwa tujuan dari proyek GEMMES ini adalah meningkatkan kesadaran peserta TPQ, baik santri maupun pengajar atau ustazah, terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. 


“Kami juga memperkenalkan konsep pemilahan dan pengolahan sampah. Peserta TPQ belajar bagaimana membedakan sampah organik dan anorganik serta mengolah sampah organik dan anorganik secara bermanfaat,” kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (30/5/2023).


Dia menambahkan, GEMMES juga diharapkan bisa meningkatkan kreativitas dan wawasan terkait kepedulian lingkungan.


Hanung menyebut, hal ini dicapai melalui lomba pembuatan poster dengan tema “Peduli Lingkungan”, mewarnai tong sampah, dan pelatihan eccur (eco curtain).


“Peserta TPQ didorong untuk mengembangkan kreativitas mereka demi kebermanfaatan dalam menyampaikan pesan-pesan kesadaran lingkungan,” ujar dia.


Hanung menambahkan, tujuan lain dari kegiatan ini ialah membentuk kepedulian lingkungan yang berkelanjutan.


Dia mengatakan, TPQ Al-Falah Perum BPI diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu juga menginspirasi orang lain untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan.


“Secara keseluruhan, tujuan dari kegiatan GEMMES adalah untuk menciptakan kepedulian lingkungan yang holistik, melibatkan semua peserta TPQ, dan memberikan dampak positif dalam menjaga kebersihan, kelestarian, serta keindahan lingkungan di TPQ Al-Falah BPI Ngaliyan Kota Semarang,” papar dia.


Kegiatan diawali pada Rabu (17/5/2023) pukul 16.00 WIB dengan perkenalan tim dilanjutkan sosialisasi kepada peserta TPQ mengenai GEMMES. 


Peserta diberi pengetahuan tentang pentingnya memilah sampah organik dan anorganik melalui presentasi yang disampaikan oleh Hanung sebagai Koordinator Tim. 


Keesokan harinya, Kamis (18/5/2023), peserta TPQ diajak mempraktikkan pemilahan sampah organik dan anorganik. 


Mereka juga mendapatkan pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos menggunakan komposter yang telah disiapkan.


Selanjutnya, Rabu (24/5/2023) dilaksanakan pelatihan eccur (eco curtain) dan pengadaan tempat sampah. 


Tim GEMMES yang dibantu ustazah TPQ memberi pelatihan tentang cara mengolah sampah anorganik berupa gelas plastik bekas menjadi karya seni berupa eccur. 


Selain itu, tim juga menyediakan tempat sampah yang berbeda untuk diwarnai bersama santri guna memudahkan pemilahan sampah organik dan anorganik.


Hari terakhir, Kamis (25/5/2023), dilakukan pengumuman lomba pembuatan poster dengan tema “Peduli Lingkungan”.


“Dengan rasa syukur yang mendalam, proyek GEMMES berhasil berjalan sesuai rencana dan mendapatkan hasil optimal. Kegiatan ini harapannya berhasil meningkatkan kesadaran dan kepedulian peserta TPQ terhadap lingkungan,” ungkap Hanung.


Dia juga berharap proyek GEMMES ini menjadi contoh inspiratif bagi kelompok masyarakat lainnya dalam upaya keberlanjutan lingkungan. (ftw)

Editor : Arif

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    GP Ansor dan Banser Gondosari Gelar Kerja Bakti Massal dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 165
    • 0Komentar

    KUDUS – Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ranting Gondosari, Kabupaten Kudus, menggelar kerja bakti massal Minggu (1/6/2025) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini membersihkan ruas jalan utama Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, mulai dari jalur selatan Polsek Gebog hingga perbatasan Desa Menawan. Ketua Pimpinan […]

  • Melihat Muria yang Gagah di Rimong Indah

    Melihat Muria yang Gagah di Rimong Indah

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Senja di Rimong Indah, Medani-Pati Badan tiba-tiba rileks begitu saja. Sesampainya di kawasan Wisata Alam Rimong Indah, di Desa Medani. Udara yang sejuk dengan tebing-tebing yang dihiasi lebatnya pepohonan membuat mata segar.  Wilayah pegunungan di Kabupaten Pati memiliki daya tarik wisata yang luar biasa. Salah satunya adalah Wisata Rimong Indah. Tempat wisata ini, berada di […]

  • Kaos Bertuliskan Dialek Khas Pati Menjadi Favorit Pemudik Sebagai Oleh-oleh

    Kaos Bertuliskan Dialek Khas Pati Menjadi Favorit Pemudik Sebagai Oleh-oleh

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Kaos dengan tulisan dialek khas Pati menjadi favorit para pengunjung yang datang ke Kota Mina Tani. Terutama saat musim mudik, kaos ini menjadi pilihan utama para pemudik untuk dijadikan oleh-oleh saat kembali ke tempat asal mereka. Fatmi Nurjanah, pemilik Pati Oblong, sebuah toko kaos di Pati, mengatakan, saat musim Lebaran banyak pemudik yang […]

  • Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    Petani Lesu, Cabai Merah Cuma 5 Ribu

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

      Salah seorang petani cabai dari Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Pati. PATI – Harga cabai anjlok di tingkat petani. Dari yang pernah 30 ribu perkilogram menjadi 5 ribu. Hal ini seperti yang dialami petani cabai di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Salah seorang petabi cabai, Wario mengatakan, petani merugi pada masa panen kali ini. […]

  • Perpustakaan Desa Tulakan Masuk Enam Besar Nasional

    Perpustakaan Desa Tulakan Masuk Enam Besar Nasional

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Tim dewan juri nasional Perpustakaan Kucica Desa Tulakan, Donorojo berhasil masuk jajaran enam besar lomba perpustakaan klaster A tingkat nasional. Tahap selanjutnya, tim dewan juri bakal melakukan uji lapangan. Untuk melihat peran perpustakaan tersebut untuk masyarakat desa. Tim dewan juri nasional, Supriyanto mengucapkan selamat atas masuknya perpustakaan Kucica ke dalam jajaran enam besar lomba nasional. […]

  • DPRD Pati: Posyandu Penting, Orang Tua Harus Pantau Tumbuh Kembang Anak

    DPRD Pati: Posyandu Penting, Orang Tua Harus Pantau Tumbuh Kembang Anak

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI – Muntamah, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengimbau orang tua untuk secara rutin memantau perkembangan anak-anak mereka. Mantan anggota Komisi D ini menekankan pentingnya pemeriksaan tumbuh kembang anak di Posyandu secara berkala. “Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui Posyandu. Kami mengingatkan orang tua agar rutin membawa anak-anak mereka ke Posyandu,” ujarnya. Menurut Muntamah, Posyandu dapat membantu […]

expand_less