Breaking News
light_mode

Maknai Merdeka Bendera 100 Meter Diarak Keliling Desa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
  • visibility 169

Mengarak bendera keliling desa
Minggu (18/8/2019) siang, cuaca
panas terik memayungi Desa Pesucen, Kecamatan Trangkil, Pati. Meski panas
menyengat, jalanan desa ramai. Warga sekitar tengah menanti arak-arakan bendera
sepanjang 100 meter.

Arak-arakan itu dilakukan oleh
pelajar dari Yayasan Luhful Ulum Wonokerto desa setempat. Selain bendera merah
putih, arak-arakan juga dimeriahkan gunungan hasil bumi desa setempat, juga
penampilan lima grup marching band.

Warga yang sudah menunggu di
jalanan sigap dengan telpon genggamnya. Mereka tak ingin kehilangan momen untuk
mengabadikan kirab merah putih yang baru pertama digelar di desanya tersebut.

Ahmad Paminto, ketua panitia kirab
mengungkapkan, kegiatan itu digelar dalam rangka peringatan HUT ke 34 Madrasah
Luhful Ulum. Sekaligus HUT ke 74 Republik Indonesia. ”Sekaligus merayakan
kemerdekaan,” katanya.

Kirab bendera tersebut, lanjut Ahmad
Paminto dilakukan sebagai wujud rasa syukur bahwa indonesia telah merdeka. ”Kami
membawa gunungan, ini filosofinya adalah simbol kemakmuran. Setelah Indonesia
merdeka, kemakmuran masyarakat perlahan mulai merata, termasuk di Desa Pasucen
juga,” imbuhnya.

Dirinya juga berharap, dengan
adanya kirab bendera dan gunungan ini, para pelajar dapat mengambil nilai-nilai
perjuangan para pahlawan. Bahwa pengibaran bendera saat pertama kali
kemerdekaan adalah suatu hal yang sakral.

Sehingga, dengan mengarak bendera
sepanjang 100 meter ini, para pelajar mengerti arti kemerdekaan. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    Madin Darul Muttaqin yang Dinantikan

    • calendar_month Sel, 18 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Betapa gembiranya warga Desa Lundo. Desa kecil yang masuk wilayah Kecamatan Jaken Kabupaten Pati ini akhirnya memiliki lembaga pendidikan agama. Tak adanya lembaga pendidikan agama tersebut diakui membuat tingkat pemahaman agama anak-anak Lundo masih rendah. Jamhari, modin desa setempat mengaku, masyarakat Desa Lundo memang telah lama menantikan kehadiran sebuah lembaga pendidikan agama di desanya. Gayung […]

  • Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    Depresi Nenek Gantung Diri, Sehari Dua Kejadian Gantung Diri

    • calendar_month Kam, 8 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

      TUNJUKKAN BARANG BUKTI : Petugas saat melakukan olah TKP gantung diri warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo pagi kemarin Rabu (7/3/18). Lingkar Muria, PATI – Seorang nenek mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban itu bernama Sutri, 80. Dia diduga mengalami depresi. Warga RT 4 RW 1 Desa Keben, Tambakromo ini depresi […]

  • Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    Sidak Komisi D DPRD Pati Temukan Lebih dari 20 Ijazah Masih Tertahan di SMPN 1 Tayu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.691
    • 0Komentar

    PATI – Dalam sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati menemukan banyak ijazah yang belum diambil hingga dua sampai tiga tahun terakhir, khususnya lulusan tahun 2023 dan 2024 dengan jumlah lebih dari 20 lembar. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kasus awal yang menjadi pemicu sidak adalah orang tua siswa yang […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Wacana Pembangunan Museum, Minta Dikaji Berdasarkan Tingkat Kebutuhan

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.847
    • 0Komentar

    PATI – Rencana pembangunan museum cagar budaya yang digagas oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati. Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, meminta agar gagasan tersebut dikaji lebih dalam, terutama terkait seberapa mendesak keberadaan fasilitas tersebut dibutuhkan saat ini. Joni menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan […]

  • Dorong Budaya Literasi, Bunda Literasi Ajak Siswa SD N 03 Pucakwangi Gemar Membaca

    Dorong Budaya Literasi, Bunda Literasi Ajak Siswa SD N 03 Pucakwangi Gemar Membaca

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.109
    • 0Komentar

    PATI – Suasana hangat dan penuh kegembiraan mewarnai aktivitas belajar di SD Negeri 03 Pucakwangi, Kabupaten Pati, pada Rabu (20/5). Momen istimewa tersebut terjadi saat Bunda Literasi Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, berkunjung langsung ke sekolah untuk menyapa sekaligus memotivasi para siswa agar semakin mencintai kegiatan membaca. Kedatangan beliau merupakan langkah nyata dalam rangka […]

  • Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Mengaku Diikuti Mobil Misterius

    Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Mengaku Diikuti Mobil Misterius

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengungkapkan pengalaman kurang mengenakkannya, yakni merasa diikuti oleh sebuah mobil misterius. Pengalaman ini diungkapkan seusai rapat Pansus di Gedung DPRD Pati pada Selasa (19/8/2025). “Di sekitar rumah, ada sebuah mobil yang bolak-balik hampir empat kali lewat di samping rumah saya. Saya […]

expand_less