Breaking News
light_mode

Ada Kerja Keras Bule Perancis dalam Lezat Ikan Bakar di Pantai Bondo (2)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
  • visibility 336
Bakar ikan 

Ranting-ranting kayu yang kami
kumpulkan, telah habis terbakar dan berubah menjadi bongkahan arang yang
membara. Ikan tengkurungan dan banyar sudah bersih. Setidaknya sudah terbuang isi
perutnya yang membuat pahit.

Sayang, pesta kecil-kecilan yang
menjadi agenda utama kami kacau. Berlagak seperti anak petualang, kami tak
membawa bekal peralatan yang cukup untuk membuat pesta bakaran. Tidak ada
panggangan ikannya.

Santai di pinggir pantai

Akhirnya, karena bara sudah
terlanjur menyala dan menanti korbannya, ikan kami bakar seadanya. Percobaan,
satu ekor ikan banyar berukuran sekitar tiga jari. Ikan ditusuk dengan sebilah
bambu yang tergeletak tak jauh dari tempat kami membuat perapian.

Ikan yang dibakar tidak hanya
matang. Tetapi malah menjadi arang. Karena saking gosongnya. Bambu yang
digunakan sebagai tusukan, patah karena terbakar api. Akhirnya dua teman yang
baru menyusul di pantai, ditugasi mencari panggangan yang terbuat dari kawat
besi. Entah pinjam atau beli. Pokoknya harus dapat.

***

Oscar, bocah berusia sekitar dua
tahun itu tertarik dengan apa yang kami kerjakan. Mula-mula dia mengintip.
Kemudian mendekat. ”Fish.. fish,” kata Oscar, sambil menunjuk ikan
yang ada di atas lembaran kantong plastik. Oscar kemudian meracau dengan bahasa
Inggris yang tak bisa kami tangkap maksutnya selain kata fish.

Oscar kemudian disusul bapaknya,
Edward, yang meminjam korek untuk menyulut sebatang rokok putih yang terselip
di jari-jarinya. Edward sudah lumayan lancar berbahasa Indonesia. Dia sudah
beberapa tahun tinggal di Indonesia. Sebelum di Jepara, dia tinggal di Bali.

Edward sangat ramah. Meski baru
pertama bertemu dan ngobrol basa-basi, bule dari Perancis ini mau repot-repot
membantu bakar ikan. Edward memiliki ide membuat plagangan dari batang bambu.

Dia menancapkan dua buah batang
bambu menyilang. Membuat formasi huruf X berjajar. Tiap ujung ada dua formasi
huruf X. Di bagian tengahnya kemudian ditumpangi dua buah batang bambu
memajang, (Saya sulit mendiskripsikannya. Lihat saja digambar bagaimana
bentuknya) pokoknya dia mau kerja keras supaya kami bisa membakar ikan malam
itu.

Tidak hanya membuatkan plagangan, Edward juga berulang kali
membantu proses pembakaran. Dari ngipasi
bara api, sampai membolak-balikkan ikan agar matang merata. Entah apa yang
merasukinya. Hehe… Oscar juga ikut-ikutan ngipasi
dengan sobekan kardus bekas mi instan.

Ada dua kemungkinan. Mungkin saja
Edward merasa iba karena kami mengalami kesusahan. Atau karena bakar-bakaran
model kami ini tidak ada di negaranya sana. Karena saat meminjam korek ke kami,
Edward menyebut kami sedang pesta barbeque.
 

***
Teman kami yang mencari panggangan
kembali. Panggangan didapatkan dengan membeli. Belinya lumayan jauh, di Pasar
Mlonggo. Jarak dari pantai 4,9 kilometer.

Masih ada separo ikan yang belum
dibakar. Edward pamitan pulang. Sudah lumayan dia membantu menyiapkan menu
makan malam kami. Ikan bakar dengan bumbu kecap manis yang dicampur penyedap
rasa, dan bubuk lada.

Karena lapar, sepiring ikan bakar dan
satu mangkuk besar nasi putih habis dimakan tujuh orang. Nasi di piring tak
tersisa. Ikan bakar tinggal duri dan kepala.
Makan dengan lahap

Perut kenyang, kantuk menyerang.
Beberapa teman langsung mencari tempat tidur yang berada di kafe Omah Laut.
Agenda maulidan dan ngobrol-ngobrol yang telah direncanakan akhirnya bubar
sebelum dimulai. (arf)  



Ini cuplikan video keseruan bakar ikan 
  
  
 
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Serius Potensi Wisata Gua Larangan

    DPRD Pati Usulkan Pengelolaan Serius Potensi Wisata Gua Larangan

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.623
    • 0Komentar

    PATI – Kawasan Gua Larangan yang berada di Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam. Namun, hingga kini potensi gua yang berada di kawasan Pegunungan Kendeng tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Anggota DPRD Kabupaten Pati Warsiti menyebut Gua Larangan mempunyai karakteristik alam yang cukup unik. […]

  • Polresta Pati Berhasil Tindak 13 Kasus Premanisme dalam Patroli Skala Besar

    Polresta Pati Berhasil Tindak 13 Kasus Premanisme dalam Patroli Skala Besar

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 338
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati, bersama TNI dan Satpol PP, menggelar patroli skala besar pada Sabtu (10/5) hingga Minggu (11/5) dini hari. Patroli melibatkan 344 personel dan menyasar lokasi rawan kriminalitas seperti Stadion Joyo Kusumo, Jalan Lingkar Selatan, dan Alun-alun Simpang Lima Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Candi 2025 dan bertujuan menciptakan situasi […]

  • Gelar Pasar Murah, Warganya Dilayani Bupati Pati

    Gelar Pasar Murah, Warganya Dilayani Bupati Pati

    • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI – Pemkab Pati menggelar pasar sembako murah siang kemarin (7/6/2018). Pasar murah digelar di depan Kantor Kecamatan Jaken. Kegiatan yang digelar menyambut lebaran ini pun memiliki daya tarik yang luar biasa. Bahkan, Bupati Haryanto melayani warga yang ingin membeli sembako dengan harga miring tersebut. Praktis orang nomor satu di Kabupaten Pati itu harus berdesak-desakkan dengan […]

  • Selametan Bumi Pesantenan, Khataman Alquran, hingga Pembaretan Banser

    Selametan Bumi Pesantenan, Khataman Alquran, hingga Pembaretan Banser

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    ISTIMEWA PATI – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Pati menggelar Selametan Bumi Pesantenan di Stadion Joyokusumo, Jumat (20/9/2019). Ketua PC GP Ansor Pati Itqonul Hakim mengatakan, gelaran tersebut bukan hanya sebatas prosesi keagamaan, namun sarat pesan kebajikan. Dia mengemukakan, kegiatan diawali dengan 100 hataman Alquran, Kamis (19/9). Adapun acara puncak berupa apel dan pembaretan […]

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 333
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Hj. Muntamah, mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan pendidikan berkualitas di Kabupaten Pati. Hj. Muntamah menekankan pentingnya akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak, tanpa terkecuali, agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan berkualitas, […]

  • Mantan Menteri Kabinet Jokowi Ini Deklarasikan Kemenangan Prabowo-Sandi di Rembang

    Mantan Menteri Kabinet Jokowi Ini Deklarasikan Kemenangan Prabowo-Sandi di Rembang

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sudirman Said memakaikan rompi sebagai tanda pengukuhan tim pemenangan Prabowo-Sandi di eks Karesidenan Pati  REMBANG – Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mendeklarasikan tim pemenangannya untuk wilayah eks karesidenan Pati Sabtu (10/11/2018). Acara digelar di Gedung Haji Kabupaten Rembang, di Jalan Pemuda KM 3 […]

expand_less