Breaking News
light_mode

Rudi Widodo Resmi Dilepas Persipa Pati Usai Dua Kekalahan Beruntun di Liga Nusantara

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • visibility 1.134

MAGELANG – Serangkaian hasil buruk di awal musim Liga Nusantara 2025 harus dikenai konsekuensi berat oleh Rudi Widodo. Mantan pemain Persija Jakarta dan Persis Solo ini resmi dikeluarkan dari jabatan Pelatih Kepala Persipa Pati, setelah tim yang dijuluki Laskar Saridin menelan kekalahan kedua secara beruntun.

Pengumuman resmi pemecatan Rudi Widodo disampaikan melalui akun media sosial resmi Persipa Pati beberapa jam setelah tim kalah 0-2 dari Batavia FC pada malam Rabu (3/12/2025) di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Kekalahan tersebut menjadi puncak kecewa, menyusul hasil negatif sebelumnya ketika Persipa Pati juga kalah tipis 1-2 dari Dejan FC. Dua hasil tanpa poin ini membuat tim terpuruk di awal kompetisi.

Klub dan Pelatih Sepakat Akhiri Kerja Sama

Melalui unggahan di media sosial, manajemen Persipa Pati menyampaikan terima kasih dan harapan baik untuk karir Rudi Widodo ke depan.

“Terima kasih Coach Rudi Widodo atas komitmen dan perjuangan yang telah diberikan kepada Persipa Pati. Dengan penuh hormat, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan Coach ke depan. Once Red Always Red,” tulis pengumuman resmi klub.

Beberapa suporter yang berada di luar Stadion Moch Soebroto bahkan sempat meneriakkan yel-yel “Rudi Out – Rudi Out” sebagai bentuk kekecewaan atas performa buruk tim yang berujung pada hasil mengecewakan.

Dua hasil minor ini membuat kerja sama antara Persipa Pati dan Rudi Widodo berakhir lebih cepat dari harapan. Klub kini harus bergerak cepat mencari pengganti untuk memimpin tim menghadapi babak selanjutnya Liga Nusantara.

Dalam unggahan story Instagramnya, Rudi Widodo memberikan klarifikasi terkait mundurnya sebagai pelatih kepala Persipa Pati.

“Target management hanya bertahan di Liga 3. Dua match saya disuruh mundur management dan saya katakan tidak mau karena saya punya tanggung jawab moral di tim tanah kelahiran saya ini, dan akhirnya saya diberhentikan. Secara pribadi dari hati saya, saya kecewa dan tidak terima tapi secara profesional saya harus terima. Matursuwun @persipaofficial,” unggah akun @r.widodo10

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Nyata Syndicate Store Bagikan Tas untuk Pemain Persijap

    Dukungan Nyata Syndicate Store Bagikan Tas untuk Pemain Persijap

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Penyerahan bentuk dukungan suporter CNS kepada tim Persijap JEPARA – Rasa cinta kepada klub kesayangan ditunjunkan Syndicate Store. Toko merchandise kelompok suporter ultras ini memberikan tas punggung kepada para pemain Persijap sebagai bentuk dukungan sebelum mengarungi Kompetisi Liga 2 2021. Penyerahan dukungan tersebut dilakukan bersamaan pada acara Grand Launching bus Persijap Jepara (Gigantic Eagle), Senin […]

  • Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Dorong HIPMI jadi Penggerak Pengusaha Muda

    Anggota Komisi B DPRD Pati Yeti Dorong HIPMI jadi Penggerak Pengusaha Muda

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Yeti Kristianti mengharapkan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Pati mampu menjadi penggerak anak muda di bidang usaha. Dia menilai dengan kehadiran BPC HIPMI bakal menjadikan Kabupaten Pati lebih baik dan maju di berbagai bidang usaha. Terlebih, Kabupaten Pati […]

  • Pembentukan Kecamatan Berdaya di Jateng Diakselerasi

    Pembentukan Kecamatan Berdaya di Jateng Diakselerasi

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan percepatan pembentukan Kecamatan Berdaya di seluruh kabupaten/kota terus digencarkan. Beberapa daerah bahkan telah berinisiatif mengajukan pembentukan dan peresmian Kecamatan Berdaya. “Sudah (bertambah), tinggal meresmikan. Ini berlomba-lomba. SOP-nya baru kita susun tapi kalau sudah ya kita semarakkan,” ujar Gubernur Luthfi saat berada di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (8/5/2025) […]

  • Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Kabel listrik yang digunakan untuk membuat setrum jebakan tikus diputus PATI – Jebakan tikus dengan aliran listrik yang terpasang di sawah, kerap memakan korban. Atas dasar itulah jebakan listrik yang ada di Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati dipreteli, Jumat (18/1/2019). Kapolsek Margorejo AKP Endah Setianingsih menyebut, dalam waktu satu bulan dia mencatat sudah […]

  • Kolaborasi Kupat dan Siswa SMK Jateng Sediakan Paket Lebaran

    Kolaborasi Kupat dan Siswa SMK Jateng Sediakan Paket Lebaran

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Anak-anak SMK Jateng Pati membuat jajanan lebaran Komunitas UMKM Kabupaten Pati (Kupat) berkolaborasi dengan SMK Jateng di Pati untuk  menyediakan bingkisan lebaran. Kolaborasi dengan anak-anak SKM ini menjadikan anak-anak berkegiatan positif. PATI – Aneka jajanan khas lebaran dibuat oleh anak-anak SMK Jateng di Pati. Mereka mempersiapkan jajanan ini untuk paket bingkisan lebaran.  Ketua Kupat Kabupaten […]

  • Melimpah Stok, Harga Garam Anjlok

    Melimpah Stok, Harga Garam Anjlok

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Seorang petani garam sedang mengumpulkan hasil produksinya di tambak garam di daerah Juwana baru-baru ini. PATI – Beberapa pekan terakhir, harga garam mengalami kemerosotan. Hal itu dipicu stok panen garam petani yang melimpah. Akibatknya kini petani banyak yang menimbun garamnya dan menunggu harga lebih stabil. Hal itu diakui salah satu petani garam di Desa Genengmulyo […]

expand_less