Breaking News
light_mode

Naik ke Gunung Gede, Dapat Teman Baru dari Lampung (1)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
  • visibility 266

Perjalanan di alun-alun Suryakencana 

Perjalanan selama 7 jam berakhir di sebuah basecamp di Cibodas, Cianjur,
Jawa Barat. Saya berangkat dari Demak, Jawa Tengah akhir Mei lalu. Berdua saja bersama Ci’lo
teman sekampung. sampai di
basecamp,
udara dingin khas daerah gunung menyambut.

Beruntung ada segelas kopi panas menemani. Ngobrol-ngobrol ringan sebentar,
saya langsung merebahkan badan. Esok, waktunya mendaki. Ke Gunung Gede
Pangrango tujuan saya.

Pagi tiba, saya bergegas memulai pendakian. Jalur Putri menjadi pilihan.
Dari Cibodas perjalanan ditempuh selama 15 menit menggunakan angkot.  Di titik awal pendakian, nasib mempertemukan
kami.

Saya yang rencananya mendaki hanya berdua saja, bertemu dengan rombongan
anak muda dari Lampung. Namanya Elsa, Lela, Khusnul, dan Wiliam. Kami akhirnya
melakukan perjalanan bersama. Empat anak muda itu hanya satu laki-lakinya.

Mendaki ramai-ramai cukup membantu meringankan beban. Kami berjalan sambil
bercengkrama. Gelak tawa tak terhindarkan. Sepanjang perjalanan kami disuguhi alam
yang masih asri.
Bunga-bunga kecil bermekaran, dedaunan hijau menyambut, pepohonan
rindang tumbuh diatas tanah basah tersentuh kabut.

Foto bersama teman dari Lampung

Terus berjalan membuat kami lelah. Kami akhirnya istirihat
cukup lama di
pos 3, sambil
mempersiapkan ponco guna perlindungan
tubuh kami dari serangan air hujan yang sepertinya akan datang. Canda tawa
bersama pendaki lain tak terenyahkan, mengobati sedikit rasa lelah kami. Tenaga
pulih kembali, kami lanjut berjalan.

Dan benar, di titik sebelum pos 4 hujan deras datang. Spontan kami
langsung berteduh dibawah perlindungan
beefak sederhana
milik warung kecil yang ada disana. Tampaknya sudah banyak pendaki lain yang
duduk terlebih dahulu, akhirnya kami hanya kedapatan tempat seadanya, itu pun
juga ada yang berdiri.

Cukup lama menunggu hujan reda, mau lanjut pun tak mungkin dengan
kondisi hujan seperti itu.
Namun, ada juga pendaki lain yang nekad menerobos
derasnya hujan.
Kami memilih menunggu saja.

Setelah hujan reda, kami lanjut ke pos 4. Di pos 4 kami
keluarkan sedikit makanan ringan guna menambah energi dalam berjalan. Pos 4 ini
adalah titik terakhir sebelum ke Alun-alun Suryakencana, jaraknya tak cuku
p jauh dengan
trek yang agak landai dari sebelumnya.

Kami sampai di
Surken (
Red, sebutan dari Alun-alun
Suryakencana) sebelum
matahari terbenam. Namun
sayang,
pemandangan senja saat itu tertutupi awan pekat. Akan tetapi, keelokan
warna merah
jingga masih
terpancar. Sungguh indah ciptaan-Nya.

Hari mulai gelap. Tak pikir lama, kami segera
cari tempat
untuk mendirikan
tenda. Kami bagi dua kelompok
. Saya bersama Ci’lo dan
William bertugas mendirikan tenda, sementara yang perempuan masak untuk makan
malam.

Malam rasanya cukup dingin. Hembusan angin masuk ke pori-pori kulit tubuh kami. Sekitar satu
jam, tenda kami berdir
i, maskanpun sudah jadi. Segera mungkin kami
masukkan ke dalam tenda untuk di santap bersama-sama.
Nikmatnya. (Arif Bonvink/bersambung)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Pati Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

    Komisi B DPRD Pati Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 4.035
    • 0Komentar

    PATI – Sebagai daerah yang dijuluki Kota Mina Tani dengan panjang garis pantai hingga 60 kilometer, Kabupaten Pati memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan budidaya. Untuk itu, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk fokus lebih dalam menggarap sektor ini. Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan […]

  • Lestari Moerdijat Soroti Pentingnya Peran Aktif Mahasiswa dalam Pencegahan Kekerasan

    Lestari Moerdijat Soroti Pentingnya Peran Aktif Mahasiswa dalam Pencegahan Kekerasan

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 999
    • 0Komentar

    KUDUS – Komisi X DPR RI memberikan perhatian serius terhadap upaya menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, bebas dari kekerasan, dan berpihak pada kesejahteraan mahasiswa. Hal ini ditegaskan dalam acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi yang diadakan di sebuah kampus di Kudus, Rabu (26/11). Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, […]

  • Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    Polisi Berhasil Meringkus Lima Anggota Geng Pasukan Katak Beracun di Pati

    • calendar_month Kam, 7 Des 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    PATI – Polresta Pati berhasil menangkap lima anggota geng yang menyebut diri mereka Pasukan Katak Beracun. Mereka ditahan karena melakukan tindakan kriminal dengan berkeliaran menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam. “Razia dilakukan malam hari untuk mengatasi pemuda yang sering berkeliaran dengan senjata tajam. Kami bersama Polsek jajaran melaksanakan razia dan juga menangkap pelaku yang […]

  • Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih: DPRD Pati Beri Dukungan dan Pengawasan

    Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih: DPRD Pati Beri Dukungan dan Pengawasan

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak agar Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa beroperasi secara optimal untuk menggenjot perekonomian desa. Dukungan terhadap pembentukan koperasi ini datang dari berbagai pihak, termasuk Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan. Muslihan menekankan pentingnya manajemen yang baik dan transparansi dalam pengelolaan koperasi. “Kinerjanya harus […]

  • Angin Puting Beliung Terjang Sukolilo, 4 Kandang Ayam Ambruk dan 30 Ribu Ternak Terdampak

    Angin Puting Beliung Terjang Sukolilo, 4 Kandang Ayam Ambruk dan 30 Ribu Ternak Terdampak

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.329
    • 0Komentar

    PATI – Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung melanda wilayah Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Sabtu sore, 11 April 2026. Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ini menghantam area peternakan dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan. Hujan lebat yang disertai angin kencang berlangsung selama kurang lebih satu jam. Dalam […]

  • Salah Desil Jangan Sampai Warga Miskin Kehilangan JKN, Edy Wuryanto Soroti DTSEN

    Salah Desil Jangan Sampai Warga Miskin Kehilangan JKN, Edy Wuryanto Soroti DTSEN

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.928
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kesalahan penetapan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) jangan sampai berujung pada hilangnya hak warga miskin atas jaminan kesehatan. Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendesak pemerintah segera membenahi persoalan DTSEN menyusul adanya keluhan masyarakat mengenai perubahan desil meski kondisi ekonomi mereka relatif tidak berubah. Menurut Edy, perubahan klasifikasi […]

expand_less