Breaking News
light_mode

Cegah Corona, Pemdes Pelemgede Periksa Warga Perantauan yang Pulang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
  • visibility 174
Spanduk sosialisasi cegah corona 

Satu per satu warga berdatangan ke
kantor desa. Ruang tamu di kantor itu disulap menjadi posko yang sederhana. Hanya
ada satu bidan desa yang dibantu beberapa perangkat desa, mereka melakukan
pemeriksaan kesehatan kepada warganya yang baru saja pulang merantau.

PATI – Posko penanggulangan virus corona (Covid-19)
dibuat di Desa Pelemgede. Hal itu untuk mendeteksi kondisi kesehatan warga
desanya yang baru saja pulang dari perantauan.

Namun, kegiatan itu dirasa penuh
risiko. Pihak pemerintah desa sendiri cukup khawatir, mengingat saat melakukan
pemeriksaan terhadap warga perantauan yang pulang, alat pelindung diri yang
dikenakan hanya berupa masker dan sarung tangan saja.

Kekhawatiran itu tidak berlebihan,
mengingat daerah-daerah asal perantauan yang merupakan zona merah, dimana sudah
terjadi kasus pasien positif corona yang meninggal dunia. Disamping itu,
langkah pemerintah desa setempat juga perlu diapresiasi, mengingat langkah
pencegahan yang pro aktif ini akan membantu pemerintah dalam upaya mencegah
persebaran virus tersebut.

Kepala Desa Pelemgede Hadi Mustamar
mengungkapkan, pihaknya memang berkomitmen untuk melakukan pencegahan agar
warga desanya tidak terkena wabah corona. ”Ini bagian dari upaya pencegahan
kami. Diantaranya melakukan sosialisasi dengan selebaran yang ditempel-tempel
di tempat umum, penyemprotan disinfektan, hingga membuat posko penanggulan
virus corona dengan sasaran para perantau yang pulang agar memeriksakan diri,”
terang Hadi Mustamar.
Suasana pengecekan warga perantauan 

Saat ini (26/3/2020) sudah ada 23
warga desanya yang pulang merantau. Mulai dari luar kota seperti Semarang, Jakarta,
Surabaya, dan juga Batam. Dari luar negeri kebanyakan warga desanya perantauan
dari Malaysia. Total ada sekitar 200-an warga desanya yang merantau, namun
belum dipastikan dalam waktu dekat apakah akan pulang atau tidak.

”Sebenarnya kami arahkan untuk
langsung periksa ke puskesmas atau ke rumah sakit. Namun banyak warga yang
enggan. Karena itu kami berinisiatif dengan membuat posko ini,” jelasnya.

Setiap perantau yang dating, lanjut
kepala desa, mereka dilakukan cek kesehatan berupa pengukuran suhu tubuh, tensi
darah, dan pemberian multivitamin. Setelah itu mereka dianjurkan beristirahat
selama dua pekan.

”Yang kami periksa semua sehat.
Tidak ada keluhan seperti batuk maupun flu. Semoga sehat semua,” imbuhnya.

Untuk melakukan antisipasi ini,
kepala desa mengandalkan bidan desa, serta kader-kader kesehatan desa. Di Desa
Pelemgede ada 30 kader kesehatan. Termasuk untuk mengingatkan warga agar tidak
berkerumun, dan menjaga diri, menjaga kebersihan dan kesehatan masing-masing. (ars)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    DPRD Pati Ungkap Pentingnya Media Sosial dan Media Massa Dalam Promosi Produk Budaya

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Maulana Adika Prastya, mendorong pemanfaatan media sosial dan media massa sebagai upaya promosi produk-produk hasil budaya. Hal ini disampaikannya terkait dengan batik tulis Soneyan, yang merupakan warisan budaya Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, yang berakar dari tradisi dan budaya wayang topeng. “Di era digital ini, peran media sosial dan media massa […]

  • MA Salafiyah Kajen Gelar Acara ‘Unjuk Kinerja’ untuk Kembangkan Mental Peserta Didik

    MA Salafiyah Kajen Gelar Acara ‘Unjuk Kinerja’ untuk Kembangkan Mental Peserta Didik

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 180
    • 0Komentar

    PENDIDIKAN – Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen Kabupaten Pati mengadakan acara “Unjuk Kinerja” dengan tujuan melatih dan mengembangkan mental peserta didik agar memiliki wawasan dan karakter yang baik. Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu Rabu – Kamis (5-6/6/2024), di halaman barat MA Salafiyah Kajen. Ketua Pelaksana, Ahmad Rofiq, S.Pd.I, menjelaskan bahwa tujuan “Unjuk Kinerja” […]

  • Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    Meski Dilarang Lewat Jalan Juwana – Wedarijaksa, Kendaraan Berat Masih Melanggar

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDEL : Sebuah tronton masih nekad melintasi jalan kelas III di Jalan Juwana – Wedarijaksa beberapa waktu yang lalu Lingkar Muria, PATI  – Pemasangan pengumuman agar kendaraan berat tidak melintas di Jalan Juwana – Wedarijaksa dinilai tidak tepat. Hal ini dikemukakan anggota komisi A DPRD Kabupaten Pati Haryono. Dirinya menganggap kalau hal itu dilanggar tak […]

  • Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    Masa Jabatan Kades 9 Tahun : Jalan Tengah Menjaga Stabilitas dan Pembangunan Desa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pembangunan di desa harus lebih dioptimalkan lagi. Usulan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun adalah sebuah jalan tengah. Para kepala desa menilai tambahan masa jabatan itu untuk menjaga kesinambungan pembangunan desa, para kepala desa membutuhkan waktu tambahan jabatan karena masa enam tahun dinilai tidak efektif. JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim […]

  • Bapemperda DPRD Pati Jadwalkan Pembahasan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Mulai 11 Mei Mendatang

    Bapemperda DPRD Pati Jadwalkan Pembahasan Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Mulai 11 Mei Mendatang

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.695
    • 0Komentar

    PATI – Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD Kabupaten Pati telah menentukan jadwal untuk melanjutkan proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah mengenai perubahan ketentuan yang mengatur pajak dan retribusi daerah. Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Pati, Danu Ikhsan, menyampaikan bahwa proses pembahasan dokumen peraturan tersebut akan dimulai pada hari Senin, 11 Mei 2026 mendatang. Kegiatan ini […]

  • Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PATI – Muhammad Ilyas Setiyawan, siswa Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, berhasil meraih prestasi membanggakan di ajang International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament IV Kemenpora RI Cup. Ilyas, yang baru berusia 13 tahun, berhasil melaju hingga babak final kategori Kelas Pemula Putra dan meraih posisi runner-up. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) […]

expand_less