Breaking News
light_mode

Alif Sumadi Spesialis Peternak Murai Batu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 20 Jan 2018
  • visibility 281
Jadi Peternak Karena Kepincut Teman
DOKUMEN PRIBADI

Sebelumnya pekerjaan Alif Sumadi memang
tak jauh dari dunia perburungan. Dia bekerja sebagai penjual jangkrik untuk
pakan burung. Namun pekerjaan itu dia tinggalkan saat kepincut penghasilannya temannya
yang sukses ternak burung.

Rumahnya bisa dibilang gedongan, dibanding
rumah di sekelilingnya. Di depan rumah terparkir satu unit mobil jenis minibus.
Saat mulai masuk ke dalam rumah, suara cericit burung-burung menyambut siapapun
yang datang. Di kalangan pecinta burung, Madi sapaan akrabnya memang sangat
dikenal. Banyak orang datang dari dalam kota hingga luar kota.
Dia ramah, dan blak-blakan.
Menganggap semua tamu, baik yang baru pertama datang maupun yang sudah sering
bertamu seperti teman sendiri. ”Sudah anggap saja seperti tempat sendiri. Mau
ngopi atau ngeteh, buat sendiri sesuai selera. Jangan sungkan,” kata Madi mempersilahkan
tamunya.
Usai menyeruput kopi hitam yang
masih mengepulkan aspanya, Madi baru bercerita bagaimana dirinya memulai usaha
ternak burung. Awalnya, Madi memang penjual jangkrik yang digunakan sebagai
pakan burung. Sudah berjalan cukup lama.
”Namun suatu saat saya melihat
teman saya berhasil dengan menjadi peternak burung Murray waktu itu, singkatnya
kemudian saya tertarik. Lalu mulai sedikit demi sedikit merintis usaha ini,”
jelas pria yang tinggal di Dukuh Pilang Desa Tompomulyo ini Kecamatan Batangan Kabupaten Pati.
Madi memilih ternak jenis Murray.
Sedangkan jenis lovebird, Madi hanya menjual saja. ”Sebab Murray lebih cepat
beranak dibanding lovebird. Lebih cepat beranak lebih cepat pula dapat untung
kan. Makanya saya fokus di Murray saja. Perbandingannya sekali lovebird
beranak. Murray bisa tiga kali,” papar Madi.
Usaha ternak burung ini sudah
dijalani Madi puluhan tahun. Bahkan sejak anak satu-satunya masih kecil, hingga
kini sudah menjadi sarjana di salah satu kampus negeri di Surakarta. ”Ya
lumayan lah, untung dari ternak burung ini bisa untuk kebutuhan sehari-hari dan
menyekolahkan anak saya hingga jenjang yang tinggi,” imbuhnya.
Namun perlu diketahui, kata Madi.
Ternak burung ini tak menentu. Perlu sebuah kunci untuk telaten di bidang ini.
Kuncinya sabar. ”Sebab ternak burung ini gampang-gampang susah. Harganya kadang
ya tak menentu. Misalnya kemarin satu jenis burung lovebird dihargai Rp 10
juta. Tiba-tiba bisa turun sampai di angka Rp 1 juta. Begitu juga dengan Murray,
namun tidak sedrastis anjloknya jenis loverbird. Ini salah satu tantangannya,”
terangnya.
Memang ternak burung ini cukup
menjanjikan. Anakan saja sepasang bisa dihargai Rp 3 juta, kalau kualitasnya
lebih baik bisa sampai Rp 5 juta. Itu untuk jenis burung Murray batu. Perawatannya
pun tak repot. ”Bahkan bisa untuk pekerjaan sampingan saja. Perawatannya sama
lah kurang lebih seperti merawat burung pada umumnya. Memberi makan dan juga
membersihkan kandang,” kata Madi.
Saat ini di peternakannya, Madi
telah memiliki sebanyak 10 kandang untuk 10 pasang Murray. Juga puluhan kandang
untuk jualan burung jenis lovebird. Pantas ruangan paling belakang rumah Madi
sudah seperti alam bebas. Suara keriuhan cericit burung menyesaki ruangan
dengan luas 6×5 meter tersebut.
 Keberhasilan Madi beternak burung ini pun
membuat banyak yang kepincut. Kini di Desa Tompomulyo banyak yang mengikuti
jejak Madi. Rata-rata mereka anak muda. Salah satunya Gunarto.
Pria yang tinggal tak lebih dari 20
meter dari rumah Madi ini sekarang menjalani usaha ternak burung. Gunarto sudah
mulai sejak tiga tahun lalu. Kurang lebih dia mempunyai 21 indukan burung. ”Saya
yang ngajarin ternak juga dari Pak Madi,” terang pria yang sebelum menjadi
peternak burung ini bekerja sebagai tenaga serabutan.
Kini di desa yang mayoritas
penduduknya bergantung di dunia pertanian ini banyak warganya yang menekuni
usaha ternak burung. Disamping Madi dan Gunarto, masih ada yang lain. ”Ada
lebih 20an kira-kira yang sekarang mulai ternak burung. Rata-rata baru setahun dua
tahun,” kata Gunarto. (Achmad Ulil Albab)
 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA Darul Falah Sirahan Terjunkan Siswanya Mengabdi di Masyarakat

    MA Darul Falah Sirahan Terjunkan Siswanya Mengabdi di Masyarakat

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Siswi MA Darul Falah Sirahan sedang mengajar di sebuah madrasah di Kabupaten Jepara PATI – Ratusan siswa-siswi kelas XII MA Darul Falah Sirahan dilepas untuk melakukan pengabdian di masyarakat. Mereka akan mendapat ujian untuk memimpin kegiatan keagamaan secara nyata di tengah masyarakat desa. Kegiatan keagamaan tersebut adalah pratik menjadi bilal dan khotbah salat jumat untuk […]

  • Pati Jadi Tuan Rumah Kejurprov Sepatu Roda dan Skateboard Jateng 2025

    Pati Jadi Tuan Rumah Kejurprov Sepatu Roda dan Skateboard Jateng 2025

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 916
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepatu Roda Freestyle dan Skateboard tingkat Jawa Tengah di Stadion Joyokusumo, Sabtu (15/11/2025). Ajang ini menjadi wadah bagi atlet dari berbagai daerah untuk unjuk kebolehan. Sudewo menyampaikan apresiasinya kepada Asosiasi Sepatu Roda Provinsi Jawa Tengah atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pati sebagai tuan […]

  • Suasana gayeng setelah pementasan Geger Bumi Muria di TMII Jakarta 

    Pentas Asal Usul Kretek Ramaikan TMII Jakarta

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Suasana gayeng setelah pementasan Geger Bumi Muria di TMII Jakarta JAKARTA – Perwakilan Kabupaten Kudus tampil  pentas duta seni, yang digelar oleh Badan Penghubung Jawa Tengah di TMII Jakarta. Pentas duta seni sempat vakum selama 3 tahun akibat pandemi, tahun ini mulai diadakan kembali.  Kali ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus menggandeng komunitas seni […]

  • Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM 

    Djarum Foundation dan Masa Depan Gemilang Sepak Bola Putri Indonesia

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Anak-anak sedang berlatih di Super Soccer Arena Kudus/INSTAGRAM SSB DJARUM KUDUS – Djarum akhirnya turun tangan membantu kemajuan sepak bola tanah air. Perusahaan rokok kenamaan di Indonesia ini memilih membantu mengelola sepak bola putri. Komitmen memajukan sepak bola putri dimulai dengan pembangunan sebuah stadion megah di kawasan Desa Rendeng Kudus, berjarak 15 menit berkendara sepeda […]

  • Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    Anggota DPR-RI Minta Investigasi Transparan Kasus Penolakan Ibu Hamil di Papua

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 920
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, meluapkan kekecewaannya atas tragedi yang menimpa seorang ibu hamil di Papua. Empat rumah sakit menolak pasien tersebut hingga akhirnya meninggal dunia bersama bayinya. Edy menilai kejadian ini bukan sekadar kelalaian, melainkan pelanggaran serius terhadap hak kesehatan yang dijamin undang-undang. “Ini bukan kecelakaan administratif, ini pelanggaran terang-terangan […]

  • DPRD Pati Gelar Halal Bihalal 1447 H, Saling Memaafkan untuk Pemerintahan yang Lebih Baik

    DPRD Pati Gelar Halal Bihalal 1447 H, Saling Memaafkan untuk Pemerintahan yang Lebih Baik

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.777
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, bersama Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pati menyelenggarakan acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Pati, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Ali Badrudin […]

expand_less