Breaking News
light_mode

Edy Wuryanto Tekankan Pentingnya Ubah Pola Pikir Masyarakat Terkait Cek Kesehatan

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
  • visibility 317

GROBOGAN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan pemerintah belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Hal ini menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, saat melakukan sosialisasi gerakan masyarakat dalam pelayanan kesehatan klinis di Gedung Kartika, Kecamatan Gubug, Kamis (7/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh warga dan tenaga kesehatan setempat, Edy Wuryanto menekankan pentingnya CKG sebagai instrumen pencegahan penyakit sejak dini.

“Partisipasi masyarakat dalam cek kesehatan masih rendah. Padahal program ini ditujukan agar penyakit bisa terdeteksi lebih awal dan dicegah sejak dini,” ujarnya.

Edy menjelaskan bahwa ketakutan terhadap hasil pemeriksaan dan keengganan datang ke fasilitas kesehatan menjadi penyebab utama rendahnya partisipasi masyarakat.

“Banyak warga yang takut tahu penyakitnya, atau malas datang ke puskesmas. Padahal justru dengan tahu lebih awal, penyakit bisa ditangani sebelum parah,” katanya.

Ia menambahkan, pola pikir ini harus diubah agar masyarakat tidak mengabaikan pentingnya deteksi dini.

“Ketakutan tidak akan menyembuhkan, sebaliknya, justru bisa membuat kondisi kesehatan memburuk tanpa disadari,” tegasnya.

Edy juga menyoroti peran Puskesmas sebagai ujung tombak layanan kesehatan primer. Ia mendorong agar Puskesmas lebih proaktif dalam menjangkau masyarakat.

“Kami minta puskesmas lebih aktif, jemput bola. Datangi warga, edukasi, dan ajak periksa kesehatan. Pemerintah sudah sediakan semuanya secara gratis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa CKG tidak hanya penting untuk pencegahan penyakit tidak menular, tetapi juga untuk menanggulangi penyakit menular seperti TBC.

“Ini bukan hanya untuk kesehatan individu, tapi untuk keberlanjutan kesehatan masyarakat. Pemerintah sedang menargetkan eliminasi TBC 2030, dan CKG salah satu pintunya,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, Edy mengajak seluruh masyarakat Grobogan untuk memanfaatkan layanan CKG yang telah disediakan pemerintah.

“Jangan tunggu sakit baru datang ke puskesmas. Gunakan kesempatan cek kesehatan gratis ini selagi sehat. Ini adalah investasi paling penting dalam hidup kita,” tutupnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    Melihat Kiprah MTs Abadiyah Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 19 Apr 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

     Madrasah Pinggiran Prestasi Jempolan Madrasah erat kaitannya dengan stigma kuno dan kolot. Pamornya sudah pasti kalah dengan sekolah negeri. Namun itu tak berlaku di MTs Abadiyah. Sekolahan di pinggiran Kota Pati ini dua tahun belakangan prestasinya makin moncer. Di temani Kepala MTs Abadiyah Saiful Islam, Ali Syarifudin antusias berkisah. Pria bertubuh gempal ini adalah salah […]

  • Muslihan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati

    DPRD Pati Awasi Pemanfaatan Alun-Alun Baru untuk Kesejahteraan PKL

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 394
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk secara rutin menggelar berbagai event di alun-alun baru, termasuk program Car Free Night. Hal ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian pedagang kaki lima (PKL) yang akan direlokasi ke area tersebut. Muslihan menyampaikan harapannya agar kegiatan Car Free Night dapat terus dilaksanakan. […]

  • PSSI Pati Persiapkan Wasit Jelang Putar Liga Top Skor

    PSSI Pati Persiapkan Wasit Jelang Putar Liga Top Skor

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Ketua Askab PSSI Pati Jumani memimpin rapat kordinasi   Askab PSSI Pati sangat serius untuk memutar kompetisi usia muda yang menggandeng Liga Top Skor. Perangkat pertandingan disiapkan jauh hari untuk menyukseskan penyelenggaraan kompetisi. PATI – Askab PSSI Pati menggelar rapat koordinasi bersama wasit dan pengawas pertandingan. Rapat dipimpin ketua Askab PSSI Pati Jumani. Hadir pula […]

  • Anggota DPRD Pati, Narso Ajak Masyarakat Berwirausaha Lewat UMKM   

    Anggota DPRD Pati, Narso Ajak Masyarakat Berwirausaha Lewat UMKM  

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 858
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati meyakini bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat menjadi solusi untuk menekan angka pengangguran di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso. Menurut Narso, keberadaan UMKM mampu menyerap tenaga kerja di sekitar usaha tersebut. “Adanya UMKM dapat menciptakan lapangan kerja baru dan […]

  • Ketua DPRD Pati Minta DPUTR Segera Perbaiki Jembatan Pelemgede yang Ambrol

    Ketua DPRD Pati Minta DPUTR Segera Perbaiki Jembatan Pelemgede yang Ambrol

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 390
    • 0Komentar

    PATI – Jembatan di Dukuh Kudur, Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, ambrol setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir. Menanggapi kejadian ini, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati untuk segera mengambil tindakan Ali Badrudin menjelaskan bahwa meskipun perbaikan jembatan merupakan ranah DPUTR, DPRD Pati memiliki fungsi […]

  • Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    Mandi Sampai Pagi di Blumbang Sarean Kajen Malam Suro

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Suasana mandi di kolam belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen PATI – Toyib, 17, sama sekali tak menggigil kedinginan. Walaupun sudah lebih 30 menit berendam di semua kolam besar di belakang makam Syeh Ahmad Mutamakkin Kajen tersebut. Sabtu (31/8) malam lalu, area kolam yang tepat bersebelahan dengan balai desa tersebut penuh sesak. Baik oleh orang-orang […]

expand_less