Breaking News
light_mode

Kenalkan Literasi Sejak Dini, Anak-anak di Kudus Diajak Jelajahi Perpustakaan Umum yang Ramah Anak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 2.255

KUDUS — Ribuan mata anak-anak penuh semangat menginjakkan kaki di gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus yang terletak di komplek Balai Jagong.

Ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan mulai taman kanak-kanak hingga sekolah dasar mengikuti kunjungan yang bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya literasi sejak usia dini sekaligus memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang kini menghadirkan suasana lebih modern dan ramah bagi pengunjung muda.

Anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan di perpustakaan. Selain menikmati ruang baca yang bersih, nyaman, dan memiliki desain yang menarik, mereka juga diajak menjelajahi berbagai fasilitas unggulan seperti mini theater, area bermain yang luas, serta koleksi buku anak yang beragam dan menarik perhatian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kunjungan tersebut diikuti oleh peserta dari KB & TPA An-Nabil, PAUD IT Utsman Bin Affan, dan SD 1 Jati Wetan yang bersama-sama meriahkan rangkaian kegiatan edukasi pada hari Kamis (12/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan pendampingan dari anggota Komunitas Read Aloud Kudus. Eka Fitriyana Sari, salah satu penggerak komunitas, menjelaskan bahwa komunitas mereka berfokus pada upaya meningkatkan minat literasi pada anak usia dini, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga kelas awal sekolah dasar.

“Kami dari Komunitas Read Aloud Kudus yang bergerak di bidang literasi, khususnya pembaca nyaring untuk anak usia dini, mulai TK sampai SD kelas 1 sampai 3,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kecintaan akan membaca pada anak sejak dini. Melalui metode membaca nyaring yang disajikan dengan intonasi yang hidup, ekspresi yang menarik, serta pendekatan interaktif, anak-anak diajak untuk menikmati setiap cerita dari buku yang dibacakan.

“Tujuan kami membantu anak-anak supaya lebih gemar membaca, meningkatkan kemampuan belajar, serta mendukung prestasi mereka di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SD 1 Jati Wetan, Siti Mufi Atun, menyampaikan bahwa kunjungan kali ini bukanlah kegiatan biasa, melainkan bagian dari rangkaian edukasi literasi sekaligus pembinaan karakter bagi siswa menjelang kedatangan bulan suci Ramadan.

“Di sini kami keluarga besar SD 1 Jati Wetan melaksanakan kegiatan dengan tujuan menyambut Ramadan sekaligus keliling Desa Jati Wetan, dan juga kegiatan kokurikuler dengan mengunjungi perpustakaan daerah,” ujarnya.

Selama berada di perpustakaan, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan, mulai dari membaca buku pilihan mereka hingga menonton film edukasi yang mengangkat tema awal puasa Ramadan.

“Selain membaca di perpustakaan, anak-anak juga menonton film tentang awal puasa Ramadan,” jelasnya.

Tak hanya itu, para siswa juga didorong untuk aktif berbagi cerita serta melakukan diskusi mengenai isi bacaan yang mereka pilih sendiri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD 1 Jati Wetan.

“Anak-anak aktif membaca dan bercerita. Kegiatan ini diikuti mulai kelas 1 sampai kelas 6,” katanya.

Menurutnya, antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa sangatlah tinggi, terutama karena sebagian besar di antaranya baru pertama kali memiliki kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan daerah yang baru direnovasi.

“Anak-anak sangat bahagia sekali, puas, karena memang dari dulu belum pernah ke sini. Alhamdulillah mereka merasa antusias, bangga, bahagia, dan senang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap minat baca pada siswa dapat terus meningkat, sekaligus menanamkan semangat belajar serta nilai-nilai positif yang sesuai dengan semangat bulan suci Ramadan.

Sebagai informasi tambahan, perpustakaan menyediakan berbagai paket wisata edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat, seperti kegiatan mendongeng, pembacaan buku bersama, hingga aktivitas bermain yang mengandung nilai edukatif.

Penataan ruang dirancang secara menarik dan modern, khususnya ruang baca anak yang menggunakan warna-warna cerah dan dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan saat membaca.

Selain ruang baca khusus untuk anak-anak, perpustakaan juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya, antara lain ruang baca dewasa, ruang pertemuan, ruang pelatihan komputer, fasilitas multimedia, hingga mini theater. Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya apapun.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Investasi Dapur Umum, Edy Wuryanto Gandeng NU dan Muhammadiyah

    Dorong Investasi Dapur Umum, Edy Wuryanto Gandeng NU dan Muhammadiyah

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 229
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto, di Gedung PGRI Purwodadi, Jumat (20/6), menyoroti minimnya dapur umum MBG yang beroperasi di Grobogan. Dari target sekitar 80 dapur, baru dua yang beroperasi. Edy Wuryanto mengungkapkan, banyak pihak di Grobogan berminat berinvestasi dalam pembangunan […]

  • ‎71 Tahun Persijap Jepara, Waktunya Naik Kelas

    ‎71 Tahun Persijap Jepara, Waktunya Naik Kelas

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 287
    • 0Komentar

    ‎OLAHRAGA -‎ ‎Persijap Jepara menapak usia ke-71 tahun pada Jumat 11 April 2025. Persijap berdiri pada tahun 1954. ‎Persijap Jepara memang bukan tim besar di sepak bola Indonesia. Belum bisa bersanding dengan tim-tim seperti Persija Jakarta, Persebaya, PSIS Semarang, Persis Solo atau Persib Bandung. ‎Laskar Kalinyamat belum pernah meraih juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia. […]

  • Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 276
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menunjukkan komitmen serius dalam upaya penurunan angka stunting melalui langkah-langkah konkret yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pati, Sudewo, dalam sambutannya pada acara Evaluasi Kinerja dan Sosialisasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (7/10). Sudewo mengungkapkan bahwa Pemkab Pati sebelumnya […]

  • Pansus Hak Angket Minta Bupati Pati Lebih Bijak dalam Berkomunikasi

    Pansus Hak Angket Minta Bupati Pati Lebih Bijak dalam Berkomunikasi

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 611
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, menyoroti tantangan Bupati Sudewo kepada masyarakat terkait pajak bumi dan bangunan (PBB) yang berujung pada demonstrasi besar beberapa bulan lalu. Pansus menilai, tindakan tersebut telah mengganggu stabilitas nasional. Hal ini disampaikan dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Jumat, 31 Oktober 2025, dengan agenda […]

  • Sempatkan Senam Jaga Kesehatan

    Sempatkan Senam Jaga Kesehatan

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    DOKUMEN PRIBADI Fanny Pristiarianty Kesibukan sebagai customer service di sebuah rumah sakit besar di Semarang, ternyata tak membuat Fanny Pristiarianty malas memperhatikan kondisi tubuhnya. Perempuan asli Pati yang lahir di Jayapura, 28 Juni 1991 ini di sela kesibukannya, tetap mengagendakan olahraga, terutama senam.  ”Meski sibuk kesehatan tetap saya utamakan. Untuk itu saya mengagendakan untuk rutin […]

  • Edy Wuryanto Minta Pemerintah Respons Kasus “Super Flu” Secara Terukur Tanpa Panik

    Edy Wuryanto Minta Pemerintah Respons Kasus “Super Flu” Secara Terukur Tanpa Panik

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.580
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta agar pemerintah memberikan tanggapan yang terukur dan berbasis sistem terhadap kasus “super flu” yang muncul di Indonesia, dengan tetap menjaga agar tidak memicu kepanikan di kalangan masyarakat. Yang disebut sebagai super flu dan tengah menjadi perbincangan adalah influenza A (H3N2) subclade K, sebuah varian baru […]

expand_less