Breaking News
light_mode

Kenalkan Literasi Sejak Dini, Anak-anak di Kudus Diajak Jelajahi Perpustakaan Umum yang Ramah Anak

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
  • visibility 2.114

KUDUS — Ribuan mata anak-anak penuh semangat menginjakkan kaki di gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus yang terletak di komplek Balai Jagong.

Ribuan anak dari berbagai jenjang pendidikan mulai taman kanak-kanak hingga sekolah dasar mengikuti kunjungan yang bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya literasi sejak usia dini sekaligus memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang kini menghadirkan suasana lebih modern dan ramah bagi pengunjung muda.

Anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan di perpustakaan. Selain menikmati ruang baca yang bersih, nyaman, dan memiliki desain yang menarik, mereka juga diajak menjelajahi berbagai fasilitas unggulan seperti mini theater, area bermain yang luas, serta koleksi buku anak yang beragam dan menarik perhatian.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kunjungan tersebut diikuti oleh peserta dari KB & TPA An-Nabil, PAUD IT Utsman Bin Affan, dan SD 1 Jati Wetan yang bersama-sama meriahkan rangkaian kegiatan edukasi pada hari Kamis (12/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan pendampingan dari anggota Komunitas Read Aloud Kudus. Eka Fitriyana Sari, salah satu penggerak komunitas, menjelaskan bahwa komunitas mereka berfokus pada upaya meningkatkan minat literasi pada anak usia dini, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga kelas awal sekolah dasar.

“Kami dari Komunitas Read Aloud Kudus yang bergerak di bidang literasi, khususnya pembaca nyaring untuk anak usia dini, mulai TK sampai SD kelas 1 sampai 3,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kecintaan akan membaca pada anak sejak dini. Melalui metode membaca nyaring yang disajikan dengan intonasi yang hidup, ekspresi yang menarik, serta pendekatan interaktif, anak-anak diajak untuk menikmati setiap cerita dari buku yang dibacakan.

“Tujuan kami membantu anak-anak supaya lebih gemar membaca, meningkatkan kemampuan belajar, serta mendukung prestasi mereka di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SD 1 Jati Wetan, Siti Mufi Atun, menyampaikan bahwa kunjungan kali ini bukanlah kegiatan biasa, melainkan bagian dari rangkaian edukasi literasi sekaligus pembinaan karakter bagi siswa menjelang kedatangan bulan suci Ramadan.

“Di sini kami keluarga besar SD 1 Jati Wetan melaksanakan kegiatan dengan tujuan menyambut Ramadan sekaligus keliling Desa Jati Wetan, dan juga kegiatan kokurikuler dengan mengunjungi perpustakaan daerah,” ujarnya.

Selama berada di perpustakaan, siswa mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan, mulai dari membaca buku pilihan mereka hingga menonton film edukasi yang mengangkat tema awal puasa Ramadan.

“Selain membaca di perpustakaan, anak-anak juga menonton film tentang awal puasa Ramadan,” jelasnya.

Tak hanya itu, para siswa juga didorong untuk aktif berbagi cerita serta melakukan diskusi mengenai isi bacaan yang mereka pilih sendiri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD 1 Jati Wetan.

“Anak-anak aktif membaca dan bercerita. Kegiatan ini diikuti mulai kelas 1 sampai kelas 6,” katanya.

Menurutnya, antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa sangatlah tinggi, terutama karena sebagian besar di antaranya baru pertama kali memiliki kesempatan untuk mengunjungi perpustakaan daerah yang baru direnovasi.

“Anak-anak sangat bahagia sekali, puas, karena memang dari dulu belum pernah ke sini. Alhamdulillah mereka merasa antusias, bangga, bahagia, dan senang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap minat baca pada siswa dapat terus meningkat, sekaligus menanamkan semangat belajar serta nilai-nilai positif yang sesuai dengan semangat bulan suci Ramadan.

Sebagai informasi tambahan, perpustakaan menyediakan berbagai paket wisata edukasi yang dapat diakses oleh masyarakat, seperti kegiatan mendongeng, pembacaan buku bersama, hingga aktivitas bermain yang mengandung nilai edukatif.

Penataan ruang dirancang secara menarik dan modern, khususnya ruang baca anak yang menggunakan warna-warna cerah dan dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan saat membaca.

Selain ruang baca khusus untuk anak-anak, perpustakaan juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas lainnya, antara lain ruang baca dewasa, ruang pertemuan, ruang pelatihan komputer, fasilitas multimedia, hingga mini theater. Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya apapun.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Pantai Jepara yang Cocok untuk Liburan Lebaran

    Wisata Pantai Jepara yang Cocok untuk Liburan Lebaran

    • calendar_month Rab, 4 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Tampak depan Pantai Benteng Portugis Jepara/ Zacki Fuad JEPARA – Jepara memiliki potensi wisata pantai yang sangat baik. Bahkan bisa dibilang terbaik di kawasan utara Jawa Tengah. Pantainya landai dengan mayoritas berpasir putih dan air lautnya jernih bersih.  Karena itulah banyak warga baik dari Jepara sendiri maupun dari luar kota memilih pantai-pantai di Jepara sebagai […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    Anggota DPRD Pati Dorong Penataan Alun-alun Juwana untuk Suasana yang Lebih Nyaman

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 121
    • 0Komentar

    PATI – Mukit, anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Demokrat, mendorong penataan kawasan di Alun-alun Juwana untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menarik. Ia menilai penataan kawasan publik seperti alun-alun merupakan salah satu cara untuk meningkatkan estetika dan kenyamanan di Pati. “Pastinya kita ingin menciptakan suasana yang bagus di Pati, salah satunya melalui […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Pemberdayaan PKL dalam Raperda Penataan Usaha

    DPRD Pati Prioritaskan Pemberdayaan PKL dalam Raperda Penataan Usaha

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 162
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Kabupaten Pati menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor informal. Fokus ini tercermin dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), yang saat ini tengah memasuki tahap pembahasan intensif. Anggota Komisi B DPRD Pati, Sadikin (Fraksi PKS), menjelaskan bahwa Raperda ini dirancang bukan semata untuk […]

  • Edy Wuryanto: Jangan Biarkan Kebijakan Penonaktifan PBI JKN Rusak Target UHC Nasional

    Edy Wuryanto: Jangan Biarkan Kebijakan Penonaktifan PBI JKN Rusak Target UHC Nasional

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.219
    • 0Komentar

    REMBANG – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Sosial Republik Indonesia, untuk segera mengeluarkan kebijakan afirmatif yang ditujukan bagi kabupaten/kota yang telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC). Desakan ini muncul sebagai langkah antisipasi agar kebijakan penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN tidak justru menurunkan angka kepesertaan di daerah […]

  • Kerja Keras Seperti Ibu

    Kerja Keras Seperti Ibu

    • calendar_month Sel, 23 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Risma Nadia DOKUMEN PRIBADI Besar di keluarga yang boleh dibilang broken home, membuat Risma Nadia tumbuh menjadi perempuan yang kuat. Risma sapaan akrabnya, meneladani laku sang ibu, seorang pedagang kecil yang rela bekerja keras demi memenuhi kebutuhan sang putri, hingga bisa lulus sampai sekolah tingkat atas. ”Berkat hal itu saya kini menjadi perempuan yang tak […]

  • DPRD Pati Kawal Pengelolaan Limbah Non-B3 PT Hwaseung Indonesia

    DPRD Pati Kawal Pengelolaan Limbah Non-B3 PT Hwaseung Indonesia

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PATI – Warga Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati untuk membantu pengelolaan limbah non-B3 dari PT Hwaseung Indonesia (HWI). Audiensi yang dilakukan pada Jumat (23/5/2025) di ruang gabungan DPRD melibatkan Komisi B dan Komisi C. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengungkapkan bahwa warga mengeluhkan limbah pabrik […]

expand_less