Breaking News
light_mode

Polres Magelang Ungkap Kasus Pencurian Disertai Kekerasan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
  • visibility 253

 

Dua tersangka diamankan oleh Polres Magelang.

MAGELANG – Polres
Magelang berhasil mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan. Yang menimpa
seorang pelajar pada bulan lalu, Minggu 29 Agustus 2021, di jalan raya sebelah
Utara lapangan Kujon, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang, AKBP
Mochammad Sajarod Zakun, melalui Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Muhamad
Alfan Armin, dalam keterangan persnya mengungkapkan, pada waktu itu korban
datang bersama dua orang temannya untuk nongkrong di samping lapangan Kujon
itu.

Karena malam Minggu, lanjut
Kapolres, korban bersama dengan teman temannya nongkrong di tempat tersebut.
Tiba tiba korban didatangi tiga orang pelaku dengan menggunakan kendaraan
Matic.

“Kunci kendaraan
korban ini diambil pelaku, kemudian korban dipukul, kemudian pelaku merampas
handphone korban,” jelas Kasat Reskrim AKP Muhamad Alfan Armin.

Dijelaskan lagi oleh Kasat
Reskrim, pada saat itu, korban lari untuk menghindar. Namun, saat korban
kembali, kendaraannya sudah tidak ada, dibawa oleh para pelaku ini.

“Mendapat laporan dari
korban, Tim Resmob Polres Magelang melakukan penyidikan dan penyelidikkan kasus
ini,” ucapnya.

Dari hasil penyelidikkan,
kata AKP Muhamad Alfan Armin, Polres Magelang dapat mengidentifikasi para
pelaku dan mengamankan barang bukti dari tangan pelaku.

Lanjutnya, ketiga pelaku
tersebut berinsial YNS, AV dan seorang pelaku masih berusia 17 tahun. Ketiganya
merupakan warga kota Magelang.

“Sedangkan untuk
barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku, satu buah handphone merek, Vivo
12S, Satu unit kendaraan motor Yamaha Jupiter dan satu unti kendaraan yang
digunakan sebagai sarana pelaku,” terang kasat Reskrim ini.

Masih kata di kasat
Reskrim, ketiga pelaku ini dikenakan pasal 365 KUHP ayat 2, dengan ancaman
kurungan 12 tahun penjara.

Kasat Reskrim juga
menyampaikan pesan Kapolres Magelang kepada warga masyarakat Magelang, agar
berhati-hati saat keluar rumah. Saat ini masih pandemi, sehingga tidak terlalu
penting untuk keluar rumah, usahakan untuk tidak keluar.

“Kepada para orang tua
dan guru, agar dapat membina dan menjaga anak anak untuk mengindari hal hal
negatif hingga melakukan tindak kejahatan,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Persipa Muda di Tangan Kepala BKPP Pati

    Nasib Persipa Muda di Tangan Kepala BKPP Pati

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jumani Saiful Arifin, Ketua Umum Persipa, secara resmi telah menunjuk Jumani menjadi manajer Persipa U-17 atau tim junior. Jumani, yang sehari-hari menjabat sebagai kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ini akan mengemban amanat pembinaan pesepakbola muda di Bumi Mina Tani ini. ”Karena sifatnya pembinaan, Pak Jumani yang sangat menggemari sepak bola ini saya yakini […]

  • DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    DPRD Pati Prioritaskan Kesejahteraan PKL dalam Raperda Baru

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Fokus utama public hearing yang digelar Komisi B DPRD Kabupaten Pati Senin (16/6/2025) adalah Raperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pertemuan yang dihadiri perwakilan PKL, akademisi, Satpol PP, Disdagperin, dan DPUTR ini menghasilkan poin-poin penting terkait perlindungan dan pemberdayaan PKL. Ketua Komisi B, Muslihan, menekankan bahwa Raperda ini bukan hanya sekadar […]

  • Kesepakatan Batal, Penjualan Saham PSIS Semarang Gagal Terealisasi

    Kesepakatan Batal, Penjualan Saham PSIS Semarang Gagal Terealisasi

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 687
    • 0Komentar

    SEMARANG – Rencana penjualan saham PT Mahesa Jenar Semarang (PT MJS), perusahaan yang menaungi klub sepak bola PSIS Semarang, kepada investor potensial resmi dibatalkan. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Joni Kurnianto, Juru Bicara dari Pemegang Saham Pengendali PT MJS, pada hari Sabtu (15/11/2025). Menurut Joni, keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian diskusi intensif yang sayangnya […]

  • Kelas Olahraga SMAN 3 Pati Diminati Puluhan Siswa

    Kelas Olahraga SMAN 3 Pati Diminati Puluhan Siswa

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Siswa SMAN 3 Pati sedang berlatih pencak silat belum lama ini. PATI – Pada tahun ajaran 2021/2022 ini, SMAN 3 Pati membuka Kelas Khusus Olahraga (KKO). Puluhan siswa mendaftarkan diri. Paling banyak meminati cabang olahraha bola voli.  Untuk diketahui, kelas khusus ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para siswa untuk mengembangkan bakat olahraga. Dalam pembukaan KKO ini, […]

  • Jembul Tulakan: Ritual Syukur Bumi Warisan Ratu Kalinyamat Ikon Wisata Jepara

    Jembul Tulakan: Ritual Syukur Bumi Warisan Ratu Kalinyamat Ikon Wisata Jepara

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    JEPARA – Ribuan warga Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, memadati jalanan pada Senin (14/7/2025) untuk menyaksikan Jembul Tulakan, sebuah tradisi yang digelar setiap tahun pada hari Senin Pahing bulan Apit. Kemeriahan dan antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa tradisi ini masih sangat hidup dan relevan. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, yang hadir bersama Wakil Bupati dan […]

  • Tekan Golput KPU Sosialisasi Ibu-ibu

    Tekan Golput KPU Sosialisasi Ibu-ibu

    • calendar_month Ming, 4 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Demi sukses penyelenggaraan pilkada serentak pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) gencar melakukan sosialisasi-sosialisasi. KPU terus menyasar kelompok-kelompok di masyarakat hingga tingkat bawah. Seperti yang dilakukan KPU Kabupaten Pati melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dukuhseti. Belum lama ini, mereka menyasar ibu-ibu anggota Pembinaan Kesejahteraan […]

expand_less