Breaking News
light_mode

Kampung Budaya Piji Wetan Hadirkan Pameran Seni Unik “Tapa Ngeli”

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
  • visibility 544

KUDUS – Kampung Budaya Piji Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, menggelar pameran residensi seni bertajuk “Tapa Ngeli: Muria, Santri, Kretek” dari tanggal 21 hingga 26 April 2025.

Pameran yang menampilkan 15 karya seni dari seniman residensi se-Jawa Tengah dan DIY ini merupakan hasil visualisasi perjumpaan warga dan seniman selama dua bulan terakhir. Karya-karya tersebut merepresentasikan kehidupan masyarakat di lereng Muria melalui tiga tema besar: Muria, Santri, dan Kretek.

Pameran perdana di Kabupaten Kudus ini berlokasi di “Folktarium Muria,” sebuah museum terbuka di Dukuh Piji Wetan.

Koordinator Kampung Budaya Piji Wetan, Muchamad Zaini (Jessy Segitiga), menjelaskan pameran tersebut tidak hanya menampilkan karya seni rupa, tetapi juga instalasi seni, penanda situs budaya, dan berbagai kebudayaan warga yang tersebar di 15 titik.

“Pameran ini menghidupkan kembali folklore di Muria melalui berbagai pendekatan dari perspektif seniman masing-masing,” ujar Jessy pada Minggu (20/4/2025).

Ia menambahkan pameran ini mengajak pengunjung menyelami kebudayaan Muria masa lampau, mengenalkan cerita sejarah, mitos, dongeng, dan legenda yang berkembang di Piji Wetan.

“Semua itu divisualisasikan melalui karya dan pertunjukan di Folktarium Muria,” paparnya.

Selain pameran, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan seni dan ruang diskusi terbuka untuk membangun narasi kebudayaan dan pendidikan, serta membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai lokal.

Jessy berharap Kampung Budaya Piji Wetan dapat membangun pembangunan berkelanjutan yang memadukan pendidikan, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal, dengan tetap berakar pada nilai-nilai sufistik dan kearifan lokal.

Kurator pameran, Karen Hardini, menambahkan pameran ini menjadi perjumpaan seniman dan kolektif seni dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan DIY, termasuk A.O.D.H, Budi Kusriyanto, dan lainnya.

“Setelah menyelami Kudus pada Februari hingga April 2025, mereka membuat karya yang merepresentasikan Kudus sebagai subjek budayanya, sedangkan seniman merupakan sarananya,” ungkapnya.

Karya-karya yang dipamerkan beragam bentuknya, dari arsip, audio-video, instalasi, hingga seni lingkungan. Karen melihat pameran ini melengkapi Folktarium Muria untuk menarasikan ulang cerita rakyat di kawasan Muria dan memperpanjang ikatan akar budaya masyarakat Muria-Kudus.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Pengkoljagong yang Ramah Lingkungan

    Menuju Pengkoljagong yang Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Pengkoljagong Murah Festival 2020 digelar. Memperingati HUT Proklamasi ke-75 Republik Indonesia. Sekaligus menegaskan Pengkoljagong sebagai desa wisata yang ramah lingkungan. BLORA – Puluhan seniman kondang akan ikut ambil bagian dalam acara Pengkoljagong Mural Festival 2020 pada 20 hingga 30 Agustus 2020. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke- 75. Sekaigus sebagai […]

  • Fraksi Gerindra DPRD Pati Dorong Penggunaan Anggaran Lebih Selektif

    Fraksi Gerindra DPRD Pati Dorong Penggunaan Anggaran Lebih Selektif

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.576
    • 0Komentar

    PATI – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah lebih cermat dalam mengalokasikan anggaran menyusul adanya penurunan target pendapatan daerah dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2026. Dalam pembahasan tersebut, Fraksi Gerindra turut menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 serta kondisi kemampuan fiskal daerah. […]

  • Panen Raya, Harga Jatuh Petani Bawang Merah Mengeluh

    Panen Raya, Harga Jatuh Petani Bawang Merah Mengeluh

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Bukannya kegirangan yang dialami petani bawang merah, musim panen raya mereka malah mengeluh. Hal itu lantaran harga bawang merah yang jatuh. Saat panen begini harga jual dari petani justru mengalami penurunan jauh. Seperti yang dialami petani bawang merah di Desa Sidoarjo Kecamatan Wedarijaksa. Informasi yang dihimpun, saat ini harga jual bawang merah dari […]

  • Mujahidin Bageng Bersholawat Diramaikan Ribuan Orang

    Mujahidin Bageng Bersholawat Diramaikan Ribuan Orang

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Acara bersholawat di Perguruan Islam Monumen Mujahidin Bageng Gembong Pati Ribuan pecinta shalawat memadati halaman Perguruan Islam Monumen Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (25/11/2022) malam. Mereka antusias melantunkan selawat atas Nabi Muhammad SAW bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Jepara. PATI – Kegiatan shalawatan massal ini digelar oleh Yayasan […]

  • Ketua PMI Pati Lantik Anggota PMR Wira SMA N 3 Pati: Siap Emban Misi Kemanusiaan

    Ketua PMI Pati Lantik Anggota PMR Wira SMA N 3 Pati: Siap Emban Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 913
    • 0Komentar

    PATI – Ketua PMI Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, secara resmi melantik anggota Palang Merah Remaja (PMR) Wira Unit SMA Negeri 3 Pati untuk periode 2025–2026 dalam sebuah upacara khidmat di SMA Negeri 3 Pati, Rabu (19/11/2025). Atik Kusdarwati Sudewo menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara dan apresiasinya kepada pihak sekolah. “Alhamdulillah pelantikan hari ini […]

  • Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    Nelayan Tenggelam Belum Ditemukan, Basarnas Terus Sisir Perairan Banyutowo

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    NIHIL : Tim SAR yang melakukan pencarian di sepanjang perairan Banyutowo belum bisa menemukan korban nelayan yang tenggelam PATI – Pencarian seorang nelayan yang hilang di perairan Banyutowo Kecamatan Cluwak belum menemui hasil hingga Minggu (16/9/2018) kemarin. Meski, pencarian tersebut telah melibatkan dua regu Tim SAR yang dibantu dibantu delapan kapal nelayan lokal. Rencananya, relawan […]

expand_less