Breaking News
light_mode

Sidang Vonis Dua Pentolan AMPB Digelar di PN Pati, Putri Gus Dur Pantau Langsung

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 2.874

PATI – Pengadilan Negeri Pati menggelar sidang putusan vonis bagi Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto alias Pak RW, dua tokoh utama Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), pada hari Kamis (5/3/2026).

Acara sidang tersebut menarik perhatian berbagai elemen, termasuk tokoh nasional Inayah Wulandari Wahid yang menghadiri secara langsung untuk mengawasi proses peradilan.

Perwakilan jaringan Gusdurian itu tiba di kompleks pengadilan sekitar pukul 08.30 WIB. Kehadirannya diungkapkan sebagai wujud dukungan bersama terhadap upaya masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka.

Sebagai putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah menegaskan bahwa dalam sistem demokrasi, kebebasan masyarakat untuk menyampaikan kritik harus selalu dijaga dan dihormati.

Ia menilai tidak tepat jika aksi protes dari masyarakat seringkali disandarkan label provokasi.

“Negara yang memang banal dan tidak pada tempatnya, ngawur. Jadi kalau kemudian ini dianggap provokasi, kenapa kok perangkat negara yang sukanya ngomong awur-awuran, arogan, tidak taat hukum, bahkan sekarang terbukti memang dicokok KPK, kok tidak dianggap sebagai provokasi,” ujar Inayah.

Menurutnya, praktik korupsi yang merugikan rakyat justru lebih berpotensi mengganggu stabilitas ketertiban umum dan menyakitkan hati masyarakat, namun seringkali tidak mendapatkan penilaian serupa sebagai bentuk provokasi.

“Itu provokasi, tapi mereka tidak pernah disalahkan. Kenapa malah yang protes sebagai pemilik negara ini selalu dianggap menyalahi aturan, dianggap mengganggu tata tertib. Loh, korupsi segitu banyak tidak mengganggu tata tertib kah? Menyakiti hati masyarakat, merugikan mereka, emangnya tidak mengganggu tata tertib?” lanjutnya.

Inayah menyatakan bahwa kasus semacam ini sering diperhatikan secara sepihak, sehingga suara kritik dari masyarakat justru kerap menjadi sorotan masalah.

Oleh karena itu, jaringan Gusdurian bersama keluarga Gus Dur memberikan dukungan penuh agar masyarakat tetap memiliki ruang untuk menyuarakan aspirasi secara terbuka dan bertanggung jawab.

“Makanya ini solidaritas teman-teman jaringan Gusdurian, termasuk keluarga Abdurrahman Wahid, mendukung supaya masyarakat tetap bisa menyuarakan aspirasinya,” kata Inayah.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil putusan terhadap kedua pemimpin AMPB ini memiliki implikasi penting bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.

“Makanya kita lihat. Kalau putusannya tidak bebas, itu akan jadi preseden buruk untuk demokrasi kita,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen Sukses Gelar Pelatihan Pranata Acara

    Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen Sukses Gelar Pelatihan Pranata Acara

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PATI – Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen sukses menyelenggarakan pelatihan Pranata Acara yang bertempat di balai desa Kajen, dihadiri oleh anggota Karangtaruna dan pemuda desa Kajen, Sabtu malam (11/05/2024). Narasumber utama dalam acara tersebut adalah Bapak Ahmad Shodik, yang memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pranata acara terutama mengenai MC dan moderator. Peserta yang hadir antusias […]

  • Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    Masjid Agung Jepara Sediakan Ratusan Takjil Gratis Setiap Hari

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JEPARA – Sepanjang Ramadan tahun 1440 ini, Remaja Masjid Agung Baitul Makmur Jepara menyiapkan dua ratusan paket takjil setiap harinya. Siapapun boleh menikmati. Takjil itu dikhususkan bagi mereka untuk berbuka puasa. “Dengan harapan ini bisa membantu mereka-mereka untuk bisa bersama-sama berbuka di Masjid Agung membatalkan puasanya,” ujar Pembina Remaja Masjid Agung Jepara Setyanto, saat ditemui […]

  • HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    HMI dan KAHMI Pati Adakan Nobar Film ‘Lafran’ untuk Mengenang Perjuangan Pendiri HMI

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) beserta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pati mengadakan acara nonton bareng atau nobar film “Lafran” di Bioskop New Star Cineplex Ultima Pati pada Minggu (23/6/2024). Film tersebut mengisahkan tentang Lafran Pane, sosok pendiri HMI, dan perjuangan saat mendirikan HMI pada 5 Februari 1947 di Kampus Sekolah Tinggi […]

  • Aktris Happy Salma Taklukkan Gugup, Pukau Penonton dengan Nyai Ontosoroh

    Aktris Happy Salma Taklukkan Gugup, Pukau Penonton dengan Nyai Ontosoroh

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    BLORA – Aktris kenamaan Happy Salma mengaku gugup saat membawakan monolog Nyai Ontosoroh di Pendopo Kabupaten Blora, Jumat (7/2/2025) malam. Pementasan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Seabad Pramoedya Ananta Toer. Kehadiran Bupati Blora, Arief Rohman, beserta istri, dan para penikmat seni dari berbagai kalangan, termasuk keluarga Pram, turut menambah suasana khidmat. Gugupnya Happy Salma […]

  • Aksi Demontrasi Mahasiswa Pati: Rekrutmen Perangkat Desa Diduga Diwarnai Kecurangan

    Aksi Demontrasi Mahasiswa Pati: Rekrutmen Perangkat Desa Diduga Diwarnai Kecurangan

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 329
    • 0Komentar

    PATI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pati pada Jumat (25/10/2024), menuntut transparansi dalam proses rekrutmen perangkat desa. Mereka menilai proses seleksi penuh kejanggalan, khususnya terkait perubahan metode tes dan jeda waktu pengumuman hasil yang dinilai rawan kecurangan. Arifin, perwakilan mahasiswa, menyatakan kekecewaan mereka atas […]

  • Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    Cari Rumput Temukan Mayat di Karetan Keling

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    JEPARA, Keling – Siang bolong, warga digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki, di kawasan perkebunan karet Desa/Kecamatan Keling, Jepara, Selasa (8/6/2021). Menurut keterangan polisi mayat tersebut diketahui bernama Saniman (70) warga desa setempat. Dia hilang sejak Jumat lalu. “Benar ada penemuan mayat. Yang jelas dari hasil pemeriksaan puskesmas tidak ditemukan bekas penganiayaan,” kata Kapolsek […]

expand_less