Breaking News
light_mode

Penjual Bakso Keluhkan Zona PKL Merah Terkesan Tebang Pilih

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
  • visibility 155

PATI, LINGKARMURIA.COM – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) mengeluh lantaran dilarang berjualan di Alun-alun Kabupaten Pati. Pendapatan mereka pun menurun hingga 50 persen akibat larangan ini. Namun pedagang menyayangkan seakan pihak terkait tebang pilih. Sebab di Jalan Panglima Sudirman yang juga zona merah PKL terlihat lebih bebas dan tidak pernah ada tindakan tegas dari Satpol PP.

Hal itu diungkapkan salah seorang penjual bakso yang biasa mangkal di sekitar alun-alun, Lilik (55).

Lilik ini mengaku kesulitan berjualan di Alun-alun Pati usai petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati melakukan penjagaan rutin di tempat tersebut.

Sebelum dijaga Satpol PP Lilik sering berdagang di sana. Terutama saat sore hingga malam hari. Waktu itu memang dinilai sangat pas lantaran pengunjung mulai berdatangan ke kawasan itu.

Namun sejak beberapa pekan lalu, petugas Satpol PP Kabupaten Pati rutin menjaga pusat kota itu. Para PKL tidak bisa berjualan di sana. Ini membuat pendapatan Lilik berkurang sekitar 50 persen.

”Hampir setiap hari dijaga ketat sama Satpol PP mulai sore sampai jam 12 malam. Padahal kalau mangkal di sana dapat lumayan. Kadang Rp 100 ribu, kadang Rp 200 ribu,” keluh Lilik.

Lilik mengaku menyadari kawasan itu merupakan zona merah yang tidak boleh dimanfaatkan PKL untuk berdagang. Namun, ia menyanyangkan kawasan zona merah lainnya tidak diberlakukan hal serupa. Terutama di Jalan Panglima Sudirman.

Sejumlah PKL sering mangkal di jalan yang terletak di barat Alun-alun ini. Bahkan mereka mangkal mulai pagi, siang hingga malam hari.

”Sepanjang jalan Panglima Sudirman juga zona merah. Tapi kok terlihat bebas. Dari pagi sampai sore bahkan sampai malam. Kok nggak dilarang,” keluh Lilik.

Lilik pun berharap diberikan kesempatan serupa seperti PKL di Jalan Panglima Sudirman. Ia berjanji bakal menjaga kebersihan bila hal ini diberikan.

”Inginnya kami dikasih kesempatan. Kita sendiri juga tidak punya tujuan jelek. Saya hanya cari makan. Tidak ada tujuan lain,” harap dia.

Pemerintah Kabupaten Pati memang melarang PKL berjualan di empat titik yang menjadi zona merah. Keempat titik tersebut antara lain yakni Alun-alun Kota, Jalan Pemuda, jalan Sudirman dan Jalan Diponegoro. Hal itu tertuang dalam peraturan daerah.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Satpol PP Pati Sugiyono mengungkapkan pihaknya sudah melarang dengan tegas jika tempat-tempat tersebut merupakan zona merah bagi PKL.

“Kami memang tempatkan personel untuk menjaga alun-alun, selain alun-alun beberapa ruas jalan merupakan zona merah PKL tegas tidak boleh untuk berjualan,” ungkapnya.

Penulis : Arif
Editor : Adhim

  • Penulis: Abdul Adhim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Patroli Ramadan Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Pati Kota

    Polisi Patroli Ramadan Gagalkan Rencana Tawuran Antar Kelompok Remaja di Pati Kota

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.082
    • 0Komentar

    PATI – Upaya dugaan tawuran antar kelompok remaja di Kota Pati berhasil dicegah oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pati Kota pada hari Jumat dini hari, 13 Maret 2026. Dalam rangka Pelaksanaan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga keamanan selama bulan Ramadan, petugas berhasil mengamankan tiga pelaku muda yang diduga akan menyerang kelompok pemuda […]

  • Safin Pati U-13 Raih Gelar Runner Up Piala Soeratin Jawa Tengah 2024

    Safin Pati U-13 Raih Gelar Runner Up Piala Soeratin Jawa Tengah 2024

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 161
    • 0Komentar

      SOLO – Tim Safin Pati U-13 harus puas menjadi runner up di ajang Piala Soeratin 2024 Jawa Tengah. Pada laga final yang berlangsung di Stadion Kota Barat, Solo, Rabu (20/11/2024), Safin Pati U-13 kalah tipis 1-2 dari Terang Bangsa Semarang. Safin Pati sempat memimpin di menit ke-11 melalui gol cantik dari luar kotak penalti […]

  • Bupati Pati Apresiasi Kontribusi Santri dalam Apel Peringatan Hari Santri 2025

    Bupati Pati Apresiasi Kontribusi Santri dalam Apel Peringatan Hari Santri 2025

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri Apel Peringatan Hari Santri Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (22/10/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran Nahdlatul Ulama (NU) beserta badan otonomnya. Dalam kesempatan tersebut, Sudewo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan santri dan tokoh agama di Kabupaten Pati, atas kontribusi […]

  • Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 165
    • 0Komentar

    PATI – Kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda asal Desa Raci terhadap warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, memasuki babak baru. Merasa geram dengan lambannya penanganan, sejumlah orang tua korban mendatangi Mapolresta Pati, Rabu (10/9/2025), untuk mendesak agar kasus tersebut segera diungkap dan pelaku ditangkap. Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci Aksi penyerangan […]

  • Kabar gembira ! Liburan ke Karimunjawa Naik Pesawat Ini

    Kabar gembira ! Liburan ke Karimunjawa Naik Pesawat Ini

    • calendar_month Jum, 1 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    ISTIMEWA JEPARA – Mulai Jumat (8/6/2018) mendatang, maskapai Nam Air bakal melayani penerbangan ke Karimunjawa, Jepara. Rutenya dari bandara Ahmad Yani di Semarang. Pesawat dengan kode ATR 72 ini melayani penerbangan pada hari Rabu, Jumat, dan Minggu. Dilansir dari laman twitter @jeparakabgoid, jadwal penerbangan pada pukul 06.00 dari bandara Ahmad Yani Semarang, sedangkan pukul 7.15 […]

  • Anggota DPRD Pati Prihatin atas Fenomena Sound Horeg yang Meresahkan Warga

    Anggota DPRD Pati Prihatin atas Fenomena Sound Horeg yang Meresahkan Warga

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menyoroti fenomena sound horeg yang marak digunakan dalam karnaval keliling kampung. Beliau mengungkapkan keprihatinannya atas dampak negatif yang ditimbulkan, terutama keresahan warga. “Saya merasa ikut prihatin dan sungguh menyayangkan, karena ini juga tidak mencerminkan kearifan lokal sama sekali. Seharusnya dalam pesta apapun yang berbentuk karnaval harus lebih mengutamakan […]

expand_less