Breaking News
light_mode

Akankah ASN Bisa Netral di Pemilu 2024

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
  • visibility 335


SEMARANG – Setiap kali menjelang Pemilu salah satu hal yang menjadi sorotan adalah netralitas para pegawai pemerintah atau yang kita kenal sekarang Aparatur Sipil Negara (ASN). ASN diharapkan agar bisa netral meskipun memiliki hak suara dalam pemilihan umum.


Di berbagai daerah ramai-ramai para ASN ditekankan agar bisa menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2024 mendatang. Hal ini seperti yang dilakukan oleh para ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah yang berikrar siap menjaga netralitas.


Dalam ikrar itu, para ASN berjanji tidak memihak pasangan calon tertentu, bijak menggunakan media sosial, dan menolak politik uang. Ikrar netralitas ASN yang dipimpin Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, diikuti seluruh ASN yang mengikuti apel pagi di halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (30/10/2023).


Dalam amanatnya, Sumarno mengajak ASN untuk mendukung kelancaran Pemilu 2024, dan tidak membebani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).


“Penyelenggaraan pemilu dan pilkada menjadi tanggung jawab kita semua sebagai ASN. Sehingga, jangan sampai kita justru membebani Bawaslu untuk mengawasi kita,” papar Sekda.


Menurut Sumarno, ASN berkewajiban menjaga kelancaran proses pesta demokrasi 2024. Karenanya, ASN harus menjaga netralitas, termasuk menggunakan media sosial secara bijak dengan tidak berkomentar, yang berhubungan dengan politik, menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong.


Ditambahkan, terdapat empat poin ikrar ASN Pemprov Jateng dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024. Yakni, menjaga dan menegakkan prinsip netralitas pegawai ASN Pemprov Jateng dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik, baik sebelum, selama, maupun sesudah pelaksanaan Pemilu 2024.


Selain itu, menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktik-praktik intimidasi dan ancaman kepada pegawai ASN dan seluruh elemen masyarakat, serta tidak memihak kepada pasangan calon tertentu. Tidak kalah penting adalah menggunakan media sosial secara bijak, tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong, serta menolak politik uang dan segala jenis pemberian dalam bentuk apapun.


Penulis : Arif
Editor : Adhim

  • Penulis: Abdul Adhim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI dan IJTI Dukung Polisi Tuntaskan Kasus Pemerasan di SPBU Tlogowungu Pati

    PWI dan IJTI Dukung Polisi Tuntaskan Kasus Pemerasan di SPBU Tlogowungu Pati

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    SPBU di Desa Tlogorejo – Tlogowungu, Pati Dua orang di Kabupaten Pati mengaku wartawan diduga melakukan pemerasan terhadap pengurus SPBU di Tlogowungu. PWI dan IJTI meminta kepolisian untuk tidak ragu mengusut tuntas kasus tersebut.   PATI – Sebelumnya ramai diberitakan berbagai media massa lokal dan nasional di Kota Pati, pengurus stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) […]

  • DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    DPRD Pati Minta Pendidikan Karakter Ditingkatkan di Era Gempuran Medsos

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 284
    • 0Komentar

    PATI – Kekhawatiran muncul mengenai minimnya pendidikan karakter anak di Kabupaten Pati. Hal ini terungkap dari tingginya angka kejahatan yang melibatkan anak muda. Didin Syafruddin, anggota DPRD Kabupaten Pati, mengungkapkan keprihatinannya. “Banyaknya kasus kejahatan yang melibatkan anak muda menunjukkan bahwa karakter mereka masih lemah dan mudah terpengaruh hal negatif,” ujar Didin. Menurutnya, karakter yang kuat […]

  • Anggota DPRD Pati Dorong Sinergi BPD dan Pemerintah Desa untuk Kemajuan Desa

    Anggota DPRD Pati Dorong Sinergi BPD dan Pemerintah Desa untuk Kemajuan Desa

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk bersinergi dengan pemerintah desa. Menurutnya, sinergi ini krusial untuk kemajuan desa. “BPD itu mitra pemerintah desa. Harapannya, BPD bisa bersinergi agar desa maju,” ujar Warsiti. Ia menambahkan, ketidakharmonisan antara BPD dan kepala desa akan berdampak buruk pada pemerintahan desa. Warsiti, politisi PDI […]

  • Start Sempurna, Timnas U-19 Pimpin Klasemen Grup A

    Start Sempurna, Timnas U-19 Pimpin Klasemen Grup A

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Egy Maulana Vikri berusaha melewati hadangan pemain China Taipe Mengawali perjuangan di ajang AFC Cup U-19, Egy Maulana Vikri dkk berhasil mencatat hasil manis. Mereka berhasil menyudahi perlawanan China Taipe U-19 dengan skor menyakinkan 3 – 1. China Taipe yang bermain lebih bertahan berhasil membuat jengkel penyerang Timnas U -19, pemain yang banyak menumpuk di […]

  • DPRD Pati Harap Pencairan DBHCHT Tepat Sasar, Sasar Petani dan Buruh Rokok

    DPRD Pati Harap Pencairan DBHCHT Tepat Sasar, Sasar Petani dan Buruh Rokok

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 307
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap pencairan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 tepat sasaran. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menekankan agar bantuan tersebut benar-benar diterima oleh mereka yang berhak, yaitu buruh tani tembakau dan cengkeh, serta buruh pabrik rokok. “Memang yang dapat itu […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap “Drama” Perpindahan Guru Bahasa Inggris

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap “Drama” Perpindahan Guru Bahasa Inggris

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati menyoroti permasalahan kekurangan guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tayu. Kondisi ini terungkap dalam rapat yang dihadiri oleh Kepala SMPN 1 Tayu, Sri Wahyuni. Sri Wahyuni menjelaskan bahwa dari total 41 guru di SMPN 1 Tayu, hanya empat yang merupakan guru […]

expand_less