Breaking News
light_mode

Kampung Ramadan Kajen Tempat Berburu Takjil dan Ngabuburit

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
  • visibility 201

 

Suasana Kampung Ramadan Kajen Pati 

PATI – Kampung Ramadan Kajen digelar selama 16 hari mulai tanggal 1 Ramadan. Di tempat ini menjadi pusatnya jajanan berbuka dan menjadi tempat ngabuburit favorit, seperti rebbana dan musik akustik.

Pasar Ramadan yang digagas Karang Taruna Sumohadiwijayan Desa Kajen berlokasi di belakang balai desa, sekitar 50 meter dari makam Syekh Ahmad Mutamakin. 

Konsep acara kali ini mengusung tema Hunting Takjil Vibes. Acara ini dibuka langsung oleh Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah (Jateng) Muh Zen Adv.

Selain berburu menu takjil untuk bekal buka puasa, di kampung ramadan Kajen pengunjung juga bisa menyaksikan panggung hiburan yang menampilkan seni musik setiap harinya.

“Selain berburu menu takjil untuk bekal buka puasa, di kampung ramadan Kajen pengunjung juga bisa menyaksikan panggung hiburan yang menampilkan seni musik setiap harinya,” kata Ketua panita kampung ramadan Kajen, Pungki Ilham Bintang Pamungkas.

Lebih lanjut pihaknya menyebut, kegiatan pasar ini secara khusus untuk mendukung UMKM mengingat mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Kajen didominasi oleh pedagang.

“Sebagai wujud kreativitas dan tentunya dapat menyatukan anak-anak muda desa Kajen dengan menggandeng UMKM untuk turut berpastisipasi,” imbuhnya. 

Untuk diketahui, acara yang sudah diadakan kelima kali ini diramaikan 64 stan pedagang dengan tarif senilai delapan puluh ribu rupiah untuk enam belas hari atau selama kegiatan berlangsung.

“Kali ini tarifnya kita samaratakan dan pedagang yang mengisi stan ada dari warga asli desa Kajen dan umum,” lanjutnya.

Sementara itu, Salim salah satu pedagang di Kampung Ramadan Kajen menurutnya sangat membantu, dengan tarif stan yang disamaratakan sebanding dengan durasi acaranya.

“Kalau dulu tarifnya bervariasi, sekarang tarifnya disamaratakan,” ungkap pedagang yang menjadi langganan sejak pertama kali kegiatan ini. 

Selain berjualan, menurutnya bisa sambil menikmati pentas hiburan yang disediakan panitia. “Kalau keuntungan tergantung rezekinya, namun biasanya kalau awal-awal seperti ini masih ramai baru menjelang akhir nanti agak sepi,” pungkasnya. (ftw)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Kudus: Dakwah Persyarikatan Berbasis Ekonomi dan Kemandirian

    Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Kudus: Dakwah Persyarikatan Berbasis Ekonomi dan Kemandirian

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 976
    • 0Komentar

    KUDUS – Muhammadiyah Kudus menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Peran Politik Ekonomi Kebangsaan Muhammadiyah dalam Memajukan Dakwah Persyarikatan” di Hotel Kenari Kudus, Minggu (30/11/2025). Acara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran PCM, PRM, dan ranting sebagai garda terdepan dakwah persyarikatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ketua LHKP Muhammadiyah Kudus, Dr. Bonnix Maulana, menyampaikan bahwa […]

  • HUT RI, Tujuh Napi di Pati dapat Remisi Langsung Bebas

    HUT RI, Tujuh Napi di Pati dapat Remisi Langsung Bebas

    • calendar_month Jum, 17 Agu 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Beberapa napi yang menghuni lapas kelas II B Pati sedang membuat paving PATI – Dari total 222 narapidana (napi) di Lapas Kelas II B Pati, yang diajukan menerima remisi, sudah disetujui 211 yang bisa menerima. 11 lainnya masih dilakukan perbaikan data. Dari 211 tersebut, tujuh napi mendapat remisi langsung bebas per tanggal 18 Agustus. Penyerahan […]

  • Puluhan Orang Dapatkan Pembinaan Tentang HIV/Aids

    Puluhan Orang Dapatkan Pembinaan Tentang HIV/Aids

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Temuan Pengidap Baru Meningkat Tiap Tahun Salah satu pengurus Kelompok Dukungan Sebaya bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berdialog dengan peserta sosialisasi. Lingkar Muria, JEPARA –  Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Plus Jepara menggelar sosialisasi pembinaan Orang Dengan HIV Aids (ODHA) di Aula RSUD RA Kartini Jepara belum lama ini. Acara tersebut diikuti sekitar 50 orang. Pengurus KDS Plus […]

  • Jelang Lebaran Warga Miskin di Gembong Dapat THR

    Jelang Lebaran Warga Miskin di Gembong Dapat THR

    • calendar_month Sab, 2 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PATI – Rejeki nomplok bagi warga miskin di Kecamatan Gembong jelang lebaran. Hal itu karena Bupati Pati Haryanto menyerahkan bantuan uang tunai kepada warga miskin di Kecamatan Gembong. Penyerahan bantuan dari Baznas ini dilakukan di Kantor Kecamatan Gembong Rabu siang kemarin (30/5/2018). Ada 110 warga berstatus miskin dari 11 desa yang menerima bantuan uang tunai ini. […]

  • Minim Pasokan, Perusahaan Garam di Rembang Sepi Produksi

    Minim Pasokan, Perusahaan Garam di Rembang Sepi Produksi

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Seorang petani garam sedang mengolah di tambaknya baru-baru ini Lingkar Muria, REMBANG – Intensitas hujan yang cukup tinggi selama dua pekan, membuat petani garam mandek berproduksi. Dampaknya, para pemilik pabrik pengolahan garam beryodium sepi produksi. Pupon, pemilik industri garam beryodium UD Apel Merah di Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori menyebutkan, sepinya pasokan garam terjadi sejak sepekan […]

  • Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Warga menerima bantuan beras dari Pak RT PATI – Dingin udara pagi itu (Rabu, 6/5/2020) masih terasa. Seorang lelaki bertubuh kekar mengangkati bungkusan kantong plastik bening. Isinya beras. Lelaki yang mengenakan kaos merah itu tidak lain Trianto. Trianto adalah Ketua RT 8/1 Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo. Di tengah mewabahnya Covid-19, sejumlah kalangan tergerak turun membantu […]

expand_less