Breaking News
light_mode

Tugas Pendampingan Desa Adalah Pengabdian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 324
Menteri Desa Abd Halim Iskandar

Pendamping desa mendapat perhatian tersendiri dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Pendamping desa memiliki peran yang cukup sentral. Selain itu menjadi pendamping desa harus memiliki modal niat mengabdi. 

JAKARTA – Dengan memiliki niat pengabdian yang kuat, pendamping desa akan lebih fokus, bersemangat dan komitmen dalam menjalankan tugas.

 

“Dengan dasar pengabdian, apa pun yang kita lakukan akan memiliki nilai baik dan membawa berkah,” kata menteri yang akrab disapa Gus Halim ini dalam acara Training of Trainer (ToT) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (P3PD) Metode Tatap Muka Regional I dan II di Jakarta, pada Rabu (9/8/2023).

 

Menurut Gus Halim, hal inilah pandangan yang harus terus menerus dibangun oleh para Trainer untuk diterapkan kepada Pendamping Desa.

 

“Pendamping Desa bisa dianalogikan sebagai sebuah skuadron yang memiliki visi dan tujuan yang sama, serta perlu solid agar tugas-tugas mereka sebagai pilar dapat dijalankan secara optimal,” ujar Gus Halim.

Pilar

Gus Halim juga menjelaskan bahwa Pendamping Desa merupakan Pilar ketiga dalam struktur Kemendes PDTT.

 

Pilar pertama adalah Menteri, yang memiliki kewenangan untuk menempatkan Birokrat dan melaksanakan visi misi Presiden dalam RPJMN dan RPJPN.

 

Pilar kedua adalah Birokrasi yang menopang kinerja Menteri dan keberhasilan SDGs Desa.

 

“Birokrasi memiliki kelangsungan, tak peduli siapa Menterinya, Birokrat tetap ada,” ungkap Gus Halim.

 

“Pilar ketiga adalah Pendamping Desa, yang saya sebut sebagai Anak Kandung Kementerian Desa,” tambah Gus Halim.

 

Gus Halim menekankan perlunya sinergi antara ketiga pilar ini, sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

 

Menurutnya, Pendamping Desa tak dapat menjadi pilar ketiga jika tidak kompak. Oleh karena itu, ToT ini memiliki peran strategis dalam menciptakan visi bersama, semangat perjuangan, dan niat, sehingga membentuk Satu Skuadron.

 

Gus Halim pun bertekad untuk selalu memperjuangkan dan membela peran Pendamping Desa. Tekad dan visi ini juga sebaiknya ditanamkan kepada para pendamping desa, agar mereka merasa bersyukur atas amanah yang diberikan.

 

Salah satu cara sederhana untuk mengungkapkan rasa syukur adalah dengan membandingkan keadaan hari ini dengan sebelumnya.

 

Gus Halim juga mewanti-wanti bahwa Pendamping Desa, sebagaimana sebuah Skuadron, seharusnya tidak membicarakan masalah internal di hadapan publik, dan sebaliknya menyelesaikannya secara internal.

 

“Namun jika masalah telah buntu dan tidak bisa diatasi lagi, maka penyelesaiannya harus sesuai mekanisme,” tegas Gus Halim.

 

Untuk itu, Gus Halim menegaskan kesiapannya untuk selalu tersedia jika dibutuhkan, karena ia memastikan bahwa telepon selulernya tak pernah dimatikan.

 

Sebelumnya, Kepala BPSDM Kemendes PDTT, Luthfiyah Nurlaela, menjelaskan bahwa ToT bertujuan untuk membentuk Tim Pelatih yang kompeten, yang dapat melatih Pendamping Desa dalam meningkatkan kapasitas mereka.

 

“Targetnya adalah melatih 8.030 orang PD dan PLD di 103 Kabupaten di 28 Provinsi yang memiliki lokasi P3PD,” kata Luthfiyah.

 

Dengan demikian para peserta ToT diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan karakteristik yang perlu dilatih. Dalam acara tersebut ToT dibagi menjadi empat region dengan total peserta sebanyak 850 orang.

 

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Kepala BPI Ivanovich Agusta, Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Yusra, Koordinator Nasional P3PD, Koordinator Provinsi, dan peserta ToT Region I dan II. (mif)

 

Editor : A Adhim

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejuaraan Futsal Pati 2018 Berlangsung Ketat

    Kejuaraan Futsal Pati 2018 Berlangsung Ketat

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Para pemain futsal berjuang dengan sekuat tenaga untuk menuju pertandingan puncak  PATI – Tidak hanya di kelompok umum, pertandingan ketat juga tersaji di babak 36 besar kelompok umur 17 dalam kejuaraan futsal se Kabupaten Pati. Sebanyak 36 klub, bermain total untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Pertandingan-pertandingan menarik itu seperti tersaji saat IJABIN FC melawan […]

  • FKUB Pati Raih Peringkat 3 Harmony Award 2025, Bukti Kuatnya Kerukunan Umat Beragama

    FKUB Pati Raih Peringkat 3 Harmony Award 2025, Bukti Kuatnya Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 988
    • 0Komentar

    PATI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati meraih peringkat ketiga Harmony Award 2025 di Jakarta pada Jumat (28/11). Ketua FKUB Kabupaten Pati, Ahmad Manhajussidad Shonhaji dan Bupati Pati Sudewo, kompak mengatakan bahwa prestasi ini adalah bukti kuatnya kerukunan di Pati, sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk terus merawat dan menjaga toleransi dan harmoni […]

  • Kegiatan shalawatan menjadi puncak acara maulid nabi dan haul masyayikh PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati.

    Puncak Haul Masyayikh PIM Mujahidin Shalawatan bareng Habib Ali Zainal Abidin

    • calendar_month Ming, 1 Okt 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kegiatan shalawatan menjadi puncak acara maulid nabi dan haul masyayikh PIM Mujahidin Bageng Gembong Pati.

  • DPRD Pati Minta Disdikbud Bijak Terapkan Aturan Baru Masa Jabatan Kepala Sekolah

    DPRD Pati Minta Disdikbud Bijak Terapkan Aturan Baru Masa Jabatan Kepala Sekolah

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.951
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati diharapkan menerapkan kebijakan baru mengenai masa jabatan kepala sekolah secara cermat dan penuh kehati-hatian. Imbauan ini disampaikan oleh Anggota Komisi D DPRD Pati, Didin Syafruddin, sebagai tanggapan atas diberlakukannya Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur ulang batas waktu penugasan kepala sekolah di […]

  • Indospace Group Gelar CSR Khitan Massal untuk 30 Anak di Jepara, Wakil Bupati Apresiasi Program Kesehatan Masyarakat

    Indospace Group Gelar CSR Khitan Massal untuk 30 Anak di Jepara, Wakil Bupati Apresiasi Program Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JEPARA – PT Triconville Indonesia yang merupakan bagian dari Indospace Group Factory Jepara menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa khitan massal untuk 30 anak dari seluruh wilayah Kabupaten Jepara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, (5/7/2025) di Klinik YAI Medika, RT.28/RW.06, Bawu III, Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Program khitan massal ini merupakan kolaborasi strategis antara […]

  • DPRD Pati Minta Pemkab Manfaatkan Revisi Perda untuk Tinjau Ulang Semua Tarif Daerah

    DPRD Pati Minta Pemkab Manfaatkan Revisi Perda untuk Tinjau Ulang Semua Tarif Daerah

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 99.942
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menjadikan proses pembahasan perubahan Peraturan Daerah (Perda) sebagai momen tepat untuk meninjau kembali secara menyeluruh kebijakan di bidang pajak dan retribusi daerah. Pernyataan itu disampaikan Kastomo saat menghadiri rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pati bersama unsur pemerintah daerah, yang berlangsung […]

expand_less