Breaking News
light_mode

Tugas Pendampingan Desa Adalah Pengabdian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
  • visibility 406
Menteri Desa Abd Halim Iskandar

Pendamping desa mendapat perhatian tersendiri dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar. Pendamping desa memiliki peran yang cukup sentral. Selain itu menjadi pendamping desa harus memiliki modal niat mengabdi. 

JAKARTA – Dengan memiliki niat pengabdian yang kuat, pendamping desa akan lebih fokus, bersemangat dan komitmen dalam menjalankan tugas.

 

“Dengan dasar pengabdian, apa pun yang kita lakukan akan memiliki nilai baik dan membawa berkah,” kata menteri yang akrab disapa Gus Halim ini dalam acara Training of Trainer (ToT) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (P3PD) Metode Tatap Muka Regional I dan II di Jakarta, pada Rabu (9/8/2023).

 

Menurut Gus Halim, hal inilah pandangan yang harus terus menerus dibangun oleh para Trainer untuk diterapkan kepada Pendamping Desa.

 

“Pendamping Desa bisa dianalogikan sebagai sebuah skuadron yang memiliki visi dan tujuan yang sama, serta perlu solid agar tugas-tugas mereka sebagai pilar dapat dijalankan secara optimal,” ujar Gus Halim.

Pilar

Gus Halim juga menjelaskan bahwa Pendamping Desa merupakan Pilar ketiga dalam struktur Kemendes PDTT.

 

Pilar pertama adalah Menteri, yang memiliki kewenangan untuk menempatkan Birokrat dan melaksanakan visi misi Presiden dalam RPJMN dan RPJPN.

 

Pilar kedua adalah Birokrasi yang menopang kinerja Menteri dan keberhasilan SDGs Desa.

 

“Birokrasi memiliki kelangsungan, tak peduli siapa Menterinya, Birokrat tetap ada,” ungkap Gus Halim.

 

“Pilar ketiga adalah Pendamping Desa, yang saya sebut sebagai Anak Kandung Kementerian Desa,” tambah Gus Halim.

 

Gus Halim menekankan perlunya sinergi antara ketiga pilar ini, sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

 

Menurutnya, Pendamping Desa tak dapat menjadi pilar ketiga jika tidak kompak. Oleh karena itu, ToT ini memiliki peran strategis dalam menciptakan visi bersama, semangat perjuangan, dan niat, sehingga membentuk Satu Skuadron.

 

Gus Halim pun bertekad untuk selalu memperjuangkan dan membela peran Pendamping Desa. Tekad dan visi ini juga sebaiknya ditanamkan kepada para pendamping desa, agar mereka merasa bersyukur atas amanah yang diberikan.

 

Salah satu cara sederhana untuk mengungkapkan rasa syukur adalah dengan membandingkan keadaan hari ini dengan sebelumnya.

 

Gus Halim juga mewanti-wanti bahwa Pendamping Desa, sebagaimana sebuah Skuadron, seharusnya tidak membicarakan masalah internal di hadapan publik, dan sebaliknya menyelesaikannya secara internal.

 

“Namun jika masalah telah buntu dan tidak bisa diatasi lagi, maka penyelesaiannya harus sesuai mekanisme,” tegas Gus Halim.

 

Untuk itu, Gus Halim menegaskan kesiapannya untuk selalu tersedia jika dibutuhkan, karena ia memastikan bahwa telepon selulernya tak pernah dimatikan.

 

Sebelumnya, Kepala BPSDM Kemendes PDTT, Luthfiyah Nurlaela, menjelaskan bahwa ToT bertujuan untuk membentuk Tim Pelatih yang kompeten, yang dapat melatih Pendamping Desa dalam meningkatkan kapasitas mereka.

 

“Targetnya adalah melatih 8.030 orang PD dan PLD di 103 Kabupaten di 28 Provinsi yang memiliki lokasi P3PD,” kata Luthfiyah.

 

Dengan demikian para peserta ToT diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan karakteristik yang perlu dilatih. Dalam acara tersebut ToT dibagi menjadi empat region dengan total peserta sebanyak 850 orang.

 

Turut hadir dalam acara ini, antara lain Kepala BPI Ivanovich Agusta, Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Yusra, Koordinator Nasional P3PD, Koordinator Provinsi, dan peserta ToT Region I dan II. (mif)

 

Editor : A Adhim

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hore!!! Apkasi Gelar Anugerah Jurnalistik 2022

    Hore!!! Apkasi Gelar Anugerah Jurnalistik 2022

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Istimewa Lomba jurnalistik kembali digelar Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Apkasi ingin mengapresiasi peran media dalam mendukung pembangunan di daerah-daerah. Tahun 2022 ini tema lomba yang ditentukan adalah Inovasi Daerah untuk Menarik Potensi Investasi Dalam dan Luar Negeri JAKARTA – Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) kembali akan menggelar lomba tulis jurnalistik untuk wartawan/media, […]

  • Kirab Budaya Haul Mbah Ahmad Mutamakkin Meriah, Tongklek Jadi Daya Tarik Utama

    Kirab Budaya Haul Mbah Ahmad Mutamakkin Meriah, Tongklek Jadi Daya Tarik Utama

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.523
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga memadati ruas jalan di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, untuk menyaksikan kirab budaya dalam rangka Haul Syekh Ahmad Mutamakkin, Jumat (26/6/2026). Perhelatan tahunan tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kesenian tradisional yang menjadi daya tarik masyarakat. Sejak siang hari, masyarakat tampak antusias memenuhi sepanjang jalur kirab. Berbagai atraksi budaya ditampilkan, […]

  • Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    Komisi A DPRD Pati Dukung Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.554
    • 0Komentar

    PATI – Upaya membangun karakter dan integritas generasi muda perlu dilakukan sejak lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pengenalan pendidikan antikorupsi agar nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dapat tertanam dalam kehidupan siswa. Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri forum Pendidikan Antikorupsi yang berlangsung di SMPN 6 Pati. Menurut Kastomo, usia […]

  • DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pembinaan PKL Berdasarkan Perpres

    DPRD Pati Tekankan Pentingnya Pembinaan PKL Berdasarkan Perpres

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.944
    • 0Komentar

    PATI – Alun-Alun Kembangjoyo yang berlokasi di Jalan Kembangjoyo, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kalidoro, Kota Pati, dibangun Pemerintah Kabupaten Pati untuk menampung para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang harus direlokasi dari zona merah. Zona merah tersebut mencakup Alun-Alun Simpanglima Pati serta beberapa jalan protokol lainnya. Sebelumnya, para PKL yang direlokasi ini ditempatkan di kawasan Perhutani Pati […]

  • UMKM Expo Dongkrak Ekonomi Kreatif Kudus

    UMKM Expo Dongkrak Ekonomi Kreatif Kudus

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Bupati Kudus Hartopo bersama istri mengunjuki UMKM Expo 2022  Ekonomi kreatif di Kudus diharapkan bisa terus terdongkrak. Hal ini dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang mendukung, antara lain seperti UMKM Expo 2022. Bupati Kudus Hartopo memberi perhatian lebih terhadap geliat ekonomi kreatif di Kota Kudus. KUDUS – Kudus UMKM Expo 2022 berhasil menjadi wadah pelaku usaha lokal […]

  • Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    Mengenal Makna Semboyan Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.988
    • 0Komentar

    Gerbang kota Pati bertuliskan Pati Bumi Mina Tani/ @kesetography Setiap kota/kabupaten di Indonesia selalu memiliki semboyan. Begitu juga dengan Kabupaten Pati di Jawa Tengah ini yang memiliki semboyan Bumi Mina Tani. Semboyan ini didasari dari kearifan lokal daerah. Sebab Kabupaten Pati sangat melimpah hasil pertanian dan perikanan kelautannya. Pati dikenal sebagai daerah lumbung pangan di […]

expand_less