Breaking News
light_mode

Makin Tertarik Pelajari Akupuntur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
  • visibility 147



Silvi Marlena


Teknik pengobatan akupuntur
dikenal tak memiliki efek samping apapun. Teknik pengobatan asal negeri
Tiongkok ini pun dipercaya mampu mengatasi berbagai jenis penyakit. Dari situ
Silvi Marlina tertarik lebih dalam mempelajari pengobatan teknik ini.
”Sekarang negara-negara maju
mulai melirik keampuhan teknik pengobatan ini. mereka juga sedang gencar
mendalami teknik pengobatan ini. Sebab terbukti tak ada efek sampingnya, untuk
itu saya jadi tertarik masuk Jurusan Akupuntur,” ujar mahasiswi Poltekes
Kemenkes Surakarta ini.
Silvi, sapaan akrabnya
menuturkan, makin tertarik usai mendengar cerita pengalaman dosennya beberapa
waktu yang lalu, soal teknik pengobatan yang memanfaatkan media jarum ini.
”Jadi waktu itu ada pasangan suami istri yang lama belum memiliki momongan,
lalu kemudian ia mencoba alternatif pengobatan akupuntur. Lalu lantaran media
pengobatan itu ia bisa hamil. Sekarang sudah memiliki dua momongan,” tutur
perempuan yang juga aktif di sanggar teater kampusnya ini.
Perempuan kelahiran Pati, 19 April
1998 ini menuturkan, ia ingin sekali menjadi akupunturis (Sebutan ahli
akupuntur, Red), ia sudah bosan dengan pengobatan menggunakan pil. Dimana
pengobatan dengan pil biasanya memiliki efek samping dikemudian hari yang cukup
berat.
”Saya ingin pengobatan yang
benar-benar mengobati. Tidak pengobatan yang di belakang nanti memiliki damnpak
yang tidak enak,” imbuh perempuan yang hobi berwisata alam ini.
Silvi berharap pengobatan ini
makin digemari masyarakat sebagai alternatif pengobatan yang aman. Sebab masyarakat
di Indonesia masih awam dengan pengobatan seperti ini. ”Mereka lebih akrab
dengan pengobatan dari klinik maupun rumah sakit saja,” pungkas mahasiswi
semester satu ini. (has)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nakhoda Baru IPNU IPPNU Pati : Pelajar NU Berilmu, Humanis dan Mandiri

    Nakhoda Baru IPNU IPPNU Pati : Pelajar NU Berilmu, Humanis dan Mandiri

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Pati ke XIII menghasilkan Nakhoda baru di organisasi itu. Mastna Zakiyatus Salwa terpilih sebagai ketua IPNU dan Melisa Yusrina terpilih sebabagi ketua IPPNU Kabupaten Pati Acara puncak Konfercab ini dihelat di Pendopo Desa Tlutup, Kecamatan Trangkil, Kabupaten […]

  • Sembilan Kali Bumi Kartini Raih Opini WTP

    Sembilan Kali Bumi Kartini Raih Opini WTP

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah. Penghargaan ini diterima Plt Bupati Dian Kristiandi, Selasa (28/5/2019), di Kantor BPK RI Jateng. Penghargaan itu sekaligus menandai kali kesembilan Kota Ukir dianugerahi WTP. Bersama Ketua DPRD Jepara Junarso, Sekda Jepara Edy Sujatmiko, […]

  • Gongcik:  Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    Gongcik: Lebih dari Sekadar Seni Bela Diri, Sebuah Warisan Budaya

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Kesenian bela diri Gongcik, yang pernah masyhur di Kabupaten Pati, kini mulai meredup. Namun, upaya pelestarian terus dilakukan, salah satunya melalui pertunjukan yang melibatkan berbagai generasi. Warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, misalnya, masih aktif melestarikan Gongcik secara turun-temurun. “Seperti menjelang bulan Syuro ini kami mengadakan pertunjukan Gongcik dari berbagai lintas generasi, mulai dari […]

  • Keriangan Anak-anak Jadi Pengobat Lelah

    Keriangan Anak-anak Jadi Pengobat Lelah

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Linda Surya Ayu Wulandari  Menjadi guru lumayan menguras energi. Baik fisik, apalagi fikiran. Linda Surya Ayu Wulandari juga mengalami hal demikian. Namun, rasa lelahnya itu terbayar dengan hal-hal yang cukup sepele. Linda, akan merasa senang, dan menyenangi pekerjaannya sebagai guru, saat melihat anak didiknya riang saat mengikuti pelajaran. Terutama saat mereka bisa menyelesaikan pekerjaan yang […]

  • Alsintan Modern, Dukung Produktivitas Pertanian

    Alsintan Modern, Dukung Produktivitas Pertanian

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Imam Suroso bersama para penerima traktor Bentuk keberpihakan kepada wong cilik kembali dilakukan anggota DPR RI Imam Suroso. Senin (1/4/2019) kemarin di RM Saptorenggo Baru, pihaknya menyerahkan bantuan sebanyak 10 unit mesin traktor kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang ada di Kabupaten Pati. ”Saya memang ingin selalu memperjuangkan untuk rakyat di Kabupaten Pati. Supaya tetap […]

  • Cegah Corona, Pemdes Pelemgede Periksa Warga Perantauan yang Pulang

    Cegah Corona, Pemdes Pelemgede Periksa Warga Perantauan yang Pulang

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Spanduk sosialisasi cegah corona  Satu per satu warga berdatangan ke kantor desa. Ruang tamu di kantor itu disulap menjadi posko yang sederhana. Hanya ada satu bidan desa yang dibantu beberapa perangkat desa, mereka melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warganya yang baru saja pulang merantau. PATI – Posko penanggulangan virus corona (Covid-19) dibuat di Desa Pelemgede. Hal […]

expand_less