Breaking News
light_mode

Pulau Mandalika Jepara, Miliki Kesan Mistis Namun Pemandangannya Eksotis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
  • visibility 132

Pemandangan dermaga Desa Metawar Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara, laut berlatar lekuk Gunung Genuk 

Mendengar Mandalika, sudah
pasti ingat bagaimana ganasnya gelombang di sana. Konon, pernah ada sebuah
pesawat dan kapal penumpang yang hilang di sekitaran perairan tesebut. Sebuah
pulau kecil yang dinamakan Pulau Mandalika pun terkenal mistis. Banyak kisah
tutur dari masyarakat akan hal mistis di sini. Sejak Ulo Lempe hingga Yuyu
Gotho.
Di pulau tersebut juga ada dua
makam. Makam Adipati Patak Warak, dan makam Sayid Usman. Kedua tokoh tersebut
masih abu-abu sejarahnya. Akan tetapi, Subekti Sahlan dalam bukunya Babad
Donorojo menyebut, Sayid Usman adalah seorang abdi dari Keraton Kalinyamat
yang mengikuti Ratu Kalinyamat bertapa di Bukit Sonder. Patak Warak sendiri
dalam versi cerita ketoprak, masih sezaman dengan Sunan Muria, dan diceritakan
juga sebagai murid Sunan Ngerang.
Pegiat wisata Desa Ujungwatu di
Kelompok Mandalika Muda Ahmad Syafi’udin mengatakan memang ada berbagai versi
cerita. ”Memang sudah banyak yang berkunjung ke dua makam tersebut. Untuk lebih
meyakinkan tentang kewaliyannya, dalam watu dekat insyaallah kami akan sowan ke
Habib Lutfi Pekalongan aan hal itu,” terang Udin.
Terlepas dari kemistisannya,
pemandangan sekitar Pulau Mandalika patut dijadikan sebagai obyek wisata
andalan yang mesti dikunjungi wisatawan. Pantainya, meskipun berpasir hitam dan
airnya keruh, namun punya pemandangan yang unik.
Para nelayan sedang menaiki perahu di belakangnya Pulau Mandalika terlihat menjulang

Menakjubkan 
Pemandangan itu bisa dirasakan
saat wisatawan memilih naik perahu dan berkunjung ke Pulau Mandalika. Di
perjalanan, mungkin jarak 50 meter suguhan pemandangan pantai dengan latar
belakang pegunungan yang menjulang akan memanjakan wisatawan. Di sekitar
perairan Mandalika banyak menjulang bukit-bukit, dan pegunungan. Ada Bukit
Jago, Bukit Ragas yang hampir tuntas ditambang batu putihnya sejak akhir 90an.
Mungkin jarak 3-5 tahun bukit itu sudah hilang, selain itu ada juga Gunung
Genuk.
Sementara itu, di Pulau Mandalika
sendiri banyak keseruan yang ditawarkan ke pengunjung. ”Ada wisata sejarahnya
yaitu mercusuar yag konon dibangun sekitar tahun 1800. Ada wisata religinya
yaitu makam. Dan wisata alam di sana juga menarik. Hutannya masih asri,” terang
pria yang juga menjadi ketua karang taruna desa setempat. Sayang, saya belum
sempat mampir di pulau tersebut. Usai larung sesaji, para nelayan harus
melanjutkan pesta sedekah laut.
Biasanya, lanjut Udin,
penyeberangan menuju Pulau Mandalika lumayan ramai saat Kupatan, dan tahun baru
masehi. Sekali jalan, perahu mematok tarif Rp 300 ribu untuk 10 penumpang. Itu
sudah termasuk ditemani pemandu wisata. ”Kami bekerjasama dengan nelayan.
Peralatan keselamatan juga sudah ada. Pelampung disediakan untuk para wisatawan
yang menyeberang,” kata Udin.
Wisatawan hanya boleh sampai sore
hari. Malam hari tak dibolehkan menginap. ”Beberapa pengunjung
menginginkan ngecamp di sana. Kami belum berani, ya masih kental mistis-mistisnya
di sana. Tapi kedepan akan kami tata lagi, dan lebih serius menggarap potensi
wisata pulau tersebut,” paparnya.
Kegiatan pariwisata di sekitar
perairan Mandalika ini juga menarik. Selain wisata pantai, kurang lebih 500
meter dari Pantai Benteng Portugis juga terdapat wisata Gua Tritib. Wisata
perbukitan yang asik untuk menikmati matahari terbit dan tenggelam. (pur) 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarakkan Kemerdekaan Pemuda Tunahan Jepara Gelar Festival Layang-Layang

    Semarakkan Kemerdekaan Pemuda Tunahan Jepara Gelar Festival Layang-Layang

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kemeriahan festival layang-layang di Desa Tunahan Jepara Festival Layang-Layang pertama kali digelar di Desa Tunahan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Antusiasme penonton dan peserta luar biasa. Bahkan para pegiat layang-layang internasional sampai ikut datang.  JEPARA – Para pemuda RT 13 RW 4 Dukuh Karagan Desa Tunahan Kecamatan Keling menggelar kompetisi laying-layang di area sawah Punden H. […]

  • Lima Warga Binaan Masuk Daftar Penerima Remisi

    Lima Warga Binaan Masuk Daftar Penerima Remisi

    • calendar_month Sab, 9 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

      Suasana haru saat para warga binaan mengikuti perayaan Hari Natal yang diselenggarakan atas kerja sama dengan pihak Lapas Kelas II B Pati bersama Gereja GKMI Pati di aula Lapas kAMIS (7/12/17) pagi kemarin. Lingkar Muria, PATI – Jelang hari Natal Tahun 2017, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati mulai mengajukan remisi untuk warga […]

  • The Power of Rekanita IPPNU, Masker Gratis untuk Semua

    The Power of Rekanita IPPNU, Masker Gratis untuk Semua

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Aksi sosial yang dilakukan PAC IPNU IPPNU keling, Jepara  Pemerintah pusat telah mengimbau masyarakat menggunakan masker. Atas rekomendasi dari badan kesehatan dunia WHO. Semua masyarakat diharapkan memakai masker, terutama saat ke luar rumah. Masker menjadi salah satu bentuk pencegahan persebaran wabah virus corona sekarang ini. Disamping gerakan cuci tangan, budaya hidup sehat, serta menaati imbauan-imbauan […]

  • DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    DPRD Pati Desak Pemkab Perbaiki dan Perbaiki Halte yang Rusak

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 156
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk memperbaiki kondisi halte-halte umum di wilayah Kabupaten Pati. Banyak halte yang tidak terpakai karena masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto. “Banyak halte yang tidak terpakai, sehingga perlu ada evaluasi. […]

  • PPP Pati Gelar Muskercab II, Fokus Menangkan Budiyono-Novi di Pilkada 2024

    PPP Pati Gelar Muskercab II, Fokus Menangkan Budiyono-Novi di Pilkada 2024

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PATI – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati optimistis memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusungnya, Budiyono – Novi Eko Yulianto, dalam Pilkada 2024. Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II DPC PPP Kabupaten Pati yang digelar di Hotel Safin, Minggu (15/9/2024). Meskipun hanya memiliki enam kursi di DPRD Kabupaten Pati, […]

  • Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    Infrastruktur Pariwisata Kudus Siap, Promosi Masih Jadi PR

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KUDUS – Kabupaten Kudus memiliki potensi wisata yang lengkap berdasarkan konsep 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, dan Activity). Namun, potensi tersebut belum termaksimalkan karena promosi dan penyebaran informasi yang kurang terstruktur dan masif. Hal ini diungkapkan oleh pengamat wisata, Eko Suseno. Eko menjelaskan, Kudus telah memenuhi unsur penting destinasi wisata yang kuat. Dari sisi daya tarik […]

expand_less