Breaking News
light_mode

Jamu Metro FC Malang Persijap Hanya Mampu Bermain Imbang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
  • visibility 141
SUMBER : Facebook Persijap Jepara

JEPARA – Persijap Jepara belum
mampu memenangi pertandingan selama laga pemanasan jelang babak 32 besar Liga 3
putaran nasional. Saat menggelar trofeo Bupati Jepara Cup beberapa waktu yang
lalu, Laskar Kalinyamat Persijap Jepara tidak mampu memenangi pertandingan saat
meladeni Persipa dan PSD.
Begitupula saat menjamu Metro FC
Malang, Sabtu (17/11/2018) di Stadion Gelora Bumi Kartini, anak asuh Anjar
Jambore Widodo tersebut harus ditahan imbang tamunya Metro FC Malang dengan
skor 1 – 1.
Bermain dicuaca mendung, tuan rumah
Persijap agak canggung , Persijap mengandalkan serangan dari sisi sayap.
Pertandingan agak monoton, hasil kacamata tetap sampai babak pertama berakhir,
tim tamu Metro FC juga tampil kurang greget.
Pada babak kedua Persijap mulai rancak
bermain, pada menit 49, Persijap unggul 1-0 lewat sundulan Pian Sopyan. Gol tersebut
didapat melalui umpan silang. Usai gol pertama didapat tempo permainan sedikit
menurun.
Persijap berkesempatan menambah
keunggulan,pada menit ke 60, tuan rumah mendapat hadiah penalti. Sayang, Jufri
Usemahu sang algojo gagal menuntaskan tugasnya. 
Blunder
Pertandingan mulai berimbang. Pada menit 86 Persekam Metro FC berhasil menyamakan kedudukan melalui kaki Yogi Prayogo. Gol tersebut memanfaatkan kesalahan kiper Amirul Kurniawan, akibat tidak siap menerima umpan
balik dari pemain belakang Persijap.
Anjar, mengungkapkan, dalam pertandingan tersebut secara permainan sudah sesuai dengan harapan, pemain tampil semangat. Tapi lagi – lagi masalah penyelesaian akhir yang kurang sempurna,termasuk
gagalnya penalti tersebut.
Pria yang pernah mengantar Persijap
ke Divisi utama musim 1999 ini mengaku, agak kecewa dengan blunder kiper Amirul
Kurniawan. Namun tetap bisa memakluminya. “Blunder Amirul yang bikin
fatal,Tapi inilah sepak bola, bisa terjadi pada siapa saja saat tidak fokus,
semoga dia cepat bangkit dan lebih fokus lagi,” imbuhnya menyemangati sang pemain. (yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membedah Kearifan Lokal untuk Menjaga Lingkungan Muria

    Membedah Kearifan Lokal untuk Menjaga Lingkungan Muria

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Diskusi Tapangeli di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus Acara Riset Folklore Muria Diskusi Tapangeli di Kampung Budaya Piji Wetan Kudus digelar, sebagai bentuk keresahan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Khususnya di wilayah Pegunungan Muria. Salah satunya adalah mendorong kearifan lokal masyarakat sekitar menjadi ujung tombak kelestarian alam. KUDUS – Bicara soal menjaga lingkungan, masyarakat sudah sepatutnya […]

  • Sang Pendekar Al-Qur’an itu Berpulang

    Sang Pendekar Al-Qur’an itu Berpulang

    • calendar_month Sel, 16 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

      KH Ahmad Minan bin KH Abdullah Salam  KH. Ahmad Minan bin KH. Abdullah Zain Salam adalah sosok pendekar al-Qur’an. Beliau memahami al-Qur’an tidak hanya tekstual, tapi kontekstual. Beliau sosok hamilul qur’an yang nafasnya bersama al-Qur’an. Penulis hanya satu tahun mendapatkan ilmu ulama al-Qur’an ini ketika studi di Perguruan Islam Mathali’ul Falah tahun 1996 saat […]

  • Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    Caping Kalo, Sebuah Kesadaran Nguri-Uri Budaya Kudus

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

      Sejumlah model menampilkan busana yang dilengkapi caping kalo di atas kepala Kesadaran nguri-uri budaya lokal semakin menguat di Kudus. Yang menjadi perhatian adalah Caping Kalo, menjadi pelengkap busana adat wanita Kudus. KUDUS – Bupati Kudus Hartopo merasa gembira dengan apa yang dilakukan oleh PT Nojorono Tobacco International pada peringatan HUT ke-90, Jumat (14/10/2022) malam. […]

  • Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    Bela Harga Diri Petani di Tulakan Jepara Putus Jembatan Tambang Ilegal

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Para petani memotong kayu kelapa yang menjadi jembatan untuk akses tambang ilegal batuan di Sungai Kaligelis, Desa Tulakan, Donorojo, Jepara Sejumlah petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Utomo Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Jepara melakukan tindakan tegas. Mereka memotong jembatan yang menjadi akses tambang ilegal yang mengancam jaringan irigasi sawah mereka. JEPARA – […]

  • Rangkaian Acara Haul Mbah Mutamakin Kajen Pati Dimulai Pekan Depan

    Rangkaian Acara Haul Mbah Mutamakin Kajen Pati Dimulai Pekan Depan

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

      PATI – Rangkaian acara haul Mbah Ahmad Mutamakkin Kajen Pati bakal dimulai pekan depan, tepatnya 12 Juli 2024. Mbah Ahmad Mutamakkin merupakan tokoh wali yang tersohor di wilayah Pati dan sekitarnya. Setiap hari khususnya pada malam Jumat, makamnya selalu ramai didatangi orang untuk bertawashul. Menjadi cikal bakal Desa Kajen lekat dengan tradisi keilmuan pesantren […]

  • PHK Massal RSUD RAA Soewondo Jadi Sorotan Pansus DPRD Pati, Pengawas Dipanggil!

    PHK Massal RSUD RAA Soewondo Jadi Sorotan Pansus DPRD Pati, Pengawas Dipanggil!

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 127
    • 0Komentar

    PATI – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 220 pegawai RSUD RAA Soewondo Pati memicu reaksi keras dari DPRD setempat. Pansus Hak Angket DPRD Pati menjadwalkan pemanggilan terhadap Pengawas RSUD untuk dimintai keterangan terkait kebijakan kontroversial ini. “PHK massal ini menimbulkan pertanyaan besar. Di satu sisi, rumah sakit melakukan PHK, namun di sisi lain beredar […]

expand_less