Breaking News
light_mode

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kampanyekan Minuman Herbal ke Emak-Emak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
  • visibility 37

 

Ali menyambangi emak-emak untuk memberikan sosialisasi pemanfaatan minuman herbal di masa pandemi. Kegiatan ini merupakan program KKN UIN Walisongo dari rumah.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari rumah,
mahasiswa UIN Walisongo Semarang melakukan sosialisasi pemanfaatan empon-empon
sebagai minuman herbal untuk menjaga daya tahan tubuh pada masa pandemi
Covid-19 ini. Hal itu seperti yang dilakukan Mukhammad Ali Ihsan, mahasiswa
Bimbingan Penyuluhan Islam
Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dari
kelompok 32.

JEPARA – Kuliah Kerja
Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) tahun 2021 digelar dari rumah di
Desa Jlegong Kecamatan Keling.

Mahasiswa KKN
mensosialisasikan tentang manfaat dan pembuatan minuman wedang herbal
empon-empon kepada warga sekitar dalam rangka meningkatkan imunitas dan daya
tahan tubuh.

Selama melaksanakan
aktivitas KKN di desa, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang tetap menerapkan
protokol kesehatan secara ketat, mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak,
mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, serta menghindari
kegiatan yang mengundang kerumuman orang banyak.

Dalam kegiatan penyuluhan
seperti ini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berharap masyarakat bisa
memanfaatkan kekayaan rempah nusantara yang ada di lingkunhan sekitar dengan
membuat racikan wedang  herbal
empon-empon, karena banyak khasiat yang terkandung di dalamnya dan cocok
dikonsumsi di masa pandemi seperti ini, atau juga bisa untuk diproduksi dan
dipasarkan guna meningkatkan perekonomian warga.

“Meskipun wedang
herbal ini belum terbukti secara klinis, namun dengan rutin mengkonsumsi
minuman herbal ini dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tidak
mudah terinfeksi virus penyebab penyakit seperti virus corona,” ujar Ali
Ihsan salah satu Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo kepada Lingkar Muria.

Selain bahan yang mudah
didapat, cara pembuatan wedang herbal empon empon juga sangat sederhana.

Pertama bersihkan semua bahan,
kemudian siapkan  jahe merah sebanyak 2
ruas lalu digeprek, jeruk nipis 1 buah, 
kayu manis 3 jari, gula merah secukupnya. Selanjutnya panaskan air ke
dalam panci hingga membentuk gelembung uap, masukkan semua bahan ke dalam panci
yang sudah mendidih kurang lebih 10 – 15 menit setelah mendidih matikan api,
lalu diamkan sejenak hingga semua bahan meresap, lalu tuang wedang  empon-empon ke dalam gelas.

Gunakan saringan untuk
memisahkan wedang dari ampas rimpangnya, kemudian wedang empon empon sudah siap
untuk disajikan.

Untuk mengonsumsiannya
cukup sekali dalam sehari sebanyak 1 setengah gelas cangkir, formulasi
empon-empon juga memiliki banyak khasiat, diantaranya untuk memulihkan
kesehatan, pencegahan penyakit dan juga dapat merawat kesehatan tubuh.

Selain mengkonsumsi wedang
herbal ini, dalam rangka menambah imunitas dan daya tahan tubuh, lanjut Ali,
juga harus diimbangi dengan rutin berolahraga, cukup istirahat, menghindari
rokok dan alkohol, serta mengkosumsi makanan bergizi seimbang.

Sementara itu Yuni, salah
seorang warga yang berpartisipasi dalam kegiatan ini mengatakan, kegiatan
seperti ini sangat penting, karena dapat menambah wawasan bagi ibu rumah tangga
sepertinya untuk mengolah bahan empon-empon dengan baik dan benar, sehingga
tidak menghilangkan manfaat yang terkandung di dalamnya. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    DPRD Pati Dorong Pengembangan Wisata Lokal dengan Kreativitas Masyarakat

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mendorong pengembangan objek wisata lokal secara optimal melalui kreativitas masyarakat. “Dengan (saya) kreativitas itu harus juga dipacu dari masyarakat,” ungkap Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini. Ia menilai, wisata lokal menjadi keunggulan suatu daerah, selain dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat, juga […]

  • DPO Penganiayaan Diciduk Saat Pulang Lebaran

    DPO Penganiayaan Diciduk Saat Pulang Lebaran

    • calendar_month Sel, 19 Jun 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    UNGKAP KASUS : Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono bersama tersangka Sukarno, 37, (tengah)  PATI – Sebulan menjadi buron, Sukarno alias Mukeri, 37, akhirnya berhasil diringkus jajaran Polsek Sukolilo kemarin (18/6/2018). Warga Dukuh Gadingan, Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo ini ditangkap di jalan arah Sukolilo – Kayen, setelah ditetapkan sebagaui daftar pencarian orang (DPO) dan diketahui pulang untuk […]

  • Polres Jepara Amankan 9 Orang Terkait Pembakaran dan Penjarahan Kantor DPRD

    Polres Jepara Amankan 9 Orang Terkait Pembakaran dan Penjarahan Kantor DPRD

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JEPARA – Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, berhasil mengamankan 9 orang terkait aksi pembakaran Kantor DPRD yang terjadi pada 31 Agustus 2025 dini hari. Dari jumlah tersebut, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dewasa, sementara lima lainnya masih di bawah umur dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Wakapolres Jepara, Kompol Edy Sutrisno, […]

  • Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    Ketua Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan Bank Sampah yang Belum Optimal

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan Bank Sampah di Kabupaten Pati menjadi perhatian serius dari DPRD setempat. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, H. Joni Kurnianto, ST, M.MT, menyoroti bahwa program yang seharusnya memberikan manfaat signifikan bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat ini belum berjalan optimal. “Kalau Bank Sampah itu jangan hanya sekedar retorika atau pencitraan. Jadi nanti setelah […]

  • DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    DPRD Pati Desak Standarisasi Produksi Pupuk Kompos untuk Optimalkan Pertumbuhan Tanaman

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Narso, mendesak perlunya standarisasi dalam produksi pupuk kompos untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Hal ini disampaikan Narso menanggapi maraknya pupuk kompos dengan kualitas rendah yang beredar di pasaran. “Kalau perlu, ada proses standardisasi pembuatan pupuk komposnya sampai standarisasi hasilnya,” ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pati ini. Narso menilai, perbaikan […]

  • Potret Bhabinkamtibmas di Jepara, Bagikan Sembako Jelang Lebaran

    Potret Bhabinkamtibmas di Jepara, Bagikan Sembako Jelang Lebaran

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 40
    • 0Komentar

      Pak Babin bagikan sembako jelang lebaran untuk masyarakat yang membutuhkan. Pemberian bantuan kemanusiaan berupa sembako diserahkan langsung oleh Bhabinkamtibmas Bripka Boy KS kepada warga yang kurang mampu di Desa Tanggul Tlare Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat rentan. JEPARA – Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Polres Jepara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial membagikan […]

expand_less