Breaking News
light_mode

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kampanyekan Minuman Herbal ke Emak-Emak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
  • visibility 152

 

Ali menyambangi emak-emak untuk memberikan sosialisasi pemanfaatan minuman herbal di masa pandemi. Kegiatan ini merupakan program KKN UIN Walisongo dari rumah.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari rumah,
mahasiswa UIN Walisongo Semarang melakukan sosialisasi pemanfaatan empon-empon
sebagai minuman herbal untuk menjaga daya tahan tubuh pada masa pandemi
Covid-19 ini. Hal itu seperti yang dilakukan Mukhammad Ali Ihsan, mahasiswa
Bimbingan Penyuluhan Islam
Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dari
kelompok 32.

JEPARA – Kuliah Kerja
Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) tahun 2021 digelar dari rumah di
Desa Jlegong Kecamatan Keling.

Mahasiswa KKN
mensosialisasikan tentang manfaat dan pembuatan minuman wedang herbal
empon-empon kepada warga sekitar dalam rangka meningkatkan imunitas dan daya
tahan tubuh.

Selama melaksanakan
aktivitas KKN di desa, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang tetap menerapkan
protokol kesehatan secara ketat, mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak,
mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, serta menghindari
kegiatan yang mengundang kerumuman orang banyak.

Dalam kegiatan penyuluhan
seperti ini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang berharap masyarakat bisa
memanfaatkan kekayaan rempah nusantara yang ada di lingkunhan sekitar dengan
membuat racikan wedang  herbal
empon-empon, karena banyak khasiat yang terkandung di dalamnya dan cocok
dikonsumsi di masa pandemi seperti ini, atau juga bisa untuk diproduksi dan
dipasarkan guna meningkatkan perekonomian warga.

“Meskipun wedang
herbal ini belum terbukti secara klinis, namun dengan rutin mengkonsumsi
minuman herbal ini dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tidak
mudah terinfeksi virus penyebab penyakit seperti virus corona,” ujar Ali
Ihsan salah satu Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo kepada Lingkar Muria.

Selain bahan yang mudah
didapat, cara pembuatan wedang herbal empon empon juga sangat sederhana.

Pertama bersihkan semua bahan,
kemudian siapkan  jahe merah sebanyak 2
ruas lalu digeprek, jeruk nipis 1 buah, 
kayu manis 3 jari, gula merah secukupnya. Selanjutnya panaskan air ke
dalam panci hingga membentuk gelembung uap, masukkan semua bahan ke dalam panci
yang sudah mendidih kurang lebih 10 – 15 menit setelah mendidih matikan api,
lalu diamkan sejenak hingga semua bahan meresap, lalu tuang wedang  empon-empon ke dalam gelas.

Gunakan saringan untuk
memisahkan wedang dari ampas rimpangnya, kemudian wedang empon empon sudah siap
untuk disajikan.

Untuk mengonsumsiannya
cukup sekali dalam sehari sebanyak 1 setengah gelas cangkir, formulasi
empon-empon juga memiliki banyak khasiat, diantaranya untuk memulihkan
kesehatan, pencegahan penyakit dan juga dapat merawat kesehatan tubuh.

Selain mengkonsumsi wedang
herbal ini, dalam rangka menambah imunitas dan daya tahan tubuh, lanjut Ali,
juga harus diimbangi dengan rutin berolahraga, cukup istirahat, menghindari
rokok dan alkohol, serta mengkosumsi makanan bergizi seimbang.

Sementara itu Yuni, salah
seorang warga yang berpartisipasi dalam kegiatan ini mengatakan, kegiatan
seperti ini sangat penting, karena dapat menambah wawasan bagi ibu rumah tangga
sepertinya untuk mengolah bahan empon-empon dengan baik dan benar, sehingga
tidak menghilangkan manfaat yang terkandung di dalamnya. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Hutang, Preman di Pati Peras Vendor Pabrik hingga Jutaan Rupiah

    Modus Hutang, Preman di Pati Peras Vendor Pabrik hingga Jutaan Rupiah

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Aman Candi 2025 Polresta Pati berhasil membongkar aksi premanisme yang meresahkan dan mengancam iklim investasi di Kabupaten Pati. Seorang pria berinisial AZ (43) ditangkap pada Kamis (15/5/2025) sore di sebuah rumah makan di Juwana. AZ terbukti melakukan pemerasan dan intimidasi terhadap vendor pabrik PT. HWI 2 […]

  • Siswa Safin Pati Sports School, Yohanes Yapagaimu, Dipanggil TC Timnas U17 Indonesia

    Siswa Safin Pati Sports School, Yohanes Yapagaimu, Dipanggil TC Timnas U17 Indonesia

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PATI – Sukses membanggakan diraih siswa Safin Pati Sports School, Yohanes Yapagaimu. Ia terpilih sebagai salah satu dari 34 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional (Timnas) Indonesia U17 di Bali. Pemanggilan ini diumumkan PSSI pada Selasa (1/7/2025). TC akan berlangsung dari 7 Juli hingga 10 Agustus 2025 sebagai persiapan menghadapi Piala […]

  • DPRD Pati Desak Penanganan Tuntas Banjir di Batangan, Minta Pemerintah Serius Beri Solusi

    DPRD Pati Desak Penanganan Tuntas Banjir di Batangan, Minta Pemerintah Serius Beri Solusi

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 391
    • 0Komentar

    PATI – Banjir yang sempat merendam jalur Pantura Batangan – Rembang mendapat perhatian serius dari DPRD Pati. Pemerintah diharapkan tanggap untuk benar-benar menuntaskan persoalan banjir yang melumpuhkan aktivitas warga dan lalu lintas. Banjir pada 27 Oktober lalu meluber hingga jalur pantura, tepatnya di sekitar pabrik sepatu, menyebabkan kemacetan dan sejumlah sepeda motor mogok. Selain jalur […]

  • Kelurahan Pati Kidul Bersiap Lomba dan jadi Tempat Wisata

    Kelurahan Pati Kidul Bersiap Lomba dan jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    ASRI : Sudut kampung-kampung di kelurahan Pati Kidul terus berbenah. Salah satunya di Kampung Rogowangsan. Sudut-sudut kampung dicat dengan beraneka warna dan juga dihiasi dengan tanaman-tanaman yang diletakkan di dalam pot dengan rapi. Selain menyuguhkan kampung yang asri dan indah, Kelurahan Pati Kidul bersiap untuk mengikuti lomba kebersihan tingkat provinsi pada tahun 2018 ini, sementara […]

  • Belum Terbentuk Secara Struktural, Komisi B Minta Wadah Petani Milenial Segera Dibentuk

    Belum Terbentuk Secara Struktural, Komisi B Minta Wadah Petani Milenial Segera Dibentuk

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.550
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak Dinas Pertanian (Dispertan) untuk segera merealisasikan pembentukan asosiasi khusus bagi petani milenial. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Dispertan terkait rencana pembentukan organisasi tersebut. […]

  • Sowan Pertama dan Terakhir ke Mbah Moen

    Sowan Pertama dan Terakhir ke Mbah Moen

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Momen menyejarah Seorang wartawan koran, mengisahkan pengalamannya bertemu Mbah Moen di ndalemnya. Berjabat tangan erat selama 15 detik. Dan merasakan aura positif yang merambati ke tubuhnya. Adem. Damai di tahun politik yang panas mendidih.     Ditempatkan di Rembang sejak awal September 2018, setidaknya saya sudah empat kali bersua dengan kiai kharismatik Maimoen Zubair. Dari sekian […]

expand_less