Breaking News
light_mode

PWI-MUI Jateng Serukan Pemberitaan Covid Bernarasi Positif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
  • visibility 183

 

Penandatanganan kesepakatan PWI-MUI Jawa Tengah

PWI dan MUI Jawa Tengah sepakat untuk
menonjolkan pemberitaan Covid-19 dengan narasi positif. Kesepakatan ini dalam
rangka membangun optimisme publik menghadapi pandemi. Kesepakatan ini tertuang
dalam empat butir seruan.

SEMARANG – Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa
Tengah menyerukan bersama agar dalam pemberitaan Covid-19 media massa dan media
sosial penonjolan narasi positif.

Seruan bersama tersebut
ditandatangani oleh Ketua PWI Jawa Tengah H Amir Machmud NS, SH MH dan Ketua
Umum MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji MSi, di Studio TVKU, Senin
(12/7/2021). Usai penandatanganan naskah seruan bersama, dilanjutkan webinar
bertema Urgensi Bernarasi Positif dalam Pemberitaan Media di tengah Kondisi
Covid-19.

Tampil sebagai narasumber
webinar antara lain Ketua PWI Jawa Tengah, Wakil Ketua Umum MUI Jawa Tengah
Prof Dr KH Ahmad Rofiq MA, Ketua MUI Jawa Tengah membidangi Organisasi, Hukum
dan HAM Prof Dr KH Abu Rokhmad MA dan Rektor Universitas Dian Nuswantoro Prof
Dr Ir H Edi Noersasongko M.Kom.

Ketua Komisi Infokom MUI
Jawa Tengah H Isdiyanto Isman yang membacakan naskah seruan bersama menegaskan,
ada empat butir Seruan. Pertama, PWI Jateng dan MUI Jateng mengajak media massa
dan media sosial untuk tidak memblow-up berita dan informasi seputar
perkembangan kondisi Covid-19 dengan narasi-narasi yang berpotensi memunculkan
trauma di kalangan masyarakat. PWI-MUI menyerukan, saatnya berita dan
informasi, dikonstruksikan menjadi berita dan informasi yang mampu membangun
rasa optimisme masyarakat dalam menghadapi pandemi.

Kedua, berita adalah
konstruksi dari peristiwa. Maka dalam mengemas perkembangan seputar Covid-19
media massa diingatkan agar menggunakan nurani tertingginya, sehingga berita
yang tersaji tidak menimbulkan rasa trauma masyarakat, melainkan justru
sebaliknya mampu membangkitkan semangat dan optimisme masyarakat untuk melawan
pandemi.

Butir ketiga, media massa
dan media sosial diharapkan benar-benar menghindari hoaks dalam sajian
informasinya terkait perkembangan pandemi, agar tidak menimbulkan keguncangan
dan kegaduhan di tengah masyarakat.

Keempat, tokoh masyarakat
dan tokoh agama agar aktif membantu sosialisasi terkait pentingnya partisipasi
masyarakat dalam melaksanakan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah
dalam upaya memutus mata rantai pandemi Covid-19.

Hal yang melatari seruan
bersama, lanjut Isdiyanto yang juga Wakil Ketua bidang organisasi PWI Jawa
Tengah, mengingat angka warga Jawa Tengah yang positif terpapar Covid 19 kian
meninggi. Sebanyak 25 daerah di provinsi ini dinyatakan sebagai zona merah
Covid-19. Segaris dengan itu, eskalasi jumlah korban meninggal maupun yang
terpapar baru, semakin menajam pula.

Lonjakan jumlah tersebut
berimbas pada bangsal rumah sakit maupun fasilitas tambahan yang disediakan
untuk menampung terpapar Covid 19 sudah tidak mampu mengatasi ledakan korban,
sehingga harus mengoptimalkan isolasi mandiri.

“Bahkan pasien non-Covid
yang akan masuk ICU pun harus antre berhari-hari. Rumah sakit kini menghadapi beban
berat. Pasien meninggal rata-rata per hari 15 orang, sehingga untuk proses
pemulasaraan jenazah hingga pemakaman harus antre hingga berjam-jam menunggu
giliran,” papar Isdiyanto yang juga Wakil Ketua Bidang Oeganisasi PWI Jawa
Tengah.

Di jalan-jalan raya
masyarakat setiap hari mendengar raungan sirine mobil jenazah dan ambulance
yang hilir mudik. Di kampung-kampung terlalu sering penyampaian berita lelayu
dari pengeras suara masjid dan mushala maupun saluran lain. Di media sosial
informasi tentang berita duka serta yang masuk rumah sakit akibat Covid-19
seperti tiada henti. Demikian pula pemberitaan di media massa cetak,
elektronik, dan online.

Suasana mencekam semakin
dirasakan masyarakat, sehingga melahirkan traumatika yang tinggi. Antara
ketakutan, kegelisahan, panik, rasa waswas berbaur menyatu. Apabila kondisi
tersebut tidak direspons dengan upaya-upaya penyampaian informasi yang tepat,
dikhawatirkan justru dapat melahirkan penurunan daya imun masyarakat. Padahal
yang diharapkan di saat seperti ini justru kekuatan daya imun masyarakat agar
tidak mudah terpapar virus.

Oleh karenanya, PWI Jateng
dan MUI Jateng berharap saatnya dibangun rasa optimisme masyarakat untuk
melawan Covid-19, salah satu salurannya lewat informasi dan pemberitaan yang
bernarasi positif, baik di ranah media massa, media sosial, maupun saluran
komunikasi yang lain, agar masyarakat tidak merasa terus menerus terteror oleh
situasi dan keadaan maupun oleh informasi di media massa dan media sosial.
(yan)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Menteri Kabinet Jokowi Ini Deklarasikan Kemenangan Prabowo-Sandi di Rembang

    Mantan Menteri Kabinet Jokowi Ini Deklarasikan Kemenangan Prabowo-Sandi di Rembang

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sudirman Said memakaikan rompi sebagai tanda pengukuhan tim pemenangan Prabowo-Sandi di eks Karesidenan Pati  REMBANG – Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mendeklarasikan tim pemenangannya untuk wilayah eks karesidenan Pati Sabtu (10/11/2018). Acara digelar di Gedung Haji Kabupaten Rembang, di Jalan Pemuda KM 3 […]

  • Diklat SDM KDMP Digelar, Bupati Pati Harapkan Dampak Nyata Bagi Ekonomi Desa

    Diklat SDM KDMP Digelar, Bupati Pati Harapkan Dampak Nyata Bagi Ekonomi Desa

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 757
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menghadiri pengarahan Diklat Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar di Muria Ballroom, Hotel Safin, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai desa dan merupakan bagian dari rangkaian pelatihan resmi yang disiapkan pemerintah. Sudewo menyampaikan bahwa pelatihan peningkatan SDM KDMP dilaksanakan dalam […]

  • Sudewo: GOR Pesantenan Bukan Hanya Infrastruktur, Tapi Juga Ekonomi Masyarakat

    Sudewo: GOR Pesantenan Bukan Hanya Infrastruktur, Tapi Juga Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 310
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, turun langsung meninjau progres pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan pada Jumat (24/10/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penataan kawasan GOR berjalan sesuai rencana dan dapat segera dinikmati masyarakat sebagai fasilitas olahraga yang modern dan nyaman. Dalam peninjauan tersebut, Sudewo mengungkapkan rasa bangganya melihat perubahan signifikan pada GOR Pesantenan. “Yang […]

  • Carlos Franca Betah di Persijap, Duet Reuni Eks-Mohammedan Siap Guncang Lini Depan

    Carlos Franca Betah di Persijap, Duet Reuni Eks-Mohammedan Siap Guncang Lini Depan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JEPARA – Kebahagiaan terpancar dari wajah Carlos Henrique Franca, pemain anyar Persijap Jepara asal Brasil, sejak resmi berseragam Laskar Kalinyamat. Franca mengaku merasa nyaman dan diterima dengan baik oleh keluarga besar Persijap, yang menurutnya memiliki atmosfer kekeluargaan yang kuat dan semangat juang tinggi. “Saya sangat senang berada di sini. Persijap adalah klub yang luar biasa, […]

  • Orang Tua Wajib Tahu HP Berpotensi Bikin Anak Gangguan Jiwa

    Orang Tua Wajib Tahu HP Berpotensi Bikin Anak Gangguan Jiwa

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

      Ilustrasi Guru di sekolah dan para orang tua diharapkan bisa berperan memberikan batasan kepada anak-anaknya dalam menggunakan HP. Penggunaan HP yang tidak terkontrol memiliki dampak mengerikan bagi anak. Bahkan di level lebih parah menjadi pemicu gangguan jiwa. Hal itu diungkapkan Dokter Kejiwaan RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Yarmaji, Sp.KJ. Yarmaji menyarankan kepada orang tua […]

  • Enam Calon Jemaah Haji Pati Gagal Berangkat Akibat Sakit

    Enam Calon Jemaah Haji Pati Gagal Berangkat Akibat Sakit

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak enam calon jemaah haji asal Kabupaten Pati gagal berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2025 ini. Hal ini diungkapkan oleh Plh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Abdul Hamid. Keenam calon jemaah tersebut berasal dari kloter berbeda, meliputi Kloter 51, 52, dan 53, namun identitas mereka tidak dipublikasikan. “Hasil evaluasi sementara sampai […]

expand_less