Breaking News
light_mode

Islamic Center Kajen, Menjaga Kearifan Luhur Desa Santri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Des 2018
  • visibility 301

 

Masjid Jami Kajen merupakan peninggalan dari Mbah Murtamakkin. Saat ini bangunan masjid telah mengalami pemugaran 



PATI – Akhir
pekan lalu, Sabtu (22/12/2018), anak-anak muda dikukuhkan dalam sebuah wadah
bernama Islamic Center Kajen (ICK), pengukuhan dilakukan di gedung ICK komplek
Masjid Jami Kajen.
Ada
12 anak muda yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Takmir
Masjid Jami Kajen. KH. Muhammad Abbad Nafi’. 
Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh pimpinan yayasan mbah Ahmad
mutamakkin KH. Mujiburrohaman, para pembina ICK, KH. Niam Sutaman, KH. Ismail
Fayumi, KH. Syaifurrohman, KH. Ulil Bizawie Dan para Kiai lainnya.
ICK
yang diketuai M. Azwar Anas beserta rekannya adalah wadah khidmah para pemuda
Kajen dalam memakmurkan Masjid Jami Kajen, semua kegiatan ICK akan menjadikan
masjid menjadi basis gerakan sosial kultural dan spiritual.
Dalam
kepengurusan ICK dibagi menjadi pengurus harian, dan 3 divisi yang pertama,  Divisi Pendidikan dan Keagamaan, yang akan
berfokus pada pelatihan dan dalam pembinaan ubudiyah dan pengayaan pengetahuan
keagaaamaan.
Para punggawa ICK bersama para kiai di Kajen

Divisi
kedua adalah kajian Sejarah dan Budaya, yang akan berfokus pada pengarsipan dan
riset mengenai peninggalan sejarah Mbah Ahmad Mutamakkin sebagai pendiri Masjid
Kajen berupa benda cagar budaya dan manuskrip.
Divisi
ketiga adalah Media Teknologi dan Informasi nantinya berfokus sebagai sumber
Informasi mengenai  Masjid Jami Kajen dan
pondok Pesantren di kajen. Yang bisa diakses oleh semua masyarakat luas yang
ingin berziarah ke Kajen atau ingin memondokkan anaknya di desa santri ini.
KH.
Muhammad Abbad memberikan pesan kepada para pemuda yang telah dilantik agar
menjaga niat baik dan cara menjalankan tugas dengan baik, agar khidmah yang
laksanakan menjadi amal baik didunia hingga akhirat. Sementara itu,  KH. Mujiburrohman berpesan agar para pengurus
ICK ini nantinya akan punya wawasan mengenai hospitality kepada para pengunjung masjid atau sadar terhadap
wisata religi Kajen yang setiap harinya didatangi masyarakat dari penjuru
Indonesia.
Adapun
KH. Niam Sutaman berharap nantinya ICK mampu menjadi acuan masyarakat dalam
mengakses segala Informasi mengenai peribadahan dan kepesantrenan di kajen.
Mengingat Kajen menjadi kiblat keagaaamaan Islam di wilayah Pati dan
dekitarnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    Kolak Sajian Berbuka yang Lengkap dan Islami

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 182
    • 0Komentar

      selerarasa.com Siapa tidak tahu kolak. Kuliner khas Ramadan ini begitu melekat bagi kaum muslim di Indonesia. Menu kolak bahkan menjadi sajian wajib saat berbuka puasa. Rasanya yang manis dan segar membuat tenggorokan dan perut seperti dimanjakan dalam satu sendok kolak. Kolak yang paling populer adalah kolak pisang. Namun seiring waktu kolak berkembang lebih beragam. […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati : 12 Poin Sudah Dibahas dengan Keterangan Lengkap

    Pansus Hak Angket DPRD Pati : 12 Poin Sudah Dibahas dengan Keterangan Lengkap

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan bahwa pihaknya telah membahas 12 poin penting terkait isu yang sedang diselidiki. Ia juga mengklaim bahwa keterangan yang diperoleh dari berbagai pihak, termasuk Bupati Pati, sudah lengkap. “Saya yakin keterangan-keterangan dari yang kita undang sudah lengkap, tetapi sudah juga dikonfirmasi ke Pak Bupati,” […]

  • Blitar United Kampiun Liga 3

    Blitar United Kampiun Liga 3

    • calendar_month Jum, 22 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Para pemain Blitar United merayakan keberhasilannya menjadi juara Liga 3 2017 di Stadion Gelora Bumi Kartini Minggu (17/12/17) lalu  Lingkar Muria, JEPARA – Tim asal Jawa Timur, Blitar United berhasil menjadi juara Liga 3. Skuad asuhan Gatot Mulbajadi ini memastikan gelar juara setelah menumbangkan juara Liga 3 zona Jawa Tengah, Persik Kendal. Blitar United menang tipis […]

  • Kemenag Pati Tanggapi Video Viral Dugaan Gangguan Ibadah, Beri Imbauan Tabayun dan Penelusuran Lokasi Kejadian

    Kemenag Pati Tanggapi Video Viral Dugaan Gangguan Ibadah, Beri Imbauan Tabayun dan Penelusuran Lokasi Kejadian

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.518
    • 0Komentar

    PATI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, buka suara terkait video viral yang menampilkan aksi tidak pantas sekelompok anak-anak dan remaja saat berlangsungnya ibadah salat di masjid. Video tersebut memperlihatkan jemaah yang sedang sujud, termasuk imam salat, disodok menggunakan tongkat kayu oleh pelaku. “Satu penyuluh itu ada yang dapat (wilayah kerjanya) tiga […]

  • Menjadi Guru Idola

    Menjadi Guru Idola

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Ilustrasi ayobandung.com Guru idola? Guru yang diidolakan siswa tidak harus guru yang cantik, atau ganteng. Bukan guru yang paling kaya atau paling pintar. Banyak kriteria untuk menjadi seorang guru idola. Jika kedatangan sang guru sangat dinantikan oleh siswa, ini merupakan langkah awal untuk menjadi guru idola.  Di era sekarang, banyak hal yang diinginkan oleh pelajar […]

  • DPRD Pati Minta Raperda CSR Segera Disahkan

    DPRD Pati Minta Raperda CSR Segera Disahkan

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 233
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, berharap agar Raperda CSR (Corporate Social Responsibility) bisa segera diselesaikan. Hal ini karena raperda yang sudah dibahas pada keanggotaan DPRD Pati pada periode yang lalu ini belum bisa disahkan lantaran belum adanya kesepakatan antara pihak legislatif dan eksekutif. “Ya Perda CSR seharusnya sudah bisa disahkan […]

expand_less