Breaking News
light_mode

Islamic Center Kajen, Menjaga Kearifan Luhur Desa Santri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 28 Des 2018
  • visibility 172

 

Masjid Jami Kajen merupakan peninggalan dari Mbah Murtamakkin. Saat ini bangunan masjid telah mengalami pemugaran 



PATI – Akhir
pekan lalu, Sabtu (22/12/2018), anak-anak muda dikukuhkan dalam sebuah wadah
bernama Islamic Center Kajen (ICK), pengukuhan dilakukan di gedung ICK komplek
Masjid Jami Kajen.
Ada
12 anak muda yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Takmir
Masjid Jami Kajen. KH. Muhammad Abbad Nafi’. 
Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh pimpinan yayasan mbah Ahmad
mutamakkin KH. Mujiburrohaman, para pembina ICK, KH. Niam Sutaman, KH. Ismail
Fayumi, KH. Syaifurrohman, KH. Ulil Bizawie Dan para Kiai lainnya.
ICK
yang diketuai M. Azwar Anas beserta rekannya adalah wadah khidmah para pemuda
Kajen dalam memakmurkan Masjid Jami Kajen, semua kegiatan ICK akan menjadikan
masjid menjadi basis gerakan sosial kultural dan spiritual.
Dalam
kepengurusan ICK dibagi menjadi pengurus harian, dan 3 divisi yang pertama,  Divisi Pendidikan dan Keagamaan, yang akan
berfokus pada pelatihan dan dalam pembinaan ubudiyah dan pengayaan pengetahuan
keagaaamaan.
Para punggawa ICK bersama para kiai di Kajen

Divisi
kedua adalah kajian Sejarah dan Budaya, yang akan berfokus pada pengarsipan dan
riset mengenai peninggalan sejarah Mbah Ahmad Mutamakkin sebagai pendiri Masjid
Kajen berupa benda cagar budaya dan manuskrip.
Divisi
ketiga adalah Media Teknologi dan Informasi nantinya berfokus sebagai sumber
Informasi mengenai  Masjid Jami Kajen dan
pondok Pesantren di kajen. Yang bisa diakses oleh semua masyarakat luas yang
ingin berziarah ke Kajen atau ingin memondokkan anaknya di desa santri ini.
KH.
Muhammad Abbad memberikan pesan kepada para pemuda yang telah dilantik agar
menjaga niat baik dan cara menjalankan tugas dengan baik, agar khidmah yang
laksanakan menjadi amal baik didunia hingga akhirat. Sementara itu,  KH. Mujiburrohman berpesan agar para pengurus
ICK ini nantinya akan punya wawasan mengenai hospitality kepada para pengunjung masjid atau sadar terhadap
wisata religi Kajen yang setiap harinya didatangi masyarakat dari penjuru
Indonesia.
Adapun
KH. Niam Sutaman berharap nantinya ICK mampu menjadi acuan masyarakat dalam
mengakses segala Informasi mengenai peribadahan dan kepesantrenan di kajen.
Mengingat Kajen menjadi kiblat keagaaamaan Islam di wilayah Pati dan
dekitarnya. (has)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Harap Pencairan DBHCHT Tepat Sasar, Sasar Petani dan Buruh Rokok

    DPRD Pati Harap Pencairan DBHCHT Tepat Sasar, Sasar Petani dan Buruh Rokok

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 124
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap pencairan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 tepat sasaran. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menekankan agar bantuan tersebut benar-benar diterima oleh mereka yang berhak, yaitu buruh tani tembakau dan cengkeh, serta buruh pabrik rokok. “Memang yang dapat itu […]

  • PMI Pati Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Sidokerto

    PMI Pati Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Sidokerto

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Penyerahan bantuan korban kebakaran oleh PMI Pati  PMI selalu berupaya hadir membantu pemerintah dalam hal penanganan kebencanaan. Gerak cepat dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesusahan. PATI – Respon cepat dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Sidokerto Kecamatan Pati pada Sabtu (24/9/2022). Ketua PMI Kabupaten Pati […]

  • Desa Kajen dan Ceritanya

    Desa Kajen dan Ceritanya

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.   PATI – Komunitas Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba itu mengharuskan pesertanya […]

  • Mantan Pemain Persipa Gabung PSG

    Mantan Pemain Persipa Gabung PSG

    • calendar_month Ming, 7 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

      Iqbal saat berkostum Persiku Kudus dan melawan Persipa pada kompetisi Liga 3 Jawa Tengah 2018 Satu pemain lokal Pati dikontrak Putra Safin Group (PSG Pati). Pemain itu adalah Muhammad Iqbal Al Ghuzat. Local pride ini berposisi sebagai bek kiri, usianya masih 22 tahun. Hal ini diketahui dari postingan instagram @psg_pati    “Kami perkenalkan pemain […]

  • Pati Sabet Juara Umum III Popda Jateng Tingkat SMA 2019

    Pati Sabet Juara Umum III Popda Jateng Tingkat SMA 2019

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PATI – Kontingen Kabupaten Pati berhasil menyabet juara umum ketiga dalam rangka Popda SMA sederajat tingkat Jawa Tengah, yang digelar di Semarang 22 – 25 April lalu. Raihan 12 medali emas, 14 perak, dan 16 medali perunggu membuat kontingen Bumi Mina Tani bercokol di posisi ketiga. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sigit Hartoko melalui […]

  • Warga Dukuh Tapen Desa Tawangharjo Bersatu Dukung Kadus Terpilih, Tolak Intimidasi dan Penyuapan

    Warga Dukuh Tapen Desa Tawangharjo Bersatu Dukung Kadus Terpilih, Tolak Intimidasi dan Penyuapan

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Dukuh Tapen, Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, menggelar demonstrasi di kantor balai desa setempat pada hari Selasa, (6/11/2024). Mereka menuntut dilantiknya Selamet Riyadi, yang terpilih sebagai Kepala Dusun (Kadus) Tapen, setelah diduga mendapat intimidasi untuk mundur. Massa aksi membawa spanduk bertuliskan “Wong Tapen Butuh Keadilan”, “Selamet Ora Kamituwo Kades Lengser”, […]

expand_less