Breaking News
light_mode

DPRD Pati Minta Sekolah Hentikan Praktik Penjualan LKS yang Bebani Orang Tua

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
  • visibility 3.000

PATI – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati Yoga Dermawan mengajak seluruh sekolah negeri untuk tidak menjual buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) kepada peserta didik.

Ia telah mengajukan permintaan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pati agar memberikan klarifikasi resmi terkait larangan praktik ini di setiap satuan pendidikan.

Yoga menyampaikan bahwa pihaknya secara berkala menerima laporan serta keluhan dari masyarakat mengenai penjualan LKS di sekolah-sekolah.

Banyak orang tua murid mengungkapkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan karena merasa adanya unsur kewajiban dalam pembelian buku tersebut.

“Kami sering mendapat keluhan dari masyarakat terkait penjualan LKS. Padahal LKS sudah kita larang. Ada sekolah yang jual LKS, dan orang tua merasa keberatan, ya tidak usah dibeli,” katanya.

Ia menegaskan secara tegas bahwa pihak sekolah tidak memiliki hak untuk memaksakan pembelian LKS kepada orang tua siswa.

Menurutnya, keputusan untuk membeli buku tersebut harus menjadi pilihan bebas orang tua, bukan menjadi kewajiban yang ditetapkan oleh institusi pendidikan.

“Sekolah tidak boleh memaksa orang tua untuk beli LKS. Kalau orang tua yang menginginkan, ya silakan. Itu beda lagi,” jelasnya.

Yoga juga mengingatkan bahwa larangan penjualan LKS di lingkungan satuan pendidikan telah diatur dalam peraturan nasional.

Salah satu acuan hukumnya adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Dalam Pasal 18 huruf a dari peraturan tersebut dijelaskan bahwa setiap bentuk penjualan buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, maupun bahan pakaian seragam di lingkungan satuan pendidikan, baik dilakukan secara perorangan maupun kolektif, dilarang secara tegas.

Dengan dasar hukum yang jelas ini, ia berharap seluruh sekolah dapat menjalankan ketentuan tersebut dengan baik, sehingga tidak menambah beban finansial bagi orang tua siswa.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indra Arya Wonderkid Persijap Jepara yang Penuh Gairah untuk Menang

    Indra Arya Wonderkid Persijap Jepara yang Penuh Gairah untuk Menang

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 358
    • 0Komentar

      Indra Arya usai mencetak gol saat menghadapi Persipa Pati/Instagram Persijap Jepara  Nama Indra Arya mulai mencuri perhatian pecinta bola di Jepara. Semangat juangnya di lapangan hijau saat membela Persijap Jepara sangat luar biasa. Dia adalah sosok pemain yang bermain dengan hati dan total untuk tim yang dibela.  JEPARA – Nama lengkapnya Indra Arya Perceka […]

  • Razia Kos, Satpol PP Temukan Kondom Habis Pakai dan Miras

    Razia Kos, Satpol PP Temukan Kondom Habis Pakai dan Miras

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Satpol PP mengintip kamar kos yang diduga digunakan untuk hal tidak senonoh di daerah Kecamatan Kota Kabupaten Pati PATI – Satpol PP Kabupaten Pati sedang giat melakukan penertiban dengan menggelar razia ke beberapa kamar kos, Senin (3/12/2018). Dua wilayah di kecamatan kota menjadi sasaran razia kos tersebut. Yaitu di Kelurahan Pati Kidul dan Desa Plangitan. […]

  • Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    Tafsir Progresif Kiai Said Aqil, Empat Metode Dakwah Nabi Untuk Kejayaan NU

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Kiai Said Aqil Siradj Nabi Muhammad diturunkan di masyarakat buta huruf (ummi) secara keilmuan dan sesat yang nyata secara peradaban. Namun Nabi mampu membangun umat yang wasatha (Red,moderat-toleran) sehingga mampu menjadi saksi dalam segala bidang. Baik agama, sosial, ekonomi, peradaban, dan politik. Masyarakat wasatha inilah yang mampu berperan membangkitkan kemajuan dan meraih cita-cita di berbagai […]

  • Alhamdulillah Motor Dinas Kades di Pati Dianggarkan 32 Juta, Bisa Beli Nmax atau KLX

    Alhamdulillah Motor Dinas Kades di Pati Dianggarkan 32 Juta, Bisa Beli Nmax atau KLX

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Ilustrasi Dari situs oto.com harga Yamaha Nmax tahun 2023 sebesar Rp 31,62 juta. Sedangkan harga Kawasaki KLX 150 standart sebesar Rp 32 juta. Pemerintah Kabupaten Pati menganggarkan pengadaan motor dinas bagi para kepala desa. Anggarannya sebesar Rp 32 juta untuk setiap motor dinas. Penganggaran ini karena melihat kondisi sepeda motor dinas kepala desa yang sudah […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan GEMARIKAN, Tim PKM UNNES Beri Pelatihan Diversifikasi Ikan Bandeng di Desa Bumiharjo

    Perkuat Ketahanan Pangan dan GEMARIKAN, Tim PKM UNNES Beri Pelatihan Diversifikasi Ikan Bandeng di Desa Bumiharjo

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 101.560
    • 0Komentar

    PATI – Ketahanan pangan menjadi fondasi utama pembangunan masyarakat, yang tidak hanya menyangkut ketersediaan pangan, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk memperoleh dan mengonsumsinya dengan layak. Ketahanan ini akan semakin kokoh jika tidak bergantung pada satu jenis komoditas saja, melainkan dibangun melalui diversifikasi pangan dan optimalisasi potensi sumber daya lokal. Bagi wilayah yang memiliki potensi perikanan […]

  • BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    BRI Tak Bisa Kembalikan Dana yang Hilang, Nasabah Kecewa Berat

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Nasabah BRI Siti Mardhiyah yang menjadi korban penipuan didampingi suaminya Salah seorang nasabah BRI Juwana mengaku sangat kecewa karena tabungan milik istrinya yang digondol penipu cyber tak bisa dikembalikan. Padahal salah satu rekening yang menjadi tujuan transfer dana tersebut sudah diblokir. Pihak bank menyarankan untuk melaporkan ke polisi. PATI – Nasabah BRI Juwana mengaku sangat […]

expand_less