Breaking News
light_mode

Warga Dukuhseti Dilatih Tanggap Bencana, dari Orang Tenggelam sampai Simulasi Gempa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
  • visibility 311

PATI – Warga
Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti mendapat pelatihan tanggap bencana Kamis
(7/2/2019) di balaidesa setempat. Pelatihan diberikan oleh sejumlah mahasiswa
KKN Universitas Diponegoro Semarang. Pelatihan itu ditujukan untuk mengurangi
resiko bencana yang sering kali menimpa warga.
Warga
terdiri dari pemuda karang taruna maupun warga yang berprofesi nelayan antusias
mengikuti kegiatan pelatihan tersebut. Nana Rochana, dosen pembimbing Undip
menyebut, pengetahuan dasar tentang tanggap bencana harus dipahami masyarakat.
Mengingat di Dukuhseti sering terjadi bencana seperti banjir, gempa bumi hingga
orang tenggelam.
“Pengalaman
pertolongan pertama pada korban bencana yang mengalami pingsan penting
diketahui. Terlebih disini juga sebagian warganya berprofesi sebagai nelayan.
Sehingga jika terjadi kecelakaan di laut dan ada korban tenggelam,” ujar Nana.
Langkah
pertama, lanjutnya, yaitu dengan menolong korban keluar dari air. Jika tidak
bisa meraih korban bisa dilakukan dengan menggunakan tali atau alat pengaman
lain untuk menolong. Setelah berhasil, yang harus dilakukan yaitu mengecek
pernafasan korban.
“Letakkan
telinga kita di dekat mulut dan hidung korban. Ini dilakukan untik mengecek
apakah masih ada pernafasan atau tidak. Lihatlah apakah dada korban tersebut
bergerak atau tidak. Selain itu, kita juga bisa memeriksa denyut nadinya selama
10 detik,” jelasnya.
Jika
memang tidak ada denyut nadi, maka selanjutnya harus dilakukan resusitasi
jantung paru-paru atau cardiopulmonary
resuscitation
(CPR). Hal ini perlu dilakukan pada seseorang yang mengalami
henti nafas karena sebab-sebab tertentu. Upaya CPR ini diharapkan mampu membuka
kembali jalan nafas yang mengalami penyempitan atau bahkan tertutup sama
sekali.
“Secara
perlahan, angkatlah leher korban. Karena kemungkinan ada cidera pada leher. Lalu
pencet hidung korban hingga tertutup. Lalu ambil nafas normal, kemudian
tiuopkan nafas bantuan selalma dua detik. Setelah itu, ikuti dengan 30 kali
menekan dada korban. Saat melihat dada naik, kembali lakukan upaya itu.
Upayakan hal ini sebelum tim medis sampai di lokasi,” ujar Nana.
Pada
kegiatan yang juga dihadiri Ketua Pusdalops BPBD Kabupaten Pati, Sunarto. Dia juga
memimpin simulasi jika terjadi bencana gempa bumi. Pada kesempatan ini ia juga
menerangkan tiga hal utama yang perlu dilakukan saat terjadi bencana.
“Yang
pertama pastikan sebelum menolong orang lain, diri kita dalam keadaan aman.
Setelah itu baru melakukan pertolongan pertama terhadap korban lain dan
menunggu hingga tim bantuan medis datang. Dan yang ketiga, perlu juga dilakukan
yaitu mencari barang-barang berharga yang masih mungkin bisa diselamatkan,”
kata Sunarto.
Pada
kesempatan ini, Suanrto juga mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk
meningkatkan kesiap-siagaan dan memprioritaskan upaya Pengurangan Resiko
Bencana. Yaitu dengan terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh, mulai
dari tahap prabencana, saat bencana, sampai pascabencana.
“Selain
itu, melalui pelatihan ini kami berharap akan semakin meningkatkan wawasan dan
keterampilan para peserta sebagai tambahan potensi sumberdaya kesiap-siagaan
khususnya di Dukuhseti. Sehingga masyarakat disini menjadi lebih tangguh dalam
penanggulangan dan pengurangan risiko bencana,” pungkasnya. (hus)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Ungkap Ketidaksesuaian Data PBB-P2 dengan Klaim Bupati

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 331
    • 0Komentar

    PATI – Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati terkait pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, kembali menghadirkan fakta baru yang signifikan. Sorotan kali ini tertuju pada klaim Bupati Sudewo yang menyatakan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tidak mengalami kenaikan selama 14 tahun. Klaim tersebut terbantahkan dalam rapat Pansus Hak Angket […]

  • Satpolairud Polresta Pati Perkenalkan SI POLA CEKAL untuk Tekan Risiko Kebakaran Kapal

    Satpolairud Polresta Pati Perkenalkan SI POLA CEKAL untuk Tekan Risiko Kebakaran Kapal

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.074
    • 0Komentar

    PATI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati terus meningkatkan pelaksanaan program inovatif bernama SI POLA CEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal). Upaya ini diwujudkan melalui patroli rutin sekaligus penyampaian imbauan kepada tenaga kerja di lingkungan pelabuhan dan galangan kapal. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB di atas […]

  • GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.309
    • 0Komentar

    PATI – Kasus dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang oknum kiai terhadap santri menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, termasuk dari jajaran Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati. Menurut Ketua PC GP Ansor Pati, Ahmad Nashirudin, peristiwa tersebut sangat disayangkan mengingat pesantren dikenal sebagai lembaga yang menjadi pusat pembentukan akhlak, penanaman nilai agama, sekaligus tempat yang […]

  • Hangat Segar Es Wedang Ronde

    Hangat Segar Es Wedang Ronde

    • calendar_month Ming, 31 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Wedang ronde barangkali sudah banyak yang mengenal. Minuman ini salah satu jenis wedang yang ada di Indonesia, kemunculannya entah dari mana. Pencetusnya apalagi. Sejarah ronde sudah begitu kabur, dan kini minuman ini begitu membaur dimana-mana. Saya kira di tiap kota di Pulau Jawa yang pernah saya singgahi, minuman ini selalu ada. Wedang ronde terdiri dari […]

  • DPRD Pati Apresiasi Lomba Olah Rasa Iwak Loh, Dorong Promosi Cita Rasa Desa Bendar

    DPRD Pati Apresiasi Lomba Olah Rasa Iwak Loh, Dorong Promosi Cita Rasa Desa Bendar

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.874
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Sedekah Laut Tahun 2026, kelompok nelayan Desa Bendar Kecamatan Juwana menggelar acara Mina Santosa Sejahtera Expo yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 28 hingga 29 Maret 2026, di dermaga Desa Bendar. Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi sorotan adalah lomba memasak olahan ikan, yang diikuti oleh para ibu-ibu masyarakat […]

  • Pesta Rajungan di Keboromo Tayu Sukseskan Program Gemar Makan Ikan

    Pesta Rajungan di Keboromo Tayu Sukseskan Program Gemar Makan Ikan

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

      Masakan rajungan terlihat menggiurkan dalam acara makan rajungan di Desa Keboromo Tayu Pati/ERIK S Warga Desa Keboromo Kecamatan Tayu menggelar pesta makan rajungan gratis. Ada 1.500 porsi yang disediakan untuk pengunjung. Kegiatan ini dalam rangka sedekah bumi dan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Makan rajungan ini sekaligus kampanye gemar makan ikan. PATI – Ratusan pengunjung […]

expand_less