Breaking News
light_mode

Rancangan RPJMD Pati 2025-2029 Disepakati Bersama, Fokus pada Sektor Strategis

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
  • visibility 2.941

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat telah mencapai kesepakatan terkait rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025 hingga 2029. Dokumen ini akan menjadi pijakan serta arah utama pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Beberapa sektor yang dianggap strategis menjadi prioritas dalam rancangan awal tersebut, di antaranya pengembangan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, dan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menegaskan bahwa kedua sektor pendidikan dan kesehatan wajib tetap menjadi fokus utama dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. Menurutnya, keduanya termasuk dalam kategori layanan dasar yang sangat krusial bagi kehidupan masyarakat.

“Pendidikan dan kesehatan harus tetap menjadi perhatian utama karena itu kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Hardi juga mengangkat isu infrastruktur yang berkaitan dengan upaya penanggulangan banjir. Ia menyatakan bahwa masih banyak wilayah di Kabupaten Pati yang sering mengalami dampak banjir setiap kali musim hujan tiba.

Beberapa kecamatan di antaranya Sukolilo, Kayen, dan Gabus disebutkan hampir setiap tahun mengalami genangan air ketika intensitas curah hujan meningkat.

“Pembangunan infrastruktur untuk pengendalian banjir perlu dipacu, khususnya di wilayah Kayen dan beberapa kecamatan lain yang rutin terdampak,” katanya.

Hardi mengingatkan bahwa penyusunan RPJMD tidak boleh hanya berhenti pada tahap perencanaan semata, melainkan juga harus diimbangi dengan alokasi anggaran yang memadai agar seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan optimal.

Menurutnya, tanpa dukungan pendanaan yang memadai, berbagai program pembangunan yang direncanakan berpotensi tidak dapat terealisasi secara maksimal.

Kesepakatan mengenai rancangan awal RPJMD ini menjadi tahapan awal sebelum dokumen tersebut kemudian dibahas lebih mendalam dan rinci dalam proses pembahasan selanjutnya.

DPRD Pati berharap agar RPJMD untuk lima tahun mendatang dapat benar-benar menjadi solusi bagi berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Pati.

“Kami berharap RPJMD yang telah dibahas ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

(adv)

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Raperda CSR Segera Disahkan

    DPRD Pati Minta Raperda CSR Segera Disahkan

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 206
    • 0Komentar

    PATI – Joni Kurnianto, anggota DPRD Pati dari Fraksi Demokrat, berharap agar Raperda CSR (Corporate Social Responsibility) bisa segera diselesaikan. Hal ini karena raperda yang sudah dibahas pada keanggotaan DPRD Pati pada periode yang lalu ini belum bisa disahkan lantaran belum adanya kesepakatan antara pihak legislatif dan eksekutif. “Ya Perda CSR seharusnya sudah bisa disahkan […]

  • Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 373
    • 0Komentar

    BLORA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berakar pada kearifan lokal dan melibatkan masyarakat secara aktif. Hal ini disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Blora, Senin (27/10), yang dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta […]

  • Pelajar NU Jawa Tengah Tegas Lawan Hoaks

    Pelajar NU Jawa Tengah Tegas Lawan Hoaks

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Peserta serius memerhatikan materi seminar Lingkar Muria, SOLO – Fenomena hoaks menjadi isu seksi nasional yang diperbincangkan banyak orang hari ini,  mulai dari politisi di gedung parlemen hingga tukang becak di pinggiran jalan. Hoaks tumbuh subur bak jamur di musim penghujan. Penyebarannya begitu masif melalui sosial media yang hari ini keberadaannya tak terpisahkan dengan kehidupan […]

  • Dana Konsumtif Fakir Miskin Senilai Rp 50 Juta Dibagikan di Tayu

    Dana Konsumtif Fakir Miskin Senilai Rp 50 Juta Dibagikan di Tayu

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Bupati Haryanti menyerahkan Bantuan Dana Konsumtif senilai Rp 52.500.000, – bagi 210 orang fakir miskin di wilayah Kecamatan Tayu. Penyerahan bantuan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati itu dilaksanakan di Masjid Besar Riyadlus Sholihin, Kecamatan Tayu. Bupati Haryanto menjelaskan, penyerahan bantuan tersebut bukan kali pertama, melainkan sudah bertahun-tahun bergulir. ”Bantuan konsumtif maupun […]

  • Razia Warung Satpol PP Sita 119 Botol Miras Berbagai Merk

    Razia Warung Satpol PP Sita 119 Botol Miras Berbagai Merk

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    PATI – Satpol PP kembali giat melakukan razia minuman keras (miras). Selasa (23/10) malam lalu, dari delapan sasaran razia, petugas mengamankan sebanyak 119 botol miras berbagai jenis. Kepala Satpol PP Hadi Santoso melalui Sekretaris Imam Rifai mengungkapkan, paling banyak warung yang menjual miras ditemukan di daerah kota. Tepatnya di sekitar GOR Pesantenan  Desa Puri Kecamatan […]

  • Geger Tembakau Disetarakan Narkotika RUU Kesehatan Bikin Polemik

    Geger Tembakau Disetarakan Narkotika RUU Kesehatan Bikin Polemik

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Hamparan tanaman tembakau/ Instagram @noor3va Saat ini sedang ramai isu soal tembakau yang disetarakan dengan narkotika. Mencuatnya isu ini membuat kalangan petani tembakau khususnya, menjadi geram. JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PPP KH Muslich Zaenal Abidin mengaku didatangi para petani tembakau dari Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah. Para petani itu menolak […]

expand_less