Breaking News
light_mode

DPRD Pati Minta Polisi Tuntaskan Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Juwana

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 99.578

PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan seluruh proses penyelidikan terkait kasus pembuangan bayi yang terjadi di wilayah Kecamatan Juwana beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menyatakan pihaknya mendorong kepolisian agar segera mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut.

Berdasarkan keterangannya, sejumlah barang bukti dan keterangan yang telah dikumpulkan dari masyarakat bisa menjadi acuan utama untuk mempercepat langkah penyelidikan.

“Kami berharap dengan berbagai barang bukti dan informasi yang sudah ada, kami mendorong agar pelaku yang membuang bayi itu segera ditemukan,” ujarnya saat ditemui di Ruang Paripurna DPRD Pati, Rabu (3/6/2026).

Selain menuntut pengusutan yang mendalam dan menyeluruh, Komisi D juga meminta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsosp3AKB) menjalin kerja sama yang erat dengan Puskesmas Juwana, pihak kepolisian, serta warga sekitar. Tujuannya agar penanganan terhadap bayi yang ditemukan dapat berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan.

Menurut Teguh, sinergi antar instansi sangat diperlukan untuk merencanakan langkah selanjutnya, terutama terkait pemeliharaan dan masa depan sang bayi.

“Kami hari ini mendorong Dinas Sosial secepatnya melakukan koordinasi kepada Puskesmas, kepolisian, dan warga untuk mengetahui bagaimana kelanjutan dari bayi tersebut,” katanya.

Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menyampaikan kecaman keras atas tindakan pembuangan bayi tersebut. Ia menilai perbuatan itu sama sekali tidak bisa dibenarkan, serta berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di wilayah Kabupaten Pati.

“Kami DPRD, khususnya Komisi D, mengutuk keras adanya tindakan pembuangan bayi seperti ini,” tegasnya.

Sebelumnya, warga di kawasan Jalan Kamboja Gang 1, Desa Growong Kidul RT 01 RW 01, Kecamatan Juwana, dibuat kaget atas penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang pada Senin (1/6/2026).

Bayi tersebut langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Juwana. Hingga kini, kondisi kesehatannya dilaporkan semakin membaik dan masih menjalani perawatan secara intensif.

Di sisi lain, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan guna mengetahui identitas serta keberadaan pihak yang tega membuang bayi tersebut. DPRD Pati berharap kasus ini segera terungkap seluruhnya, sehingga pelaku dapat dijatuhi sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    Usir Bosan dengan Nonton Drakor

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Tanti Alesha Biasanya banyak orang menginginkan punya banyak waktu luang, agar hidup terasa santai. Akan tetapi jika waktu luang itu berkepanjangan, tentu akan terasa sangat membosankan bagi siapa saja. Begitu juga yang dialami Tanti Alesha, mahasiswi IPMAFA punya cara sendiri untuk membunuh rasa bosannya itu. ”Saya biasanya banyak menghabiskan waktu luang saya untuk sekedar nonton […]

  • Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    Disperkim Pastikan Perizinan Perumahan New Fa-Fa Residence Pati

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

      Jalan di depan perumahan New Fa-Fa Desa Puri Pati PATI – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Pati memastikan seluruh perizinan untuk perumahan New Fa-Fa Residence di Desa Puri Kecamatan Kota Pati sudah clear and clean. Dispekrim memberikan klarifikasi tersebut setelah ramainya informasi seputar perumahan tersebut yang dianggap melanggar tata ruang hingga menyebabkan […]

  • GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    GP Ansor Pati Dorong Penanganan Profesional Dugaan Asusila di Lingkungan Pesantren

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.208
    • 0Komentar

    PATI – Kasus dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang oknum kiai terhadap santri menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, termasuk dari jajaran Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati. Menurut Ketua PC GP Ansor Pati, Ahmad Nashirudin, peristiwa tersebut sangat disayangkan mengingat pesantren dikenal sebagai lembaga yang menjadi pusat pembentukan akhlak, penanaman nilai agama, sekaligus tempat yang […]

  • Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    Makan Bergizi Gratis: Edy Wuryanto Usulkan Program Berbasis Kearifan Lokal

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 408
    • 0Komentar

    BLORA – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berakar pada kearifan lokal dan melibatkan masyarakat secara aktif. Hal ini disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Blora, Senin (27/10), yang dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Peternakan, serta […]

  • DPRD Pati Ingatkan DPUPR Soal Pentingnya Kualitas Pekerjaan

    DPRD Pati Ingatkan DPUPR Soal Pentingnya Kualitas Pekerjaan

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI – Anggota DPRD Pati, Muslihan, mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati untuk memprioritaskan kualitas pekerjaan infrastruktur. Muslihan menekankan pentingnya pengawasan yang ketat di lapangan untuk memastikan proyek-proyek infrastruktur dijalankan sesuai standar. “Dinas PUPR harus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” tegas Muslihan, politisi dari […]

  • Ribuan Personel Amankan Aksi Pengiriman Surat ke KPK oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

    Ribuan Personel Amankan Aksi Pengiriman Surat ke KPK oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 1.245 personel gabungan dari BKO Polres Jajaran Polda Jateng, instansi terkait, dan Polresta Pati dikerahkan untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Aksi ini berupa pengiriman surat serentak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Kantor Pos Kabupaten Pati, dengan titik konsentrasi massa di Kantor Pemda Pati dan Kantor […]

expand_less