Komisi B DPRD Pati Soroti Keberlangsungan Sektor Garam Rakyat yang Butuh Perhatian Khusus
- account_circle Fatwa Fauzian
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 98.942

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit
PATI – Wilayah Bumi Mina Tani atau Kabupaten Pati telah lama dikenal sebagai salah satu sentra penghasil garam terbesar di Provinsi Jawa Tengah, yang turut menyumbang pasokan kebutuhan garam bagi skala nasional.
Besarnya potensi alam dan produktivitas ini dinilai harus dibarengi dengan dukungan maksimal dari pemerintah daerah, utamanya dalam hal pemenuhan dan penguatan infrastruktur yang menunjang kegiatan produksi garam rakyat.
Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyebutkan bahwa Kecamatan Batangan merupakan kawasan dengan luas tambak garam dan jumlah pelaku usaha garam lokal terbanyak di wilayah Pati.
Mengingat besarnya peran daerah ini, ia meminta Pemerintah Kabupaten Pati memberikan perhatian yang lebih besar lagi demi menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan sektor usaha garam rakyat.
Menurut Mukit, salah satu kendala utama yang hingga kini masih menjadi keluhan para petani garam adalah kondisi infrastruktur yang belum memadai dan belum berfungsi secara optimal. Hal ini mencakup akses jalan menuju lokasi tambak hingga berbagai sarana penunjang lain yang dibutuhkan dalam proses produksi.
“Sebetulnya di Jawa Tengah itu potensi garam pusatnya ada di Pati. Mestinya kita berharap ada perhatian yang lebih dari pemerintah kabupaten terkait produksi garam, terutama infrastruktur,” ujarnya.
(adv)
Editor : Arif
- Penulis: Fatwa Fauzian

