Breaking News
light_mode

Mengukir Bersama, Perempuan Jepara Pecahkan Rekor Muri

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
  • visibility 236


Gedung Haji Jepara
ramai, Sabtu (27/4/2019). Ratusan perempuan berkaos putih memenuhi gedung yang
berada di Kauman Kecamatan Jepara. Mereka memecahkan rekor kembali. Mengukir bersama
dalam rangka hari jadi Kabupaten Jepara, dan hari Kartini.

Jumlah ada 507
perempuan. Mereka dengan cekatan memainkan palu dan pisau pengukir dari besi. Sambil
duduk di lantai, para perempuan itu mengukir motif bunga berukuran 20
centimeter persegi. Butuh waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan motif
ukiran tersebut.

Menager Museum
Rekor Indonesia (Muri), Ariyani Siregar mengungkapkan, semula panitia
penyelenggara mendaftarkan 250 perempuan mengukir bersama. Setelah diverifikasi
ternyata ada 507 perempuan yang hadir.

“Skor sebelumnya
502, tapi yang mengukir campuran laki-laki dan perempuan,” kata Ariyani Siregar
kepada wartawan.

Sementara itu, panitia
penyelenggara pemecahan rekor tersebut, Sutarya mengungkapkan, sengaja dipilih kegiatan
mengukir. Lantaran seni ukir sudah identik dengan Bumi Kartini. Dipilih
perempuan yang mengukir, juga bukan tanpa alasan.

“Ini bertepatan
dengan hari jadi yang ke 470 Kabupaten Jepara, semula target kami yang mengukir
sesuai dengan angka tahun hari jadi tapi yang daftar malah lebih. Kenapa
perempuan, juga untuk memperingati Hari Kartini, serta semangat keperempuanan
itu bersamaan dengan saat ini masyarakat Jepara yang sedang berjuang kembali
memberikan gelar Pahlawan Nasional untuk Ratu Kalinyamat,” jelas Sutarya.

Rekor perempuan
mengukir terbanyak ini untuk menegaskan pada dunia, bahwa seni ukir sampai saat
ini masih hidup di tengah-tengah masyarakat Jepara. Tidaknya hanya kaum Adam,
ibu-ibu juga masih mengukir, terutama di desa-desa.

“Ini membuktikan
bahwa seni ukir masih melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepara,”
tandasnya. (Humas Pemkab Jepara/alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seminar Pendidikan Karakter di Madrasah Salafiyah Kajen: Menggali Nilai-Nilai Luhur dari Kitab Nihayatul Bidayah

    Seminar Pendidikan Karakter di Madrasah Salafiyah Kajen: Menggali Nilai-Nilai Luhur dari Kitab Nihayatul Bidayah

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka Pekan Muharram, Reuni Akbar, dan Harlah Madrasah Salafiyah ke-90, Ikatan Keluarga Alumni Salafiyah (IKLAS) Kajen, Pati, sukses menggelar Seminar Pendidikan Nasional bertajuk “Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Budaya Keilmuan di Pesantren”, Jumat (4/7/2025). Acara yang berlangsung meriah di halaman MA Salafiyah Kajen ini tak hanya diisi seminar, tetapi juga telaah dan […]

  • Liga Dihentikan Persipa Gelorakan #DiurusCah-Cah Jilid 2

    Liga Dihentikan Persipa Gelorakan #DiurusCah-Cah Jilid 2

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto meninjau latihan tim/ Doc Persipa Kondisi sulit mulai dirasakan manajemen Persipa Pati, selama penghentian kompetisi Liga 2 tidak ada pemasukan padahal manajemen harus tetap mengeluarkan kewajiban untuk pemain dan pelatih. Karena itu manajemen menggelorakan #DiurusCah-Cah untuk membantu tim. PATI – Per bulan pengeluaran manajemen Persipa Pati untuk operasional tim […]

  • Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    Cerita Dibalik Logo Hari Santri 2021 Kementerian Agama Republik Indonesia

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Logo Hari Santri 2021 dari Kementerian Agama terlihat simpel. Namun filosinya cukup dalam. Kreatornya adalah seorang santri tulen asal Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso. Semalaman dia menggarap proyek dadakan itu. PATI – Kementerian Agama resmi meluncurkan logo peringatan Hari Santri tahun 2021. Adalah M. Shofa Ulul Azmi, pria kelahiran Pati, 27 Juni 1992 ini yang menciptakan […]

  • Muslimat NU Tahunan Jepara Sosialisasikan Gerakan SIDoWaRaS

    Muslimat NU Tahunan Jepara Sosialisasikan Gerakan SIDoWaRaS

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sosialisasi gerakan Sidowaras Muslimat NU Tahunan Jepara Emak -Emak Muslimat NU di Tahunan, Jepara mulai gencar menggelar sosialisasi utuk berobat di rumah sakit milik NU. Gerakan dinamakan shadaqah, infaq, donasi dan wakaf untuk rumah sakit NU (SIDoWaRaS). JEPARA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Tahunan, Jepara dalam pertemuan idaroh rutin yang dilaksanakan pada  […]

  • Kemeriahan Buka Bersama Keluarga Besar Imam Suroso

    Kemeriahan Buka Bersama Keluarga Besar Imam Suroso

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Keluarga besar Imam Suroso, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan menggelar kegiatan buka bersama di RM Saptorenggo Baru (SRB). Puluhan tamu hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai dari tim Imam Suroso Center (ISC), Bumi Walisongo, karyawan RS Mitra Bangsa, karyawan rumah makan hingga puluhan anak yatim. Selain buka bersama, kegiatan tersebut diisi pula dengan santunan […]

  • Identitas Mayat di Ladang Tebu Desa Mulyoharjo Terungkap, Korban Tuna Wicara

    Identitas Mayat di Ladang Tebu Desa Mulyoharjo Terungkap, Korban Tuna Wicara

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PATI – Warga Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di area ladang tebu milik warga pada Rabu (24/9/2025) sore. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB oleh seorang pencari rumput yang mencium aroma tidak sedap di tengah kebun tebu. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota, IPTU Heru Purnomo, membenarkan […]

expand_less