Breaking News
light_mode

Kawal Program MBG, DPRD Pati Minta Pengawasan SPPG Diperketat dan Diperbaiki

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 24.924

PATI – Dalam upaya mengawal keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati kembali mengangkat persoalan lemahnya sistem pengawasan pada penyelenggaraan Sistem Penyediaan Pangan Gratis (SPPG).

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja gabungan antara Komisi B dan Komisi D bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Menurut pengamatan dewan, pengawasan yang dilakukan secara teknis di lapangan selama ini belum berjalan secara maksimal. Kelemahan tersebut dinilai berimbas langsung pada kualitas layanan yang diterima oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.

Padahal, program SPPG memiliki peran strategis dalam memastikan pemenuhan kebutuhan pangan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga layak konsumsi dan terjamin keamanannya.

Perhatian khusus juga diberikan menyusul insiden kasus keracunan makanan yang pernah terjadi sebelumnya. Kejadian tersebut menjadi bukti nyata adanya celah pengawasan yang harus segera ditutup dan diperbaiki oleh pihak berwenang.

Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluya, menegaskan bahwa perbaikan sistem pengawasan menjadi hal yang mendesak dan tidak bisa ditunda lagi. Ia meminta dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh rangkaian proses program.

“Kami meminta ada evaluasi total, mulai dari proses pengadaan, distribusi, hingga pengolahan di lapangan. Pengawasan harus diperketat dan dilakukan berlapis agar tidak ada lagi kejadian yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, aspek keamanan dan kelayakan pangan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program tersebut.

“Jangan sampai program yang tujuannya baik justru menimbulkan risiko bagi masyarakat. Standar keamanan dan kelayakan harus dipastikan terpenuhi,” katanya.

Selain memperbaiki mekanisme pengawasan, DPRD juga mendorong terjalinnya koordinasi yang lebih solid antarinstansi terkait. Hal ini agar pengawasan berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih maupun kesenjangan tugas antar dinas.

“Kami ingin ada sinergi yang kuat antar dinas, sehingga pengawasan tidak berjalan sendiri-sendiri. Harus ada sistem yang terintegrasi,” tegasnya.

DPRD Pati berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah nyata dan terukur untuk menyempurnakan sistem pengawasan SPPG. Dengan begitu, keamanan, kualitas, dan kelayakan layanan bagi masyarakat dapat terus terjamin dengan baik.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.601
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengambil langkah strategis dalam pelestarian sejarah dengan merencanakan revitalisasi bangunan bekas kantor Satpol PP yang terletak di Jalan RA Kartini, belakang Kantor Bupati, untuk diubah menjadi Museum Cagar Budaya. Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Minggu (19/4/2026). Inisiatif ini ditujukan untuk mengumpulkan kembali […]

  • KPH Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan KWARCAB Pati:  Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

    KPH Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan KWARCAB Pati: Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PATI – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati, Pramuka Saka Wanabhakti, dan Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Pati menggelar aksi sosial berbagi takjil Ramadhan 1446 H pada Senin (24/03/2025) sore. Aksi ini membagikan sebanyak 250 bungkus takjil kepada masyarakat yang sedang berpuasa. Sukmono Edwi Susanto, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. […]

  • Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    Fraksi PKB Pati Desak RPJMD 2025-2029 Perhatikan Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, mendesak agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pati tahun 2025-2029 memberikan perhatian khusus pada pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren. Hal ini disampaikan Muntamah dengan mempertimbangkan kontribusi besar pesantren dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pengembangan Pesantren. Muntamah menekankan pentingnya pengakuan […]

  • Edy Wuryanto; THR dan Cuti Lebaran Wajib Sesuai Ketentuan

    Edy Wuryanto; THR dan Cuti Lebaran Wajib Sesuai Ketentuan

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto  Anggota DPR RI Komisi IX Edy Wuryanto membeberkan selama ini terjadi praktik nakal pengusaha menjelang Idul Fitri yang mencicil THR pekerja atau mengganti dengan barang lain, serta pembayaran THR setelah Idul Fitri. Karena itu pihaknya meminta pengusaha untuk taat aturan. JAKARTA – Para pengusaha diminta memberikan hak tunjangan […]

  • Wakil Bupati Pati Pantau Pemberdayaan UMKM, Tekankan Pemanfaatan AI untuk Pemasaran

    Wakil Bupati Pati Pantau Pemberdayaan UMKM, Tekankan Pemanfaatan AI untuk Pemasaran

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PATI – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, terjun langsung memantau kegiatan Pemberdayaan UMKM dan Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih yang diinisiasi oleh BUMN di Aula Kecamatan Pati, Senin (20/10/2025). Kegiatan ini menjadi arena penting untuk membina dan memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di era digital yang semakin kompetitif. Dalam kegiatan monitoring tersebut, […]

  • Jelang Hari Buruh, DPRD Pati Soroti Kenaikan UMK 2026 Sebesar 6,55 Persen

    Jelang Hari Buruh, DPRD Pati Soroti Kenaikan UMK 2026 Sebesar 6,55 Persen

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.309
    • 0Komentar

    PATI – Menyambut peringatan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati menyoroti penetapan Upah Minimum Kabupaten atau UMK untuk tahun 2026. Menurut pandangan dewan, besaran yang ditetapkan kali ini memperlihatkan perkembangan dan dinamika yang mengarah ke arah baik, terutama dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan tenaga kerja di […]

expand_less