Breaking News
light_mode

Wujudkan Wisata Edukasi, Eks Kantor Satpol PP Akan Direnovasi Menjadi Museum Cagar Budaya

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
  • visibility 24.651

PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengambil langkah strategis dalam pelestarian sejarah dengan merencanakan revitalisasi bangunan bekas kantor Satpol PP yang terletak di Jalan RA Kartini, belakang Kantor Bupati, untuk diubah menjadi Museum Cagar Budaya. Rencana tersebut ditinjau langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Minggu (19/4/2026).

Inisiatif ini ditujukan untuk mengumpulkan kembali berbagai benda pusaka dan peninggalan sejarah yang saat ini tersebar, sekaligus menyediakan fasilitas edukasi gratis bagi masyarakat umum dan pelajar.

Chandra menjelaskan, saat ini masih banyak artefak bersejarah milik Kabupaten Pati yang justru berada di luar wilayah, mulai dari Yogyakarta, Kudus, hingga Museum Ronggowarsito.

Oleh karena itu, Pemkab berupaya menarik dan mengonsolidasikan aset-aset tersebut agar dapat dinikmati publik di satu lokasi terpadu.

“Kantor Satpol PP ini akan kita renovasi, kita jadikan museum cagar budaya Kabupaten Pati. Karena ternyata kita masih banyak benda-benda pusaka ataupun warisan budaya Kabupaten Pati yang tersebar di berbagai tempat,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, seluruh koleksi nantinya akan ditempatkan di lokasi bekas kantor tersebut. Dengan adanya museum ini, diharapkan akses masyarakat untuk mempelajari sejarah lokal menjadi jauh lebih mudah dan tidak berbayar.

“Nanti kita letakkan di sini, sehingga masyarakat Pati, adik-adik sekolah bisa mempelajari sejarah daerahnya sendiri. Insya Allah segera kita realisasikan,” tegasnya.

Pengembangan museum ini juga dirancang terintegrasi dengan kawasan Pendopo Kabupaten Pati yang selama ini sudah menjadi tujuan rutin kegiatan outing class.

Area pendopo yang berfungsi sebagai ruang terbuka edukatif akan dipadukan dengan museum sebagai satu kesatuan destinasi wisata pembelajaran.

Dengan konsep tersebut, kehadiran museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan barang kuno, tetapi juga sarana untuk mendekatkan masyarakat dengan pusat pemerintahan serta memperkuat pemahaman tentang sejarah dan kepemimpinan daerah.

“Sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap daerah sendiri,” pungkasnya.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Pelatih Evaluasi Fokus Pemain

    Tim Pelatih Evaluasi Fokus Pemain

    • calendar_month Sab, 8 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

     Para punggawa Persipa Jr mendapat arahan dari Dewan Penyantun Askab PSSI Pati Joni Kurnianto di sela-sela latihan baru-baru ini. PATI – Fokus pemain menjadi sorotan bagi performa Persipa Jr. Dalam pertandingan terakhir melawan Persitema Jr, Lingga Widya dkk kecolongan di menit-menit awal. Hal itu yang akan ditekankan tim pelatih untuk diperbaiki. Hal itu diungkapkan pelatih […]

  • Penuh Keberuntungan di Laga Awal Laskar Dampo Awang Muda

    Penuh Keberuntungan di Laga Awal Laskar Dampo Awang Muda

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Tim oranye PSIR Rembang Junior menag 1 – 0 atas Persik Kendal Laskar Dampo Awang Muda mengawali kompetisi Piala Soeratin 2019 Zona Jawa Tengah dengan penuh keberuntungan. Gol semata wayang Fandi Amin di menit ke 70 menyelamatkan kehormatan tuan rumah atas tamunya Persik Kendal junior, Minggu (4/8/2019) di Stadion Krida, Rembang. PSIR Rembang sebenarnya tak […]

  • Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    Sungai Silugonggo Disulap Jadi Wisata Bestari, DPRD Pati Beri Apresiasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PATI – Desa-desa di Kabupaten Pati yang memiliki potensi wisata didorong untuk semakin aktif dalam pengembangannya. Hal ini seiring dengan munculnya kreativitas warga dalam memanfaatkan potensi desa menjadi destinasi wisata yang menarik. Salah satu contohnya adalah Desa Sugiharjo, Kecamatan Pati Kota, yang berhasil menyulap bantaran Sungai Silugonggo atau Sungai Juwana menjadi tempat wisata bernama “Wisata […]

  • Gali Keindahan Lokal, DPRD Pati Minta Potensi Wisata Alam Dikelola Secara Optimal

    Gali Keindahan Lokal, DPRD Pati Minta Potensi Wisata Alam Dikelola Secara Optimal

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 98.402
    • 0Komentar

    PATI – Menurut Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, wilayah ini sesungguhnya memiliki kekayaan alam dan pemandangan yang layak dijadikan daya tarik utama sektor pariwisata. Ia menegaskan bahwa seluruh potensi yang ada harus dikembangkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya, agar Kabupaten Pati memiliki tujuan wisata alam yang unggulan dan dikenal luas. Beberapa lokasi yang memiliki nilai […]

  • Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    Jumlah Korban Keracunan Massal di PT Sejin Pati Terus Bertambah: 305 Karyawan Alami Gejala Mual dan Pusing

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah korban keracunan massal di PT Sejin Pati terus bertambah. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, saat ini sudah ada 305 karyawan pabrik garment dan sepatu yang mengalami gejala mual dan pusing. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, dr Aviani Tritanti Venusia, mengungkapkan bahwa pada Selasa sore, terdapat 286 karyawan yang melaporkan gejala keracunan. […]

  • Menikmati Malam Tahun Barunan, Ngecamp Saja di Gardu Pandang Puncak Jehan Jepara

    Menikmati Malam Tahun Barunan, Ngecamp Saja di Gardu Pandang Puncak Jehan Jepara

    • calendar_month Jum, 7 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 253
    • 0Komentar

      SUMBER FOTO : INSTAGRAM EXPLOREJEPARA Setiap orang punya cara menikmati malam pergantian tahun. Ada yang senang menyemut di pusat kota, menyaksikan pesta musik dan meniupkan terompet. Membuat bising dan riuh jalanan. Ada pula yang menikmatinya dengan bersantai di teras rumah. Berkumpul bersama keluarga atau teman, sambil bakar-bakar jagung, main kartu, atau gitaran sambil melantunkan […]

expand_less