Breaking News
light_mode

Gerakan Akar Rumput Lawan Korupsi, Pati Ora Sepele Gandeng KPK

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 246

PATI – Guna memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Kabupaten Pati, Komunitas Pati Ora Sepele mengambil langkah konkret dengan berkolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Keduanya menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus kampanye publik bertema “Membangun Pati Berintegritas dari Akar Rumput”, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Cluwak pada Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mengubah pola pikir masyarakat, agar tidak lagi hanya menjadi penonton dalam jalannya pemerintahan, melainkan turut aktif terlibat sebagai elemen pengawasan yang kritis dan bertanggung jawab.

Berbagai narasumber kompeten dihadirkan untuk memberikan wawasan, di antaranya perwakilan dari Departemen Peran Serta Masyarakat dan Pendidikan Antikorupsi KPK, akademisi dari Institut Pesantren Mathaliu’ul Falah (IPMAFA) M Sofyan Alnashr, serta Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati Raden Beni Dewa.

Antusiasme terhadap acara ini terlihat dari kehadiran beragam unsur, mulai dari warga masyarakat, perangkat pemerintah desa, hingga Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Pati, Teguh Widyatmoko.

Koordinator Pati Ora Sepele, Suharno, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan dan kesadaran warga menyusul sejumlah dinamika hukum yang terjadi di Pati belakangan ini.

Materi yang disampaikan difokuskan pada pemahaman mendalam mengenai apa itu korupsi serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan bersama.

“Tujuannya agar masyarakat mendapatkan edukasi dan bisa ikut berperan serta dalam pengawasan jalannya pemerintahan. Rakyat harus membangun kesadaran agar bisa ikut memberantas korupsi,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat terbukti menjadi pendorong utama dalam mempercepat penegakan hukum.

Sebagai contoh, ia menyebut bahwa tindakan tegas aparat dalam menangani kasus dugaan jual beli jabatan perangkat desa yang menjerat Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, tidak lepas dari desakan dan pengawasan publik.

“Harapan kami ke depan, pengawasan tidak hanya di jajaran kabupaten, tapi sampai tingkat kecamatan hingga desa. Kita ingin menciptakan pemimpin-pemimpin baru dari generasi muda yang punya integritas tinggi,” lanjut dia.

Tak hanya berfokus pada pemberantasan korupsi, komunitas ini juga telah menyusun program jangka menengah yang mencakup penguatan aspek sosial, politik, hingga pemberdayaan ekonomi warga. Ketiga bidang tersebut dipandang sebagai pilar utama dalam membangun budaya integritas di daerah.

Di sisi lain, Plt Sekda Pati, Teguh Widyatmoko, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap gerakan yang digagas dari kalangan masyarakat ini. Menurutnya, kesadaran kolektif warga sangat dibutuhkan untuk melengkapi kinerja yang dijalankan pemerintah daerah.

“Kita support lah, itu hal yang sangat bagus. Semoga ke depan bisa berjalan di lokasi lain, baik tingkat kecamatan maupun eks-kawedanan,” ujar Teguh.

Ia menambahkan bahwa kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan dan penegakan aturan.

“Kemarin kita sudah dengan KPK di Pendopo, dan sekarang masyarakat bergerak dari bawah (akar rumput). Semoga ini connect, sehingga dari bawah bergerak dan dari atas memberikan respon yang positif. Kami tidak mungkin menjangkau 401 desa dan 5 kelurahan tanpa peran serta masyarakat,” tandas dia.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini dan Stunting di SMPN 1 Jaken, Pati

    Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini dan Stunting di SMPN 1 Jaken, Pati

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PATI – SMPN 1 Jaken, Kabupaten Pati, tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga peduli terhadap isu sosial seperti pernikahan dini dan stunting. Hal ini terlihat dari kegiatan sosialisasi yang diadakan pada Rabu (21/08/2024) di aula sekolah, yang diikuti oleh kurang lebih 145 siswa kelas IX. Sosialisasi yang bertema “Bahaya Pernikahan Dini dan Stunting” […]

  • Hendak Kulakan Sapi Duit 125 Juta Diembat  Pencuri

    Hendak Kulakan Sapi Duit 125 Juta Diembat Pencuri

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Olah TKP PATI – Malang benar nasib Hamim, 52, warga Desa Gondosari Kecamatan Gebog, Kudus. Hendak kulakan hewan ternak, uang yang disimpannya di belakang jok mobil digasak maling, saat dirinya sedang Salat Subuh di Masjid Baitul Muttaqin Desa Gajahkumpul, Jalan Raya Juwana – Rembang Sabtu (15/6/2019) lalu. Kapolres Pati AKBP Jon Wesly melalui Kapolsek Batangan Iptu […]

  • Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

    Prediksi Derbi Muria : Persipa Lebih Dijagokan Menang

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

  • Persipa Pati Ditahan Imbang Persijap Jepara di Kandang, Begini Respon Pelatih Persipa

    Persipa Pati Ditahan Imbang Persijap Jepara di Kandang, Begini Respon Pelatih Persipa

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 324
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Persipa Pati bermain imbang 1-1 melawan Persijap Jepara pada pertandingan lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia 2023/2024 di Stadion Joyokusumo Pati, Sabtu (11/11/2023). “Pemain sudah bermain luar biasa di babak pertama, kita punya peluang tapi gagal mengkonversi jadi gol,” ungkap Pelatih Persipa Pati Jan Saragih. Lebih lanjut, dia mengungkapkan ada beberapa skema di babak […]

  • Kolaborasi, Anggota DPRD Pati Suhartini dan Dinsos Tangani Gelandangan

    Kolaborasi, Anggota DPRD Pati Suhartini dan Dinsos Tangani Gelandangan

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 292
    • 0Komentar

    PATI – Kasus Kris Sugiyanto (50), warga Kaborongan yang hidup tanpa tempat tinggal dan mengalami depresi, menyoroti kondisi rumah singgah di Kabupaten Pati. Setelah mendapat perawatan di Rumah Pelayanan Sosial PGOT Karya Mandiri, Pemalang, perhatian kini tertuju pada perbaikan fasilitas rumah singgah di Pati. Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Suhartini (PDI Perjuangan), yang berperan […]

  • Pansus Hak Angket DPRD Pati Temukan Persoalan Serius di Baznas, Libatkan Notaris

    Pansus Hak Angket DPRD Pati Temukan Persoalan Serius di Baznas, Libatkan Notaris

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 286
    • 0Komentar

    PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati kembali menggelar rapat dengar keterangan dengan sejumlah pihak pada Kamis (18/9/2025). Rapat ini fokus pada pendalaman berbagai isu krusial, terutama yang berkaitan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pati. Anggota Pansus, Didin Syafrudin, mengungkapkan bahwa rapat kali ini memanggil tiga pihak, yaitu Dinas Koperasi, Baznas, […]

expand_less