Breaking News
light_mode

DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wadah Pelestarian Kesenian Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
  • visibility 245

PATI – Masuknya Bulan Apit dalam sistem penanggalan Jawa menjadi momen tersendiri bagi masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Pati untuk melaksanakan tradisi sedekah bumi.

Kegiatan yang telah dijalankan turun-temurun ini ternyata tidak sekadar ritual adat, melainkan juga berperan penting sebagai sarana menjaga dan melestarikan kekayaan seni budaya daerah.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati, wilayah ini memiliki beragam jenis kesenian tradisional yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Di antaranya yang sudah sangat dikenal luas adalah ketoprak dan wayang kulit. Selain itu, terdapat pula kesenian khas yang menjadi kebanggaan lokal, yaitu wayang topeng kedungpanjang yang berasal dari Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso.

Hingga saat ini, kesenian tersebut masih terus dipentaskan dan dijaga kelestariannya oleh warga Desa Soneyan, khususnya pada setiap penyelenggaraan acara sedekah bumi.

Menurut Kepala Desa Soneyan, Margi Siswanto, asal-usul kesenian ini sudah ada sejak abad ke-17, tepatnya sekitar tahun 1600-an di wilayah Dukuh Kedung Panjang.

Bahkan, peralatan dan properti topeng yang digunakan hingga kini masih merupakan barang asli peninggalan zaman dahulu dan dianggap memiliki nilai sakral oleh seluruh warga.

“Wayang topeng kesenian 1600-an sudah ada (di) Dukuh Kedung Panjang. Sudah diakui warisan budaya tidak benda tahun 2021,” kata Margi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, pertunjukan wayang topeng ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dan menjadi syarat wajib dalam pelaksanaan sedekah bumi. Secara tradisi, pentas ini dijadwalkan secara khusus pada hari Sabtu Kliwon yang jatuh di Bulan Apit menurut perhitungan kalender Jawa.

“Ini sebagai persyaratan wajib setiap tahun harus ditampilkan. Harinya Sabtu Kliwon,” jelas dia.

Lebih lanjut Margi menyampaikan, di balik pementasan tersebut terkandung makna mendalam sebagai ungkapan rasa syukur warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani atas limpahan hasil panen.

Oleh karena itu, cerita atau lakon yang dibawakan dalam setiap pertunjukan selalu mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan dunia pertanian dan kearifan lokal.

Agar tradisi dan keahlian ini tidak punah dan dapat diteruskan ke generasi berikutnya, pihak desa secara rutin mengadakan pelatihan bagi para pemuda. Kegiatan pembelajaran dijadwalkan setiap malam minggu, sehingga minat dan bakat anak muda dapat terus diasah.

Margi mengaku bersyukur, upaya menjaga warisan budaya ini membuahkan hasil. Selain tetap bertahan hidup di tengah perubahan zaman, kesenian wayang topeng kedungpanjang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri dan ikon wisata budaya unggulan Kabupaten Pati.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap upaya pelestarian yang dilakukan, di mana peran aktif masyarakat menjadi penggerak utama terjaganya tradisi dan seni budaya tersebut. Ia berharap agar seluruh kekayaan kesenian daerah ini terus berkembang, hidup di tengah masyarakat, dan tetap terjaga keberadaannya.

“Kita berharap semarak kesenian daerah ini turut serta menggerakkan perekonomian dan juga dapat melestarikan kesenian itu sendiri, karena kesenian daerah ini tentu memiliki nilai – nilai luhur warisan nenek moyang yang dapat dipetik pelajarannya hingga generasi saat ini,” paparnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi ke 269 Blora, Inilah Daftar Kemeriahannya

    Hari Jadi ke 269 Blora, Inilah Daftar Kemeriahannya

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    BLORA – Kabupaten Blora memasuki usianya ke 269 pada tahun 2018 ini. Untuk menyambut peringatan hari jadi tersebut, Pemkab Blora menyiapkan beragam suguhan hiburan kepada warganya. Kemeriahan pesta hari jadi ini berlangsung sejak 4 Desember hingga 23 Desember mendatang. Kemeriahan hari jadi dimulai dengan kegiatan olahraga. Seperti kejuaraan bola voly Bupati Cup yang digelar di […]

  • Ketua STAI Pati Dorong Wisudawan Tak Puas S1

    Ketua STAI Pati Dorong Wisudawan Tak Puas S1

    • calendar_month Sab, 23 Des 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati Yusuf Fatoni, mendorong mahasiswanya untuk terus melanjutkan pendidikan. Untuk memenuhi dunia kerja tak cukup bermodalkan pendidikan strata 1. Hal itu diungkapkan dalam sidang senat terbuka di Aula Gedung Haji Kabupaten Pati, Sabtu pagi (23/12/17). “Bagi lulusan tarbiyah yang ingin menjadi dosen, tentunya harus menempuh […]

  • Hakim Terpal Resmi Support Persipa Pati

    Hakim Terpal Resmi Support Persipa Pati

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Penandatangan kerjasama antara Persipa Pati dengan Hakim Terpal untuk menjadi sponsor tim di Liga 3 putaran nasional 2022. PATI – Persipa Pati kembali mendapat suntikan modal mengarungi Liga 3 putaran nasional tahun 2022. Setelah disokong dana dari Charlie Hospital Kendal, sebuah perusahaan terpal asli Pati turut serta membantu pendanaan tim berjuluk Laskar Saridin ini. Perusahaan […]

  • Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    Relawan DGP8 Pati Lakukan Aksi Sosial, Bagikan Nasi Bungkus untuk Menangkan Ganjar-Mahfud

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Pati – Relawan Ganjar-Mahfud, Dukung Ganjar Pranowo Presiden ke-8 (DGP8) Pati (DGP8) Pati melaksanakan aksi sosial dengan membagikan ratusan nasi bungkus kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Juwana pada Jumat (9/2/2024). Dalam acara tersebut, puluhan relawan DGP8 membagikan sekitar 300 nasi bungkus di Alun-Alun Kecamatan Juwana. Selain membagikan nasi bungkus, para relawan juga memberikan atribut seperti […]

  • Pelajar NU Tlogowungu Bagi Masker untuk Bakul Pasar

    Pelajar NU Tlogowungu Bagi Masker untuk Bakul Pasar

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

      PATI – Melangkah penuh semangat, puluhan pelajar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Tlogowungu membagikan masker gratis untuk masyarakat sekitar. Pembagian masker dipusatkan di area Pasar Tlogorejo dan Pasar Desa Lahar. Kegiatan berbagi masker ini juga dibantu juga oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) UIN Walisongo Semarang. Pembagian masker yang diselenggarakan oleh pelajar NU […]

  • Tongtek Berujung Tawuran di Sukolilo: Polisi Amankan Belasan Remaja dan Terapkan Restorative Justice

    Tongtek Berujung Tawuran di Sukolilo: Polisi Amankan Belasan Remaja dan Terapkan Restorative Justice

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.575
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah perkelahian antar dukuh yang dipicu oleh kegiatan “tongtek” (membangunkan sahur dengan musik keliling) sempat menghebohkan media sosial dan warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Insiden yang terjadi pada Minggu dini hari (22/2/2026) ini segera ditangani oleh Polsek Sukolilo, yang berhasil mengamankan sejumlah remaja yang terlibat. Peristiwa ini bermula sekitar pukul 02.30 […]

expand_less