Breaking News
light_mode

DPRD Pati Apresiasi Tradisi Sedekah Bumi Sebagai Wadah Pelestarian Kesenian Daerah

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
  • visibility 191

PATI – Masuknya Bulan Apit dalam sistem penanggalan Jawa menjadi momen tersendiri bagi masyarakat di berbagai desa di Kabupaten Pati untuk melaksanakan tradisi sedekah bumi.

Kegiatan yang telah dijalankan turun-temurun ini ternyata tidak sekadar ritual adat, melainkan juga berperan penting sebagai sarana menjaga dan melestarikan kekayaan seni budaya daerah.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati, wilayah ini memiliki beragam jenis kesenian tradisional yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Di antaranya yang sudah sangat dikenal luas adalah ketoprak dan wayang kulit. Selain itu, terdapat pula kesenian khas yang menjadi kebanggaan lokal, yaitu wayang topeng kedungpanjang yang berasal dari Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso.

Hingga saat ini, kesenian tersebut masih terus dipentaskan dan dijaga kelestariannya oleh warga Desa Soneyan, khususnya pada setiap penyelenggaraan acara sedekah bumi.

Menurut Kepala Desa Soneyan, Margi Siswanto, asal-usul kesenian ini sudah ada sejak abad ke-17, tepatnya sekitar tahun 1600-an di wilayah Dukuh Kedung Panjang.

Bahkan, peralatan dan properti topeng yang digunakan hingga kini masih merupakan barang asli peninggalan zaman dahulu dan dianggap memiliki nilai sakral oleh seluruh warga.

“Wayang topeng kesenian 1600-an sudah ada (di) Dukuh Kedung Panjang. Sudah diakui warisan budaya tidak benda tahun 2021,” kata Margi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, pertunjukan wayang topeng ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dan menjadi syarat wajib dalam pelaksanaan sedekah bumi. Secara tradisi, pentas ini dijadwalkan secara khusus pada hari Sabtu Kliwon yang jatuh di Bulan Apit menurut perhitungan kalender Jawa.

“Ini sebagai persyaratan wajib setiap tahun harus ditampilkan. Harinya Sabtu Kliwon,” jelas dia.

Lebih lanjut Margi menyampaikan, di balik pementasan tersebut terkandung makna mendalam sebagai ungkapan rasa syukur warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani atas limpahan hasil panen.

Oleh karena itu, cerita atau lakon yang dibawakan dalam setiap pertunjukan selalu mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan dunia pertanian dan kearifan lokal.

Agar tradisi dan keahlian ini tidak punah dan dapat diteruskan ke generasi berikutnya, pihak desa secara rutin mengadakan pelatihan bagi para pemuda. Kegiatan pembelajaran dijadwalkan setiap malam minggu, sehingga minat dan bakat anak muda dapat terus diasah.

Margi mengaku bersyukur, upaya menjaga warisan budaya ini membuahkan hasil. Selain tetap bertahan hidup di tengah perubahan zaman, kesenian wayang topeng kedungpanjang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri dan ikon wisata budaya unggulan Kabupaten Pati.

Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap upaya pelestarian yang dilakukan, di mana peran aktif masyarakat menjadi penggerak utama terjaganya tradisi dan seni budaya tersebut. Ia berharap agar seluruh kekayaan kesenian daerah ini terus berkembang, hidup di tengah masyarakat, dan tetap terjaga keberadaannya.

“Kita berharap semarak kesenian daerah ini turut serta menggerakkan perekonomian dan juga dapat melestarikan kesenian itu sendiri, karena kesenian daerah ini tentu memiliki nilai – nilai luhur warisan nenek moyang yang dapat dipetik pelajarannya hingga generasi saat ini,” paparnya.

(adv)

Editor : Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selaraskan Iptek dengan Imtaq Ala SD Negeri Tambahmulyo 2

    Selaraskan Iptek dengan Imtaq Ala SD Negeri Tambahmulyo 2

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Pendidikan Akhlak PATI – Era globalisasi dengan kamajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu jajaran guru di SD Negeri Tambahmulyo 2 disamping meningkatkan prestasi akademiknya, juga berusaha meningkatkan pendidikan iman dan taqwa (imtaq). Kepala SD Negeri Tambahmulyo 2, Junadi mengungkapkan, peningkatan itu dilakukan dengan membangun sinergitas kegiatan baca tulis Alquran. Penerapannya […]

  • Revisi Perda RTRW di Pati, Zona Hijau Harga Mati

    Revisi Perda RTRW di Pati, Zona Hijau Harga Mati

    • calendar_month Kam, 1 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, PATI  – Peraturan daerah (perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pati akan memasuki revisi. Hal ini melihat waktunya yang sudah lima tahun. Perda RTRW perlu direvisi sebab dalam kurun waktu itu bisa saja terjadi perubahan atas kondisi geografis yang ada. Hal itu dikatakan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Awi.   ”Perda Nomor […]

  • DPRD Pati Penanganan Stunting Penting untuk Jamin Masa Depan Anak

    DPRD Pati Penanganan Stunting Penting untuk Jamin Masa Depan Anak

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 318
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyerukan kepada masyarakat untuk bahu-membahu dalam upaya penanganan stunting. Stunting, menurutnya, merupakan masalah serius yang membutuhkan perhatian serius. Pasalnya, stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga dapat menghambat perkembangan otak anak dan meningkatkan risiko penyakit kronis. “Dampak stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi juga […]

  • Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Besar ke Piala Dunia

    Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Besar ke Piala Dunia

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 261
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Gelandang Timnas Indonesia U-17, Evandra Florasta, menyatakan keyakinannya bahwa Garuda Muda mampu meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir Grup C Piala Asia U-17 2025, setelah berhasil mengalahkan Timnas Korea Selatan U-17 pada Jumat (04/04/2025). Kemenangan yang akan memastikan langkah Timnas U-17 ke pentas Piala Dunia U-17 di Qatar mendatang. “Penampilan tim saya kali […]

  • Ketua DPRD Pati Dorong Pelestarian Kawasan Pesisir untuk Mencegah Bencana

    Ketua DPRD Pati Dorong Pelestarian Kawasan Pesisir untuk Mencegah Bencana

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 283
    • 0Komentar

    PATI – Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menekankan pentingnya pelestarian kawasan pesisir untuk menjaga ekosistem dan mencegah potensi bencana. Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan terkait kondisi pesisir di Kabupaten Pati yang memiliki garis pantai sepanjang 60 kilometer. “Kawasan pesisir harus dijaga kelestariannya. Masyarakat sekitar khususnya bersama dengan pihak-pihak terkait harus bersinergi untuk melestarikan kawasan […]

  • Diduga Bermasalah Oknum Polisi di Pati Dilaporkan ke Polda Jateng

    Diduga Bermasalah Oknum Polisi di Pati Dilaporkan ke Polda Jateng

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

      PATI – Seorang oknum polisi di Polres Pati dilaporkan ke Polda Jawa Tengah. Oknum polisi ini diduga menyalahi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam kegiatan operasi karaoke. Wakil Ketua Paguyuban Pengusaha Karaoke (Pusaka) Pati, Heri Susanto menjelaskan laporan itu dilayangkan ke Polda Jawa Tengah pada 29 September lalu. Saat ini masih tahap pemeriksaan. “Beberapa waktu […]

expand_less