Breaking News
light_mode

Analisa Gempa yang Mengguncang Lingkar Muria, Ada Sesar yang Sedang Menggeliat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
  • visibility 326

Kawasan lingkar Muria, yang
terdiri atas Kudus, Pati, Jepara, ditambah Demak diguncang gempa tektonik pada
Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 11.22. Episenter gempa berkekuatan 4,2 SR ini
berpusat pada koordinat 6,69 Lintang Selatan dan 110,78 Bujur Timur, tepatnya
di darat pada jarak 14 kilometer arah barat laut Kota Kudus pada kedalaman 10
kilometer.

Guncangan gempa ini dilaporkan
dirasakan di Kudus, Pati, Jepara dan sekitarnya dalam skala intensitas II-III
MMI (Modified Mercally Intensity).
Masyarakat dilaporkan sempat berlarian keluar rumah akibat terkejut dan panik
akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba.

”Dengan memperhatikan lokasi
episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa
kerak dangkal (shallow crustal
earthquake)
yang diduga kuat akibat aktivitas Sesar Muria. Sesar Muria ini
memiliki magnitudo maksimum (Mmax) 6,2 dengan laju geser sesar sekitar 1 mm per
tahun,” kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini
Tunami BMKG, sebagaimana rilis yang didapatkan lingkarmuria.com

Zona ini secara tektonik cukup
kompleks karena ada beberapa sesar aktif, seperti: Sesar Lasem, Sesar Muria,
Pati Thrust, serta sesar mikro yang tersebar di daratan dan di lepas pantai
Laut Jawa. Semua sesar ini pernah aktif dan ada catatan aktivitasnya hasil
monitoring BMKG

Sesar Lasem sebagai sesar dengan
kelurusan paling panjang, menempati suatu depresi dengan sumbu yang berarah
barat daya-timur laut. Ciri morfologi lain yang mengindikasikan keberadaan
sesar ini adalah sebuah pola kelurusan dari selatan Semarang ke arah timur laut
melewati Lasem dan menerus ke Laut Jawa.

Sementara itu, Sesar Muria
terletak membujur melintasi Gunung Muria ke arah utara hingga mencapai pesisir
pantai utara. Selain Sesar Lasem dan Sesar Muria, masih ada lagi sekitar sesar
aktif lain yaitu Sesar Kendeng Segmen Semarang dan Segmen Purwodadi, ditambah
masih ada 7 (tujuh) sesar mikro lainnya yang tersebar di lepas pantai Laut Jawa
di sekitar zona Semenanjung Muria.

Berdasarkan catatan sejarah
gempa, zona sumber gempa tersebut di atas bertanggungjawab terhadap beberapa
peristiwa gempa kuat dan merusak masa lalu, diantaranya gempa Lasem 1847, gempa
Ambarawa 1865, dan gempa Pati M6,8 pada 1890 dengan radius kerusakan sekitar
500 km. Selain itu Sesar Lasem juga pernah memicu terjadinya gempa di Kudus
pada tahun 1877, serta gempa Semarang pada tahun 1856,1958, 1959 dan 1966.

Adapun gempa Muria yang terjadi
saat ini, jika ditinjau letak episenternya tampak tepat terletak di jalur Sesar
Muria. Karakteristik kedalaman hiposenter sangat dangkal hanya 10 kilometer
menunjukkan bahwa aktivitas gempa ini dibangkitkan oleh sesar aktif.

Sesar aktif yang memiliki sejarah
gempa merusak, seperti halnya seismogenik lainnya yang tersebar di Jawa Tengah
tampaknya perlu dicermati, mengingat periode ulang gempa yang sangat mungkin
terjadi. Khususnya di Muria, dimana peristiwa gempa ini seolah mengingatkan
kita semua, bahwa zona seismogenik Muria dan sekitarnya memang masih aktif. (alb)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ada di waduk Cirata Jawa Barat.

    Menuju Energi Bersih, Indonesia Punya PLTS Terapung Terbesar di ASEAN

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ada di waduk Cirata Jawa Barat menjadi yang terbesar di ASEAN.

  • DPRD Pati Kawal Penambahan Tenaga Penyuluh Pertanian di Wedarijaksa

    DPRD Pati Kawal Penambahan Tenaga Penyuluh Pertanian di Wedarijaksa

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 335
    • 0Komentar

    PATI – Minimnya jumlah tenaga penyuluh pertanian di Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, dikeluhkan para penyuluh kepada Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan. Setiap penyuluh saat ini harus menangani 3 hingga 4 desa, mengakibatkan beban kerja yang sangat berat dan berdampak pada kualitas pendampingan petani. Hal ini terungkap saat Muslihan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan […]

  • Pengasuh Pesantren di Kayen Berinisial MKA Resmi Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

    Pengasuh Pesantren di Kayen Berinisial MKA Resmi Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.224
    • 0Komentar

    PATI — Polresta Pati membeberkan perkembangan penanganan dugaan tindak pidana pencabulan anak dan kekerasan seksual di lingkungan salah satu lembaga pendidikan agama di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Penyampaian ini dilakukan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Sanika Satyawada Polresta Pati, Jumat (11/9/2026), pukul 13.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Pati […]

  • Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    Pesepaktakraw Jepara Berjaya di Pomnas 2019

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sekeping medali emas sepak takraw dipersembahkan tiga putri asal Bumi Kartini. Jepara. Ketiganya mewakili kontingen mahasiswa Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di GOR UIN Jakarta, pada (25/9/2019) lalu.  Membanggakan atlet sepak takraw Jepara   Ketiga atlet sepak takraw putri asal Jepara ini adalah Alfia Yuli Rahmawati, Tri Suryaningsih, dan Dona […]

  • Wadah Rock Pati (Waropa), Komunitas Rock yang Lahir Dibidani Anggota TNI

    Wadah Rock Pati (Waropa), Komunitas Rock yang Lahir Dibidani Anggota TNI

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Kafe Perko di Jalan Pemuda Desa Kalidoro, Malam Minggu lalu (23/6), mendadak bergetar heboh. Dentuman drum dan alunan melodi dari gitar listrik sedikit memekakkan telinga, namun cukup nikmat untuk bisa menganggukkan kepala. Seorang pria bertubuh tegap bernyanyi penuh semangat. Dia menyanyikan sebuah lagu kawakan. Bis Kota, besutan Ahmad Albar dari grup musik legendaris. God Bless. […]

  • BRI Pati Semarakkan Maulid Nabi dengan Jumat Berkah Peduli Santri di Ponpes Al-Manaj

    BRI Pati Semarakkan Maulid Nabi dengan Jumat Berkah Peduli Santri di Ponpes Al-Manaj

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 346
    • 0Komentar

    PATI – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, BRI Branch Office (BO) Pati mengadakan kegiatan sosial “Jumat Berkah Peduli Santri” di Pondok Pesantren Al-Manaj, Desa Semampir, Pati. BRI menyerahkan 60 paket bingkisan kepada para santri sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan keagamaan. “Melalui kegiatan Jumat Berkah Peduli Santri, BRI ingin meneguhkan komitmen untuk selalu hadir dan […]

expand_less