Breaking News
light_mode

Tak Jadi ke Puncak Pangrango, Bonusnya Dapat Sahabat (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
  • visibility 145

Setelah berpisah dengan teman dari Lampung. Saya bersama Ci’lo turun berdua
saja. Jalur turunnya cukup curam. Tak banyak pendaki lain kami jumpai. Sepi.
Jalur yang kami lewati namanya Cibodas. Dibanding dengan jalur putri yang kami
lewati sebelumnya, treknya lebih curam jalur cibodas.

Sampai di pertigaan ke arah Puncak Pangrango, kami berjumpa dengan pendaki
lain. Akhirnya. Para pendaki itu dari Jakarta. Sebelumnya kami sudah pernah
ngobrol dan bercanda di Pos 3. Serasa bertemu keluarga, kami kemudian dijamu
dengan makanan yang baru saja mereka masak.

Di tempat itulah, kami akhirnya mengurungkan untuk mendaki ke Pangrango.
Situasi dan kondisinya kurang pas saja. Saya, Ci’lo dan beberapa pendaki dari
Jakarta akhirnya turun bersama.

Selain curam, di jalur Cibodas ini, banyak sekali bebatuan. Membuat kaki kami
agak sedikit nyut-nyutan.
Meski sedikit kerepotan,
di jalur ini rasa lelah kami cukup terobati. Ada air terjun yang berair panas
di tengah-tengah jalur pendakian. Kami pun menyicipi sensasi kehangatan air
ini. Segar dan enak sekali di badan.

Setelah jalan lumayan lama, akhirnya sampai juga di
gerbang Taman Nasional Gede Pangrango. Tak selang lama, sampailah di basecamp dengan kondisi tubuh kelelahan.
Saya langsung merebahkan badan dan beristirahat.

Begitulah alam bercerita. Tak pernah bisa diprediksi manusia. Tak pernah
ada yang pasti. Selalu memberi hal yang tak kita ketahui.
Seperti
perihal waktu dan sahabat, saya tak pernah terpikir akan ketemu mereka
berempat, hingga menjadi akrab.

Yang saya tahu, di gunung semuanya sama. Semua saudara tak
pernah membedakan kasta.
Kejujuran, ketulusan, tak pernah
ada dusta. Semua berjalan apa adanya.

Gengsi tak makan, banyak gaya pun rentan, rentna akan
keselamatan.
Begitulah
alam, selalu menyajikan makna dan keindahan. Tapi alam pun akan bersikap garang
jika engkau tak sopan.
(Arif Bonvink/selesai)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana dan Kekeringan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PATI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) di Aula Markas PMI Pati pada Sabtu (15/2/2025). Acara yang dibuka oleh Ketua PMI Kabupaten Pati, Haryanto, dihadiri oleh pengurus dan perwakilan PMI dari berbagai kecamatan, kecuali PMI Kecamatan Kayen yang berhalangan karena tugas di luar kota. Muskerkab tersebut membahas program kerja […]

  • Begini Alasan Doni (Pemain yang pernah trial di Arsenal) Berlabuh ke Persijap

    Begini Alasan Doni (Pemain yang pernah trial di Arsenal) Berlabuh ke Persijap

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Lingkar Muria, JEPARA – Musim ini Persijap Jepara yang berlaga di Liga 3, mendapat tambahan satu pemain. Tak sembarangan, pemain itu pernah menjalani trial dengan salah satu klub legendaris di Inggris. Arsenal.  Pemain itu bernama Dani Raharjanto. Musim lalu pemain kelahiran Grobogan, 7 Desember 1996 ini memperkuat Laskar Mahesa Jenar PSIS Semarang. Namun dimusim ini […]

  • Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    Jidhuran dan Kesederhanaan Beragama Ala Orang Desa

    • calendar_month Sen, 15 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sudah lebih dari lima tahun saya vakum dari dunia “penerbangan” (baca: rebana). Kalau tidak salah ingat, terakhir menabuh rebana waktu kelas tiga Madrasah Aliyah. Praktis, tangan saya sudah tak lentur lagi menabuh dengan berbagai jenis gaya dan variasi. Semalam, saya ikut Pak Mul, bapak saya, Jidhuran. Tempatnya di Makam Mbah Surojoyo. Bagi kami, ia lah […]

  • Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dasar Jurang, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

    Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengenaskan di Dasar Jurang, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PATI – Kasus penemuan jenazah laki-laki yang diidentifikasi bernama Kukuh Riyanto (34), warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Pati, yang ditemukan di dasar jurang dengan kondisi mengenaskan, telah terungkap sebagai kasus pembunuhan. Hasil autopsi yang dibantu Dokkes Polda Jateng menunjukkan penyebab kematian Kukuh adalah hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala, mengakibatkan perdarahan otak. Polisi telah […]

  • Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    Ning Sri, dan Inspirasi Generasi Santri Berjiwa Wirausaha

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Ning Sri dan para karyawannya  Gegap gempita Hari Santri Nasional 2019, tak boleh numpang lewat saja. Mesti ada nilai-nilai yang dipetik untuk mencipta sebuah perubahan. Sri Handayani, pengusaha asal Pati yang pernah menimba ilmu di pesantren menyebut, santri harus mampu berperan meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Dalam rangka menghadapi tantangan global. *** Kabupaten Pati, sebagai […]

  • Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PATI – Pada tahun ajaran 2019/2020, penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP didasarkan pada 90 persen sistem zonasi. Sisanya 5 persen prestasi, dan 5 persen lainnya adalah berdasarkan surat pindahan. Untuk zonasi tidak boleh kurang dari 90 persen. Harus diisi peserta didik dari zona tersebut. Sedangkan untuk prestasi dan pindahan maksimal diisi masing-masing 5 persen. […]

expand_less