Breaking News
light_mode

Tak Jadi ke Puncak Pangrango, Bonusnya Dapat Sahabat (3)

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
  • visibility 176

Setelah berpisah dengan teman dari Lampung. Saya bersama Ci’lo turun berdua
saja. Jalur turunnya cukup curam. Tak banyak pendaki lain kami jumpai. Sepi.
Jalur yang kami lewati namanya Cibodas. Dibanding dengan jalur putri yang kami
lewati sebelumnya, treknya lebih curam jalur cibodas.

Sampai di pertigaan ke arah Puncak Pangrango, kami berjumpa dengan pendaki
lain. Akhirnya. Para pendaki itu dari Jakarta. Sebelumnya kami sudah pernah
ngobrol dan bercanda di Pos 3. Serasa bertemu keluarga, kami kemudian dijamu
dengan makanan yang baru saja mereka masak.

Di tempat itulah, kami akhirnya mengurungkan untuk mendaki ke Pangrango.
Situasi dan kondisinya kurang pas saja. Saya, Ci’lo dan beberapa pendaki dari
Jakarta akhirnya turun bersama.

Selain curam, di jalur Cibodas ini, banyak sekali bebatuan. Membuat kaki kami
agak sedikit nyut-nyutan.
Meski sedikit kerepotan,
di jalur ini rasa lelah kami cukup terobati. Ada air terjun yang berair panas
di tengah-tengah jalur pendakian. Kami pun menyicipi sensasi kehangatan air
ini. Segar dan enak sekali di badan.

Setelah jalan lumayan lama, akhirnya sampai juga di
gerbang Taman Nasional Gede Pangrango. Tak selang lama, sampailah di basecamp dengan kondisi tubuh kelelahan.
Saya langsung merebahkan badan dan beristirahat.

Begitulah alam bercerita. Tak pernah bisa diprediksi manusia. Tak pernah
ada yang pasti. Selalu memberi hal yang tak kita ketahui.
Seperti
perihal waktu dan sahabat, saya tak pernah terpikir akan ketemu mereka
berempat, hingga menjadi akrab.

Yang saya tahu, di gunung semuanya sama. Semua saudara tak
pernah membedakan kasta.
Kejujuran, ketulusan, tak pernah
ada dusta. Semua berjalan apa adanya.

Gengsi tak makan, banyak gaya pun rentan, rentna akan
keselamatan.
Begitulah
alam, selalu menyajikan makna dan keindahan. Tapi alam pun akan bersikap garang
jika engkau tak sopan.
(Arif Bonvink/selesai)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • World Clean up Day di Pati, Ratusan Kilogram Sampah Pasar Puri Dibersihkan

    World Clean up Day di Pati, Ratusan Kilogram Sampah Pasar Puri Dibersihkan

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Para peserta menimbang sampah yang dipungutnya di sekitar Pasar Puri  PATI – Pemandangan tak biasa terjadi di Pasar Puri, Pati Sabtu, (15/9/2018) kemarin. Jika setiap harinya pasar puri dibersihkan oleh petugas kebersihan. Kali ini, untuk memperingati world clean up day, ratusan masyarakat dari berbagai elemen juga ikut membersihkan pasar. Aksi tersebut diawali dengan apel besar […]

  • Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    Siswa MTs Salafiyah Kajen Raih Juara 2 di Kejuaraan Karate Internasional

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PATI – Muhammad Ilyas Setiyawan, siswa Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Kajen, berhasil meraih prestasi membanggakan di ajang International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament IV Kemenpora RI Cup. Ilyas, yang baru berusia 13 tahun, berhasil melaju hingga babak final kategori Kelas Pemula Putra dan meraih posisi runner-up. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) […]

  • Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    Kuota PPDB SMP 90 Persen Zonasi, 5 Persen Prestasi dan Pindahan

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    PATI – Pada tahun ajaran 2019/2020, penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP didasarkan pada 90 persen sistem zonasi. Sisanya 5 persen prestasi, dan 5 persen lainnya adalah berdasarkan surat pindahan. Untuk zonasi tidak boleh kurang dari 90 persen. Harus diisi peserta didik dari zona tersebut. Sedangkan untuk prestasi dan pindahan maksimal diisi masing-masing 5 persen. […]

  • Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    Heboh Pria Telanjang Di Trangkil, Ternyata Positif Overdosis Narkoba

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 492
    • 0Komentar

    PATI – Kedua pria telanjang yang berada di dalam mobil depan Pasar Trangkil, Pati diketahui merupakan warga Madura. Keduanya mengalami overdosis saat dipaksa keluar dari mobil yang dikendarai Suzuki Ertiga B 2254 KFB. Dari hasil pemeriksaan, satu dari pelaku positif memakai narkoba. Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan, saat ini Polres Pati sudah menangani […]

  • Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

    Pentas Teater As : Kekalahan Wong Cilik, dan Keserakahan Wong Berduit

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    PATI – Ruang dosen di Gedung B lantai II Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati disulap menjadi panggung pementasan. Malam Jumat (2/5/2019), Anak-anak Teater As sedang unjuk gigi. Mereka menggelar pentas produksi perdana dengan mengangkat lakon berjudul “Lorong” karya Puthut Bukhorie. Gedung yang biasanya menjadi tempat istirahat para dosen itu disulap jadi perkampungan pemulung. Pentas […]

  • Enam Kisah Mencari Kejernihan Kendeng

    Enam Kisah Mencari Kejernihan Kendeng

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

      Film dokumenter Ayat-Ayat Kendeng yang Tak Dikabarkan LATAR Film ini sebenarnya sudah dirancang sejak akhir 2015, dengan tujuan untuk memotret kondisi ekologis dan sosiologis Kendeng secara lebih utuh. Proses awal pun sudah dimulai pada Juli 2016, saat secara sederhana mendokumentasikan pawai lingkungan dan penanaman seribu pohon oleh para pegiat lingkungan di Tambakromo dan sekitarnya. […]

expand_less