Breaking News
light_mode

Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 427

 

Seorang warga sedang mencoba masuk ke salah satu Gua Jepang di Pegunungan Patiayam, Terban Kudus

Destinasi
wisata sejarah di Kabupaten Kudus terus bertambah. Baru-baru ini ditemukan
belasan gua Jepang di kawasan Pegunungan Patiayam.

KUDUS – Desa Terban
Kecamatan Jekulo belum lama ini telah ditemukan sebanyak 15 gua peninggalan
Jepang yang berlokasi di bawah perbukitan sekitaran Pegunungan Patiayam.

Penemuan ini membuat
Pemerintah Desa Terban terus menggali dan mengembangkan potensi wisata yang ada
di sekitarr Pegunungan Patiayam, khususnya wisata sejarah. Salah satu penemuan
gua Jepang terletak di sisi Utara bukit Cangkaraman.

Lokasi gua yang lebih
tepatnya berada di sekitaran lahan pertanian warga, untuk menuju lokasi Gua,
setidaknya dibutuhkan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melewati jalanan
kontur menanjak berbatu.

Memiliki pintu masuk lebar
sekitar 2 meter, panjang pintu masuknya sekitar 7 meter, dan lebar gua kurang
lebih 5 meter. Sementara ketinggian gua hanya berkisar 60 sentimeter. Gua
peniggalam Jepang ini berfungsi untuk beberapa hal antara lain, untuk mengintai,
menyimpan logistik, dan menyiapkan personil, kata Supeno Kepala Desa Terban.

Supeno menjelaskan, hampir
semua gua Jepang yang berada di Bukit Cangkraman punyai pola yang sama.
Bentuknya kotak dan kedalamannya menyerupai huruf T.

Dari beberapa gua Jepang
yang ditemukan, ada 1 gua yang sedikit berbeda karakternya, yaitu gua memiliki
panjang 1 meter dengan kedalaman setengah meter dan memiliki kontur berair,
lokasinya dekat dengan Surau Ghondang Pandean, sehingga air tersebut
dimanfaatkan untuk fasilitas Surau.

”Gua Jepang punya struktur
kotak dan dalamnya T. Ini ada gua tembus namun tengah kami cari,” jelasnya
Supeno.

Beberapa gua keberadaanya
masih belum ditemukan, karena tertutup oleh lahan pertanian milik warga. Ada
yang tertimbun kebun pisang, namun keberadaannya masih bisa terdeteksi dengan
kemunculan mulut gua yang sedikit tertimbun oleh tanah.

”Kawasan Desa Terban
dulunya untuk bergerilya dan hutan. Jika ditarik dalam kearifan lokal Terban
merupakan eranya Mbah Ronggo Kusuma,” kata Supeno.

Selain ditemukannya gua
Jepang beberapa waktu lalu, kawasan Patiayam memang dikenal sebagai lokasi
penemuan fosil purba. Temuan fosil tersebut disimpan di Museum Patiayam.
Jenisnya bermacam-macam, mulai dari gading gajah purba hingga binatang lautnya.

Supeno berharap, dengan
ditemukan gua Jepang ini masyarakat Desa Terban mampu mengelola menjadi
pontensi wista baru, dan bisa dijadikan tambahan pemasukan warga sekitar.
Karena selama ini masih jarang dimanfaatkan oleh warga sekitar, tetapi malah di
memanfaatkan sebagian warga untuk tempat ritual. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Memenangkan Tiga Piala di Kejurwil PSNU PN Tingkat Eks Karisidenan Pati

    PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Memenangkan Tiga Piala di Kejurwil PSNU PN Tingkat Eks Karisidenan Pati

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 312
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso berhasil meraih tiga piala di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) I Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa (PN) se-Eks Karesidenan Pati. Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Margoyoso, Pati pada Jumat-Minggu (17-19/11/2023). Pelatih PAC Pagar Nusa Kecamatan Margoyoso Suhardi, menyatakan kegembiraannya karena anak didiknya berhasil memenangkan tiga piala. “Kita […]

  • Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    Gandeng Akademisi UIN Walisongo Pelajar MA Salafiyah Praktikkan Ilmu Falak di Pantai Kartini Jepara

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Para siswi MA Salafiyah praktik melakukan rukyat di Pantai Kartini Jepara  JEPARA – menjelang matahari terbenam, puluhan pelajar MA Salafiyah Kajen menyesaki sudut di Pantai Kartini Kamis (8/11/2018). Bukan untuk menikmati sunset ala wisatawan, mereka yang masih berseragam lengkap ala pesantren, mereka nampak serius menggunakan sebuah alat peneropong bernama teodolit. Mereka sedang praktik melihat rukyat. […]

  • Melihat Ramainya Pesanan Madu Mongso Jajanan khas Lebaran

    Melihat Ramainya Pesanan Madu Mongso Jajanan khas Lebaran

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Madu mongso  Lebaran selalu identik dengan berbagai jajanan yang disuguhkan di meja-meja ruang tamu. Selain makanan kaleng, jajanan khas tradisional juga turut mewarnai suguhan lebaran. Seperti jajanan madu mongso. Menjelang lebaran pesanan jajanan jadul ini selalu ramai.  PATI – Kesibukan tampak di rumah produksi Madu Mongso di Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Menjelang hari […]

  • DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    DPRD Harapkan Sekolah Proaktif Hubungi Lulusan yang Belum Ambil Ijazah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 2.759
    • 0Komentar

    PATI – Setelah melakukan sidak di SMPN 1 Tayu, Komisi D DPRD Kabupaten Pati mengungkapkan harapan agar pihak sekolah lebih proaktif dalam menangani masalah ijazah yang belum diambil oleh lulusan. Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, menilai pihak sekolah seharusnya tidak hanya menunggu siswa atau keluarga datang untuk mengambil ijazah. “Kalau sudah dua atau tiga […]

  • DPRD Pati Apresiasi Musrenbangwil Eks-Karesidenan Pati, Dorong Keselarasan APBD dengan Kebijakan Provinsi

    DPRD Pati Apresiasi Musrenbangwil Eks-Karesidenan Pati, Dorong Keselarasan APBD dengan Kebijakan Provinsi

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 328
    • 0Komentar

    PATI – Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Eks-Karesidenan Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (21/4/2025) mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. “Kami mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang Provinsi yang diadakan se-Karesidenan. Diadakan dialog langsung antara masyarakat dengan Pak Gubernur,” kata Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo. Musrenbangwil yang dihadiri […]

  • Generasi Muda Diminta Aktif Kawal Demokrasi, DPRD Pati: Suaramu Masa Depan Indonesia

    Generasi Muda Diminta Aktif Kawal Demokrasi, DPRD Pati: Suaramu Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 102.577
    • 0Komentar

    PATI – Keterlibatan generasi muda dalam kehidupan politik dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan demokrasi sekaligus menentukan arah kebijakan publik. Kalangan anak muda pun diharapkan tidak memilih sikap apatis, pesimistis, maupun pragmatis ketika menghadapi perkembangan politik dan demokrasi. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, saat menjadi pembicara dalam kegiatan pendidikan […]

expand_less