Breaking News
light_mode

Wisata Sejarah Belasan Gua Jepang di Pegunungan Patiayam

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
  • visibility 422

 

Seorang warga sedang mencoba masuk ke salah satu Gua Jepang di Pegunungan Patiayam, Terban Kudus

Destinasi
wisata sejarah di Kabupaten Kudus terus bertambah. Baru-baru ini ditemukan
belasan gua Jepang di kawasan Pegunungan Patiayam.

KUDUS – Desa Terban
Kecamatan Jekulo belum lama ini telah ditemukan sebanyak 15 gua peninggalan
Jepang yang berlokasi di bawah perbukitan sekitaran Pegunungan Patiayam.

Penemuan ini membuat
Pemerintah Desa Terban terus menggali dan mengembangkan potensi wisata yang ada
di sekitarr Pegunungan Patiayam, khususnya wisata sejarah. Salah satu penemuan
gua Jepang terletak di sisi Utara bukit Cangkaraman.

Lokasi gua yang lebih
tepatnya berada di sekitaran lahan pertanian warga, untuk menuju lokasi Gua,
setidaknya dibutuhkan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melewati jalanan
kontur menanjak berbatu.

Memiliki pintu masuk lebar
sekitar 2 meter, panjang pintu masuknya sekitar 7 meter, dan lebar gua kurang
lebih 5 meter. Sementara ketinggian gua hanya berkisar 60 sentimeter. Gua
peniggalam Jepang ini berfungsi untuk beberapa hal antara lain, untuk mengintai,
menyimpan logistik, dan menyiapkan personil, kata Supeno Kepala Desa Terban.

Supeno menjelaskan, hampir
semua gua Jepang yang berada di Bukit Cangkraman punyai pola yang sama.
Bentuknya kotak dan kedalamannya menyerupai huruf T.

Dari beberapa gua Jepang
yang ditemukan, ada 1 gua yang sedikit berbeda karakternya, yaitu gua memiliki
panjang 1 meter dengan kedalaman setengah meter dan memiliki kontur berair,
lokasinya dekat dengan Surau Ghondang Pandean, sehingga air tersebut
dimanfaatkan untuk fasilitas Surau.

”Gua Jepang punya struktur
kotak dan dalamnya T. Ini ada gua tembus namun tengah kami cari,” jelasnya
Supeno.

Beberapa gua keberadaanya
masih belum ditemukan, karena tertutup oleh lahan pertanian milik warga. Ada
yang tertimbun kebun pisang, namun keberadaannya masih bisa terdeteksi dengan
kemunculan mulut gua yang sedikit tertimbun oleh tanah.

”Kawasan Desa Terban
dulunya untuk bergerilya dan hutan. Jika ditarik dalam kearifan lokal Terban
merupakan eranya Mbah Ronggo Kusuma,” kata Supeno.

Selain ditemukannya gua
Jepang beberapa waktu lalu, kawasan Patiayam memang dikenal sebagai lokasi
penemuan fosil purba. Temuan fosil tersebut disimpan di Museum Patiayam.
Jenisnya bermacam-macam, mulai dari gading gajah purba hingga binatang lautnya.

Supeno berharap, dengan
ditemukan gua Jepang ini masyarakat Desa Terban mampu mengelola menjadi
pontensi wista baru, dan bisa dijadikan tambahan pemasukan warga sekitar.
Karena selama ini masih jarang dimanfaatkan oleh warga sekitar, tetapi malah di
memanfaatkan sebagian warga untuk tempat ritual. (nir)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beragam Pagelaran, Jadi Nafas Panjang Regenerasi Barongan Blora

    Beragam Pagelaran, Jadi Nafas Panjang Regenerasi Barongan Blora

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Barongan Blora saat pentas di anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta Geliat kesenian asli Kabupaten Blora, Barongan makin digandrungi. Barongan kini telah dibilang menjadi sebuah identitas kebanggaan bagi masyarakat Blora. Baronganpun menjadi lekat dengan denyut nadi kehidupan masyarakat. Terutama dalam gebyar sebuah perayaan. Kepala Dinas Pemuda Pariwisata Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Blora, Kunto Aji mengungkapkan hal […]

  • Wabup Kudus Bellinda Birton Minta ASN Punya Karakter Strong Leadership

    Wabup Kudus Bellinda Birton Minta ASN Punya Karakter Strong Leadership

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 287
    • 0Komentar

    KUDUS – Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton meminta 40 peserta pelatihan kepemimpinan pengawas untuk adaptif dalam mengikuti perkembangan teknologi, semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memiliki strong leadership. Bellinda menilai Aparatur Sipil Negara yang berintegritas akan menjadi pengawal kebijakan Negara. Hal itu disampaikannya saat membuka pelatihan kepemimpinan pengawas kerja sama antara Badan Pengembangan Sumber […]

  • Senjata Tajam Jadi Bukti, Enam Tersangka Pembacokan di Pati Diproses Hukum

    Senjata Tajam Jadi Bukti, Enam Tersangka Pembacokan di Pati Diproses Hukum

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 329
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati berhasil menangkap enam tersangka pelaku pembacokan terhadap tiga remaja di Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 01.45 WIB tersebut sempat viral di media sosial, memperlihatkan sekelompok remaja mengeroyok dan membacok korban menggunakan senjata tajam. Ketiga korban, AT (16), AA […]

  • Bupati Jepara Gagas Demplot Buah Durian Lokal

    Bupati Jepara Gagas Demplot Buah Durian Lokal

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sedang melihat buah durian lokal JeparaFOTO : KOMINFO JEPARA  JEPARA – Demontration Plot (Demplot) lahan percontohan budidaya buah durian lokal Jepara diharapkan bisa diwujudkan. Hal itu diungkapkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi saat meninjau pameran durian di Alun-alun Kabupaten Jepara, Rabu (5/12/2018). Menurutnya, hal itu sangat dibutuhkan, melihat saat ini populasi durian lokal […]

  • Bupati Jepara Targetkan Puskesmas Genjot Vaksinasi

    Bupati Jepara Targetkan Puskesmas Genjot Vaksinasi

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

      Bupati Jepara Dian Kristiandi Percepatan vaksinasi ke masyarakat harus dilakukan. Bupati Jepara meminta agar puskesmas menggenjot cakupan vaksinasi lebih luas lagi. JEPARA – Bupati Jepara Dian Kristiandi terus berupaya menangani pandemi Covid-19. Pihaknya meminta puskesmas menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat. Dengan sasaran vaksinasi yang lebih luas kepada masyarakat umum. Hal ini disampaikan oleh […]

  • Komisi D DPRD Pati Sosialisasi Aturan Sekolah, Wali Murid Lega Tak Ada Lagi Pungutan Wajib

    Komisi D DPRD Pati Sosialisasi Aturan Sekolah, Wali Murid Lega Tak Ada Lagi Pungutan Wajib

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.821
    • 0Komentar

    PATI – Guna meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat, Komisi D DPRD Kabupaten Pati secara tegas melarang segala bentuk pungutan yang dipungut melalui lembaga komite sekolah. Pernyataan tersebut disampaikan saat digelarnya sosialisasi peraturan pengelolaan komite sekolah di SMP Negeri 1 Tayu. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur legislatif, Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, pihak manajemen sekolah, serta […]

expand_less