Breaking News
light_mode

Waspada Serangan Macan Tutul Muria di Dukuh Duplak Desa Tempur, Jepara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
  • visibility 299

 

Tim BKSDA turun melakukan penelitian macan tutul yang turun ke perkampungan Dukuh Duplak, Tempur, Jepara


Dalam sepekan warga Dukuh Duplak
Desa Tempur digegerkan dengan serangan macan tutul. Ternak mereka yang ada di
kandang dimangsa satwa langka tersebut. Hal ini tentu membuat masyarakat resah.

JEPARA – Macan tutul di hutan
Pegunungan Muria dilaporkan turun gunung. Satwa langka ini turun ke
perkampungan di Dukuh Duplak Desa Tempur, Keling, Jepara belum lama ini. Macan
tutul memangsa ternak milik warga.

Dukuh Duplak sendiri memang
berbatasan langsung dengan hutan di Pegunungan Muria. Duplak merupakan wilayah
tertinggi di desa ini.

Sekretaris Desa Tempur Mahfud
Aly, mengungkapkan,  peristiwa ini lantas
dilaporkan kepada pihak desa, kemudian ditindaklanjuti investasi dari tim Balai
Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Jumat (16/7/2021) kemarin.

“Kemarin diinvestigasi dari pihak
BKSDA, langsung ke kandang ternak milik warga yang diserang,” terangnya.

Mustofa, salah seorang warga yang
ternaknya diduga diterkam  macan tutul
mengungkapkan, serangan macan tutul biasanya terjadi pada malam hari. Antara pukul
21.00 hingga tengah malam sampai dini hari. Pihaknya mengaku, ayamnya sebanyak
tiga ekor lenyap diterkam macan tutul. Mustofa mengaku, serangan macan tutul
sudah berulang kali terjadi.

Sementara itu, dari Tim BKSDA
Jawa Tengah mengimbau kepada warga agar memasang lampu penerangan di dalam
kandang ternak untuk menghindari serangan macan tutul. “Selain memasang lampu
di kandang, bisa juga memasang alat yang bisa menimbulkan suara keras seperti
lonceng atau membunyikan radio untuk menakuti macan tutul.

Macan tutul di hutan Muria terpantau kamera dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)

Seperti diketahui dalam minggu-minggu
ini setidaknya tiga kali macan tutul turun gunung dan menyerang ternak milik
warga. Seperti pada Minggu (10/7/2021) sekitar tengah malam, nacan tutul
menyerang kandang ternak milik Mustofa, warga  RT1/RW 6 Dukuh Duplak,
Desa Tempur. Hewan ternak yang dimangsa yakni dua ekor bebek dan dua ekor ayam.

Kemudian, pada (12/7/2021),
kandang milik Aziz di RT 2/RW 6 Dukuh Duplak giliran disatroni macan tutul, seekor
bebek dan tiga ekor ayam raib dimangsa. “Selang dua hari (14/7/2021), pada dini
hari kandang ternak milik Wagisan RT 3/RW 6 Dukuh Duplak juga disatroni macan
tutul. Tiga ekor bebek ludes dimangsa,” demikian dilaporkan Murianews. (has)





  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Cagar Budaya sebagai Wisata Alternatif Sejarah

    DPRD Pati Dorong Pemanfaatan Cagar Budaya sebagai Wisata Alternatif Sejarah

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 341
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati berharap agar cagar budaya, khususnya Pintu Gerbang Majapahit di Desa Muktiharjo (Rendole), Kecamatan Margorejo, dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif yang berbasis sejarah. Harapan ini muncul setelah Pintu Gerbang Majapahit ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X sejak tahun 1998. Wakil Ketua […]

  • Peduli Kekeringan, Persit Pati Salurkan Dua Tangki Air

    Peduli Kekeringan, Persit Pati Salurkan Dua Tangki Air

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Anggota Persit Kodim 0718/Pati menyalurkan dua tangki air bersih di desa yang mengalami musibah kekeringan. Penyaluran air bersih dilakukan di Desa Kebowan Kecamatan Winong Sabtu kemarin (1/9/2018). Beberapa anggota Persit yang berpakaian seragam khas serba hijau, tak canggung memegang selang air dari tangki yang berkapasitas 5000 liter tersebut. Mereka cekatan membantu warga sekitar […]

  • Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersama isterinya

    Kaesang Langsung jadi Ketum PSI Netizen Langsung Mencibir

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Kaesang Pangarep putra Presiden Jokowi ditetapkan sebagai Ketua Umum PSI, netizen ramai-ramai mencibir karena Kaesang baru dua hari jadi anggota PSI

  • Single Gusti Allah Mboten Sare, Persembahan untuk Bangsa Indonesia

    Single Gusti Allah Mboten Sare, Persembahan untuk Bangsa Indonesia

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Video klip Gusti Allah Mboten Sare  Gusti Allah mboten sare.. Kito sedoyo ingkang supe.. Teng donya mung mampir ngombe.. kados ngimpi sak kedepan wae.. Lirik itu menjadi penggalan dari lagu terbaru Sampak GusUran yang diberi judul “Gusti Allah Mboten Sare”. Selain dimainkan secara live, peluncuran single itupun dilakukan dengan memutarkan video klip yang telah diunggah […]

  • Tekad Aldo, Balik Kandang untuk Persipa Menang

    Tekad Aldo, Balik Kandang untuk Persipa Menang

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Aldo saat berlatih untuk Persipa musim 2021 PATI – Musim 2021 ini tim Liga 3 Jawa Tengah Persipa Pati sangat serius menyiapkan skuadnya. Talenta lokal terbaik dikumpulkan untuk memperkuat tim berjuluk Laskar Saridin ini.Yang terbaru adalah merapatnya Ade “Aldo” Kurniawan. Pemain kelahiran Pati, 5 April 1993 ini sebelumnya pernah memperkuat Persipa Pati pada musim 2010, […]

  • DPRD Pati Dorong Masyarakat Gemar Budaya Membaca

    DPRD Pati Dorong Masyarakat Gemar Budaya Membaca

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati menggelar festival literasi membaca dan menulis untuk mengedukasi masyarakat agar kembali mencintai budaya membaca dan menulis. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Warsiti, anggota DPRD Kabupaten Pati. Ia menilai festival literasi ini sangat positif karena dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membaca, menulis, dan memahami. “Budaya membaca […]

expand_less