Breaking News
light_mode

Warung Rica-Rica di Jakenan Jadi Sasaran Amuk Pemuda Mabuk: Polisi Buru Pelaku!

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
  • visibility 492

PATI – Aksi pengrusakan warung rica-rica terjadi di Desa Tanjungsari, Jakenan, Pati, Kamis (16/10/2025) dini hari.

Sekelompok pemuda mabuk mengamuk karena tidak terima ditolak pesanannya saat warung hendak tutup.

Dwi Putrisujayani (22), penjaga warung, menceritakan kronologi kejadian. Saat melayani empat pelanggan, lima pemuda datang dalam keadaan mabuk.

Salah seorang pemuda bertingkah tidak sopan dan memaksa saksi untuk menemaninya.

“Pelaku yang berbaju hitam langsung melempar kursi hingga pecah, sedangkan pelaku lain mendorong meja sampai barang-barang berjatuhan,” ungkap Kapolsek Jakenan, AKP Agus Arifin, menggambarkan eskalasi kejadian.

Tidak hanya itu, para pelaku juga meludahi penjaga warung dan melemparkan pembatas jalan ke pintu warung yang sudah ditutup, menyebabkan kerusakan parah. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta.

“Selain kursi dan meja rusak, pelaku juga melempar batu ke arah pintu ruko. Tindakan itu sangat membahayakan karena dilakukan di area pemukiman warga,” imbuhnya

Pemilik warung, Dwi Prasetyo (31), melaporkan kejadian ini ke Polsek Jakenan. Polisi segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

“Kami sudah memeriksa korban dan saksi, serta mengumpulkan bukti di lapangan. Dugaan sementara, para pelaku marah karena tidak terima warung ditutup saat mereka datang dalam kondisi mabuk,” jelas AKP Agus Arifin.

Saat ini, polisi tengah memburu para pelaku yang melarikan diri.

“Kami sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku, di antaranya satu berbadan gendut tanpa baju dan satu lagi berambut pirang. Tim kami sedang melakukan penelusuran,” tutur dia.

AKP Agus Arifin menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku anarkistis.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Polsek Jakenan berkomitmen memproses kasus ini secara profesional,” pungkasnya, seraya meminta masyarakat untuk tidak main hakim sendiri.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Transformatif Bupati Pati: Infrastruktur Jalan dan Pendidikan Berkualitas

    Program Transformatif Bupati Pati: Infrastruktur Jalan dan Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 362
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, menekankan penataan ulang manajemen tata kelola pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Pati, Sabtu (26/4/2025). Hal ini disampaikannya saat menghadiri halalbihalal bersama Forkopimcam dan Kepala Desa se-Kecamatan Tlogowungu di Kantor Kecamatan setempat. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pati, jajaran Forkopimcam, para Kepala Desa beserta istri, Sekretaris Desa, Pengurus PPDI Kecamatan Tlogowungu, dan […]

  • Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati: Usulan Pemakzulan Bupati Ditolak Mayoritas Anggota

    Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati: Usulan Pemakzulan Bupati Ditolak Mayoritas Anggota

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 582
    • 0Komentar

    PATI – Sidang paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Jumat, 31 Oktober 2025, memutuskan untuk tidak memakzulkan Bupati Pati, Sudewo. Dari 49 anggota dewan yang hadir, 36 di antaranya memilih opsi perbaikan kinerja Bupati, sementara 13 anggota dari Fraksi PDIP tetap mendukung pemakzulan. “Dari 49 anggota, 13 anggota DPRD Kabupaten Pati sepakat dimakzulkan (dari Fraksi PDIP), […]

  • Sedih Ribuan Honorer K2 di Pati Tak Bisa Ikut CPNS karena Ini

    Sedih Ribuan Honorer K2 di Pati Tak Bisa Ikut CPNS karena Ini

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Ribuan guru honorer K2 dari seluruh Indonesia melakukan aksi di Jakarta PATI – Ribuan honorer K2 di Kabupaten Pati harus gigit jari. Batasan usia 35 tahun pada persyaratan seleksi CPNS memupuskan harapan mereka untuk menjadi PNS. Hasilnya, dari 1.156 tenaga honorer K2 Pati, yang dapat mengikuti seleksi CPNS hanya 52. Untuk itu puluhan perwakilannya bertolak […]

  • Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    Sinergi BRI Peduli dan Yayasan Nurul Huda, BRI Kanca Pati Salurkan 500 Paket Sembako di Desa Ngablak

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.398
    • 0Komentar

    PATI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pati terus menguatkan peran sosialnya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu melalui Program BRI Peduli (Corporate Social Responsibility/CSR). Dalam kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda Ngablak, BRI menyerahkan 500 paket sembako kepada warga Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Digelar pada […]

  • Ketua DPRD Pati Minta Warga Siaga Hadapi Risiko Kebakaran Musim Kemarau

    Ketua DPRD Pati Minta Warga Siaga Hadapi Risiko Kebakaran Musim Kemarau

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 3.825
    • 0Komentar

    PATI – Ali Badrudin, Ketua DPRD Kabupaten Pati, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghadapi potensi kebakaran seiring datangnya musim kemarau. Panggilan ini disampaikan mengingat tren peningkatan kasus kebakaran yang telah terjadi di beberapa rumah dan bangunan di berbagai wilayah Pati. Ali menegaskan bahwa pengelolaan penggunaan sumber api dalam aktivitas keseharian perlu dilakukan dengan lebih […]

  • Andai Sundulan Rakhmatso Berbuah Gol

    Andai Sundulan Rakhmatso Berbuah Gol

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Arif Mohamad
    • visibility 293
    • 0Komentar

      KAB.BANDUNG – Persijap Jepara nyaris menang dengan sangat dramatis. Namun Laskar Kalinyamat harus puas dengan skor akhir 3-3 saat bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung (1/2) menghadapi PSKC Cimahi. Persijap lebih dulu tertinggal dengan skor 3-0, namun akhirnya dapat menyamakan kedudukan. Di babak pertama Persijap dapat memperkecil kedudukan menjadi 3-2, dan di […]

expand_less