Breaking News
light_mode

Kebakaran Landa Rumah Warga Tayu, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
  • visibility 191

PATI – Kebakaran melanda rumah milik Sri Ningsih (43), warga Dukuh Pundenrejo RT 4 RW 4, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

Api menghanguskan bagian dapur dan ruang jahit rumah korban, diduga akibat kelalaian saat membakar sampah di halaman belakang rumah.

Saksi mata, Siti Fatimah (65), tetangga korban, pertama kali melihat asap tebal yang membumbung dari arah dapur.

“Saat itu api sudah cepat membesar, kami bersama warga langsung berusaha memadamkan dan menghubungi Kepala Desa,” ujarnya.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto menjelaskan bahwa pihaknya segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari Kepala Desa Pundenrejo M. Tafakuri.

“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak ke lokasi bersama tim dari Koramil 03 Tayu dan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran PT LPI PG Pakis Baru untuk penanganan cepat,” terangnya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 09.30 WIB.

“Alhamdulillah api bisa dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bagian rumah. Upaya cepat warga dan petugas sangat membantu,” ungkap dia.

Dari hasil olah TKP awal, kebakaran diduga dipicu kelalaian saat membakar sampah.

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu kelalaian saat membakar sampah. Namun, kami tetap lakukan pendataan dan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti,” jelasnya.

Korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 75 juta.

“Syukurlah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya kerugian materi yang cukup besar,” tuturnya.

Kerugian meliputi peralatan jahit, mesin jahit, bahan kain, mesin cuci, kulkas, serta perabot rumah tangga lainnya.

Petugas mengamankan area pascakebakaran dan mencatat keterangan saksi.

“Kami juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada musim panas seperti saat ini, karena angin mudah memperbesar api,” kata dia.

“Sinergi yang baik ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan koordinasi di tingkat wilayah sangat penting dalam setiap situasi darurat,” pungkasnya.

Editor: Arif

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    Wakil Ketua II DPRD Pati Dukung Program Pemerintah Pusat, Minta Koperasi Desa Dikelola Profesional

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 166
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, salahsatunya yaitu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dukungan ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, dalam sebuah pernyataan resmi. “DPRD mendukung program pemerintah pusat, jadi dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan […]

  • Polsek Juwana Ciduk Lima Pasangan Tak Resmi Berduaan di Kamar di Hotel

    Polsek Juwana Ciduk Lima Pasangan Tak Resmi Berduaan di Kamar di Hotel

    • calendar_month Kam, 25 Okt 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Polsek Juwana menggelar razia di hotel JUWANA – Lima pasangan di luar nikah diamankan Polsek Juwana dalam giat razia yang menyasar persoalan prostitusi. Razia dilakukan di Hotel Graha Trimulyo Desa Trimulyo Kecamatan Juwana Kamis (25/10/2018). Dari lima pasangan tersebut, satu pasangan masih anak baru gede (ABG) dan ada yang berstatus pelajar. Kelima pasangan tak resmi […]

  • Warga Desa Watuaji Antusias Meriahkan Peluncuran Embung Pule Krentel

    Warga Desa Watuaji Antusias Meriahkan Peluncuran Embung Pule Krentel

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JEPARA – Suasana meriah menyelimuti Desa Watuaji, Kecamatan Keling, Jepara dengan diadakannya acara peluncuran Embung Pule Krentel, yang dihadiri oleh sekitar 200 warga desa, perangkat desa, Karang Taruna, Banom NU, mahasiswa KKN IPMAFA, TIM Outbound Watuaji, dan Camat Keling, pada Minggu (18/08/2024). Sebelum acara peluncuran resmi, warga diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan menarik. Jalan […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memberikan keterangan pers.

    Kasus Keracunan MBG di Pati, Plt Bupati Minta Penerapan SOP Diperketat

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 2.001
    • 0Komentar

    PATI – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, meninjau langsung kondisi sejumlah siswa SMK Negeri 4 Pati yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan para siswa mendapatkan penanganan medis yang optimal, sekaligus memantau proses observasi yang tengah berlangsung di fasilitas kesehatan. Dalam keterangannya, Plt Bupati Pati menjelaskan […]

  • Semangat dari Teman Sehobi

    Semangat dari Teman Sehobi

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Nala Triananda Meinika DOKUMEN PRIBADI Punya banyak teman memang terasa menyenangkan. Apalagi teman itu satu hobi. Demikan yang dialami Nala Triananda Meinika. Perempuan kelahiran Bumi Mina Tani, 12 Mei 2002 itu merasakan manisnya memiliki banyak teman satu hobi. Hal itu ditemukan di aktivitasnya di ekstrakurikuler teater. Bagi Nala sapaan akrabnya, punya banyak teman di satu […]

  • Desa Kajen dan Ceritanya

    Desa Kajen dan Ceritanya

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kajen sebuah desa kecil di Pati bagian utara. Desa dengan peninggalan sejarah dan budaya yang luar biasa. Terutama soal nilai-nilai luhur dari Mbah Ahmad Mutamakkin. Sang Wali yang sangat dihormati dan diteladani.   PATI – Komunitas Jelajah Pusaka Kajen memberanikan diri untuk mengikuti lomba cerita budaya desaku yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Lomba itu mengharuskan pesertanya […]

expand_less