Breaking News
light_mode

Universitas Safin Pati Sukses Gelar Wisuda III, Rektor Tekankan Komitmen pada Mutu Pendidikan Tinggi

  • account_circle Fatwa Fauzian
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 733

PATI – Universitas Safin Pati (USP) kembali sukses menggelar Wisuda III Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu, 15 November 2025, di Safin Arena.

Sebanyak 224 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan resmi menyandang gelar diploma, sarjana, dan profesi dalam acara tersebut.

Para wisudawan berasal dari lima program studi unggulan, yaitu Teknik Informatika (S-1), Ilmu Keperawatan (S-1), Kebidanan (D-3), Farmasi (D-3), dan Profesi Ners. USP juga memberikan penghargaan kepada lima lulusan terbaik dari masing-masing program studi atas prestasi akademik mereka.

Rektor USP, Dr. Drs. H. Murtono, M.Pd., dalam sambutannya yang disiarkan langsung, menyampaikan komitmen universitas terhadap mutu pendidikan tinggi.

“Kami menyelenggarakan perguruan tinggi dengan tata kelola good university governance. Mohon doa restu untuk pembangunan gedung baru tahap lima atau enam lantai, yang saat ini mencapai tahap ketiga, guna memenuhi pertumbuhan mahasiswa Universitas Safin Pati yang terus berkembang,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa USP telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk implementasi kurikulum yang berdampak.

“Kepercayaan masyarakat semakin meningkat, terbukti dengan jumlah mahasiswa baru tahun akademik 2025-2026 yang mencapai 1.905 orang. Kami berterima kasih kepada stakeholder yang telah mempercayakan putra-putrinya kepada Universitas Safin Pati,” ungkapnya.

Pembina Yayasan Safin Bina Bangsa, H. Saiful Arifin, dalam sambutannya, menuturkan bahwa USP yang baru berusia tiga tahun telah berhasil menggabungkan beberapa sekolah tinggi berpengalaman.

“Kami berusaha menjalankan USP secara profesional dan sesuai dengan aturan Kementerian Dikti. Jangan khawatir masalah akreditasi dan pengajaran. Saat ini, jumlah mahasiswa sudah mencapai sekitar 1.980 orang,” kata dia.

H. Saiful Arifin juga menyoroti pentingnya pembangunan aksesibilitas menuju Pati untuk meningkatkan daya saing daerah.

Ia berharap lulusan USP dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, negara, dan orang tua, serta terus belajar dan mengembangkan diri.

Sebagai informasi, USP memiliki lima fakultas dengan 16 program studi yang mencakup berbagai bidang ilmu. Wisuda III ini menjadi momentum penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkontribusi bagi pembangunan daerah serta bangsa.

Editor: Arif 

  • Penulis: Fatwa Fauzian

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Minta Percepat Regulasi, Ratusan Jabatan Perangkat Desa Kosong Berisiko Hambat Pelayanan

    DPRD Pati Minta Percepat Regulasi, Ratusan Jabatan Perangkat Desa Kosong Berisiko Hambat Pelayanan

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.387
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati mendesak pemerintah daerah segera merampungkan peraturan sebagai landasan pengisian perangkat desa. Hal ini dinilai sangat mendesak karena saat ini tercatat lebih dari 500 posisi perangkat desa di wilayah Pati masih belum terisi, yang dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran pelayanan kepada warga. Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menyampaikan […]

  • Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

    Prediksi Derbi Muria : Persipa Lebih Dijagokan Menang

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Head to head Persijap vs Persipa Pati masih imbang sejauh ini di kompetisi resmi Iiga 2.

  • Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    Ketika Pak RT Bagi-Bagi Beras ke Warga Miskin Terdampak Corona

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Warga menerima bantuan beras dari Pak RT PATI – Dingin udara pagi itu (Rabu, 6/5/2020) masih terasa. Seorang lelaki bertubuh kekar mengangkati bungkusan kantong plastik bening. Isinya beras. Lelaki yang mengenakan kaos merah itu tidak lain Trianto. Trianto adalah Ketua RT 8/1 Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo. Di tengah mewabahnya Covid-19, sejumlah kalangan tergerak turun membantu […]

  • Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    Senjata Makan Tuan, Jebakan Listrik Tikus di Margorejo Pati Dipreteli

    • calendar_month Sab, 19 Jan 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Kabel listrik yang digunakan untuk membuat setrum jebakan tikus diputus PATI – Jebakan tikus dengan aliran listrik yang terpasang di sawah, kerap memakan korban. Atas dasar itulah jebakan listrik yang ada di Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati dipreteli, Jumat (18/1/2019). Kapolsek Margorejo AKP Endah Setianingsih menyebut, dalam waktu satu bulan dia mencatat sudah […]

  • Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    Edy Wuryanto Dorong Pengetatan Prosedur Usai 803 Orang Keracunan MBG di Grobogan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.567
    • 0Komentar

    GROBOGAN – Kasus keracunan dalam rangkaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menunjukkan tren peningkatan. Baru-baru ini, sebanyak 803 penerima manfaat di Grobogan mengalami kondisi keracunan, di samping 433 kasus yang terjadi di Mojokerto. Kasus serupa juga pernah tercatat di Pekalongan. Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan target nol kasus keracunan untuk tahun ini, […]

  • Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    Rencana Ubah Sampah Jadi Listrik, Komisi C DPRD Pati Soroti Pengelolaan yang Masih Kurang Optimal

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 24.964
    • 0Komentar

    PATI – Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Pati dinilai masih jauh dari kata maksimal, sehingga menjadi sorotan serius dari Komisi C DPRD Pati. Anggota Komisi C, Suyono, menyatakan bahwa penanganan persoalan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama dan kesadaran tinggi, baik dari masyarakat sebagai penghasil sampah maupun pemerintah sebagai pengatur kebijakan. […]

expand_less