Breaking News
light_mode

Puluhan Petani Kudus Geruduk Istana

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 17 Sep 2017
  • visibility 29
Petani Tebu yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) berfoto bersama sebelum berangkat ke Jakarta
ACHMAD ULIL ALBAB/LINGKAR MURIA




Lingkar Muria, KUDUS – Petani tebu Kudus bersama petani tebu dari daerah lainnya bakal
menggelar aksi di depan Istana Negara, besok. Petani tebu yang tergabung
bersama Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) ini bakal menyampaikan
delapan tuntutan.

Dari Kudus 50 petani tebu berangkat menggunakan bus dari SPBU Karawang,
Jekulo, Kudus, kemarin. Terdiri dari petani di wilayah Kecamatan Jekulo, Bae,
dan Dawe.  Hal ini menyusul penurunan
harga gula petani yang saat ini di angka Rp 9.700 per kilogramnya. Harga itu
dianggap berdampak pada tingkat kesejahteraan hidup petani tebu.

Ditemui Lingkar Muria, Agung kordinator aksi mengatakan, delapan tuntutan itu ialah usulan
kenaikan harga eceran terendah sebesar 11.000, harga eceran tertinggi sebesar
14.000, gula petani agar dibeli 11.000, menyetop peredaran gula ex impor di
pasar, menyetop impor gula, menindak pelaku rembesan gula rafinasi, memberikan
kompensasi jaminan rendeman giling tahun 2016 dari impor, dan memberikan
kompensasi kepada petani akibat rendemen rendah giling tahun 2017.

“Dengan
dibelinya gula petani sebesar Rp 9.700, itu sudah sangat
tidak masuk. Sebab biaya produksi
saja 10.600 per
kilogram,” terang pria yang juga anggota kelompok tani Subur
Makmur. Ia menambahkan, saat ini biaya bibit, perawatan, dan tebang semuanya
naik.

Ia mengaku, saat ini di PG Rendeng gula petani sudah dibeli 9.700 per
kilogram. Jika dibeli dengan harga itu, petani bisa merugi.
“Petani tentu
menginginkan kesejahteraan,
caranya dengan harga yang wajar. Katanya ingin
swasembada gula,
” pungkasnya. (lil)








  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman PMK Masih Mengintai, DPRD Pati Desak Percepatan Vaksinasi

    Ancaman PMK Masih Mengintai, DPRD Pati Desak Percepatan Vaksinasi

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PATI – Menjelang Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah, ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Pati. Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mendesak Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Pati untuk meningkatkan upaya vaksinasi PMK pada hewan ternak. Kekhawatiran muncul karena masih adanya kendala dalam program vaksinasi. “Selama ini kendala […]

  • Polresta Pati Sosialisasi Penggunaan Sepeda Listrik oleh Pelajar

    Polresta Pati Sosialisasi Penggunaan Sepeda Listrik oleh Pelajar

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PATI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati gencar mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas, khususnya terkait penggunaan sepeda listrik oleh pelajar. Hal ini dilakukan menyusul maraknya pelajar yang menggunakan sepeda listrik di jalan raya. “Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait fenomena pelajar yang semakin sering terlihat menggunakan sepeda listrik di jalan raya, padahal seharusnya sepeda […]

  • Selesai DIbangun Pedagang Pasar Rogowongso Siap Kembali ke Pasar

    Selesai DIbangun Pedagang Pasar Rogowongso Siap Kembali ke Pasar

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jamin Jual Beli Tetap Ramai Pedagang Pasar Rogowongso masih menempati kios darurat Lingkar Muria, PATI – Beberapa pedagang Pasar Rogowongso yang masih menempati kios darurat,  mengaku transaksi jual beli lebih ramai di pinggir jalan ketimbang di dalam pasar. Seperti yang dituturkan Atik, 45, pedagang sayuran ini mengaku jualannya lebih ramai saat menempati kios darurat yang […]

  • Unik Inilah Daftar 12 Wisata Budaya di Pati

    Unik Inilah Daftar 12 Wisata Budaya di Pati

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Tari Kolosal Kirab Boyongan Hari Jadi Pati pada tahun 2019 Selain wisata alam, juga wisata kuliner salah satu yang menjadi magnet wisatawan adalah sajian wisata budaya dengan kearifan lokal, serta keunikannya.  PATI – Wisata budaya kini menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah. Wisata budaya memiliki keunikan tersendiri. Ada nilai-nilai kearifan […]

  • Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    Gerakan Hijau, Duet TNI dan Masyarakat Tanam 1000 Pohon Matoa

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Ratusan anggota TNI, masyarakat peduli lingkungan, dan siswa menanam 1000 bibit pohon matoa di bukit pandang, Desa Durensawit, Kayen, Sabtu (24/2/18). Lingkar Muria, PATI – Ratusan anggota Koramil 04/Kayen bersama dengan siswi se Kecamatan Kayen dan komunitas pecinta alam Kayen dan Juwana peduli lingkungan. Mereka melaksanakan go green dengan penanaman 1000 pohon matoa di wisata […]

  • DPRD Pati Tekankan Keseriusan dalam Penyelenggaraan MBG

    DPRD Pati Tekankan Keseriusan dalam Penyelenggaraan MBG

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menekankan pentingnya keseriusan dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk membantu pemenuhan gizi anak sekolah demi masa depan yang lebih baik. “Ini program presiden yang bagus. Harus dijalankan […]

expand_less