Breaking News
light_mode

Timnas Indonesia Butuh Juru Gedor Keturunan Sekelas Van Persie

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sab, 30 Des 2023
  • visibility 226

OLAHRAGA – Gelombang naturalisasi pemain keturunan terus terjadi di tubuh timnas Indonesia. Mulai dari era kepemimpinan ketua umum PSSI Iwan Bule hingga Erick Thohir.

Pemain-pemain keturunan grade A terus berdatangan untuk memperkuat timnas Indonesia, sebagai upaya jangka pendek mengerek performa dan prestasi timnas Indonesia.

Saat ini di skuad timnas Indonesia untuk Piala Asia ada beberapa pemain keturunan. Mereka adalah Marck Klok, Jordi Amat, Elkan Baggot, Shayne Pattynama, Sandy Wals, Ivar Jerner, Justin Hubner, dan Rafael Struick.

PSSI hingga saat ini masih memproses naturalisasi sejumlah pemain keturunan lain, yang terbaru Jay Idzes sudah disumpah menjadi WNI, sedangkan satu pemain lain asal Swansea City yaitu Nathan Tjoe segera diambil sumpah WNI.

PSSI juga sedang memproses naturalisasi pemain keturunan lainnya, yaitu Tom Haye seorang gelandang Herenveen di Eredivisie Liga Belanda.

Kehadiran pemain keturunan yang merumput bersama tim-tim dari Liga utama di benua Eropa ini menjadi nilai positif bagi timnas Indonesia.

Selain memperkuat komposisi pemain, secara tidak langsung kehadiran pemain-pemain yang dididik di Eropa ini akan memberikan transfer ilmu dan pengalaman dalam bermain bola kepada pemain – pemain lokal di Indonesia.

Timnas Indonesia hari ini terbilang cukup kuat dengan materi pemain-pemain tersebut, sayang di lini depan saat ini hanya ada Rafael Struick (ADO DENHAG).

Lini depan timnas Indonesia butuh tambahan pemain naturalisasi lain, paling tidak harus mencari pemain keturunan lainnya sekelas Robin Van Persie. Apalagi saat ini timnas Indonesia memiliki problem di urusan mencetak gol.

Akan sangat menakutkan kekuatan timnas Indonesia jika di setiap lini memiliki pemain keturunan grade A yang berkelas.

Di lini belakang timnas Indonesia punya bek tangguh seperti Elkan Baggot (Ipswich Town), bek sayap Sandy Wals dan Shayne Pattynama, di lini tengah ada Tom Haye, dan dilengkapi di lini depan harus ada juru gedor top sekelas Van Persie misalnya. Timnas Indonesia perlu menambah pemain di lini depan sekelas Robin Van Persie, striker timnas Belanda yang masih memiliki darah keturunan Indonesia.

Editor: Adhim

  • Penulis: Abdul Adhim
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalah 0-2 Lawan Batavia FC, Persipa Pati Menderita Kekalahan Kedua Beruntun di Liga Nusantara

    Kalah 0-2 Lawan Batavia FC, Persipa Pati Menderita Kekalahan Kedua Beruntun di Liga Nusantara

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    PATI – Persipa Pati harus merasakan kekecewaan kembali setelah kalah 0-2 dari Batavia FC dalam pertandingan matchweek kedua Liga Nusantara musim 2025-2026. Pertandingan yang digelar Rabu (3/12/2025) pukul 15.00 WIB di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, membuat Laskar Saridin kehilangan poin untuk kedua kalinya berturut-turut. Gol pertama Batavia FC dicetak Abid Alfarizi pada menit 31 melalui […]

  • DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    DPRD Pati Beri Tiga Masukan Peningkatan SDM

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – DPRD Pati memberikan tiga masukan terkait peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pati. Masukan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Pemerintah Kabupaten Pati, yang membahas tentang pembangunan daerah. Salah satu anggota DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati dari partai Golkar, menekankan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Pendidikan vokasi […]

  • Miris! Jalan Rusak di Pati Sebabkan Truk Fuso Terguling, Muatan Berhamburan

    Miris! Jalan Rusak di Pati Sebabkan Truk Fuso Terguling, Muatan Berhamburan

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PATI – Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan truk fuso terjadi di Jalan Raya Winong-Gabus, Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (19/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Truk Mitsubishi Fuso nopol K 8040 UK yang mengangkut kotoran ayam tersebut terguling akibat kondisi jalan yang rusak parah. Kejadian ini langsung viral setelah video beredar di media sosial, menampilkan […]

  • Kapolda Jateng Ancam Tindak Tegas Penimbun Alkes, Obat dan Oksigen

    Kapolda Jateng Ancam Tindak Tegas Penimbun Alkes, Obat dan Oksigen

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 228
    • 0Komentar

      Apel gelar pasukan Polda Jawa Tengah bersama TNI di Karanganyar. KARANGANYAR – Polda Jawa Tengah siap menindak tegas siapapun yang menimbun peralatan medis, obat-obatan sampai oksigen. Hal ini diungkapkan langsung Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat gelar pasukan Penanganan Covi-19 di Kompleks Alun-Alun Karanganyar, Kamis (8/7/2021). “Jika kita jumpai ada penyelewengan akan kita […]

  • Bupati Pati Semarakkan CFD, Targetkan Ekspansi ke Destinasi Wisata

    Bupati Pati Semarakkan CFD, Targetkan Ekspansi ke Destinasi Wisata

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, turut memeriahkan Car Free Day (CFD) di Pati Kota, Minggu (22/6). Kegiatan rutin dua pekan sekali ini semakin ramai dengan partisipasi masyarakat, pelaku UMKM, dan beragam pertunjukan seni. Didampingi istri dan Wakil Bupati, Sudewo mengapresiasi antusiasme warga yang terus meningkat. “Car Free Day hari ini yang keempat sejak kami laksanakan […]

  • Ekspresikan Kelembutan Hati Dengan Menari

    Ekspresikan Kelembutan Hati Dengan Menari

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2017
    • account_circle Redaksi
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Almayda Fyandani Gadis kelahiran Pati 22 Oktober 2000 ini mengatakan, menari bukan hanya sebuah budaya dan kesenian belaka. Almayda menganggap, tari adalah sebuah penggambaran karakter seseorang. Menari baginya, dapat memunculkan ekspresi kelembutan hati. Kelembutan hati ini sangat cocok dengan karakter seorang perempuan. Terlebih dalam tarian Jawa yang punya gerakan halus yang sangat memikat. Almayda mulai […]

expand_less