Breaking News
light_mode

Timnas Indonesia Butuh Juru Gedor Keturunan Sekelas Van Persie

  • account_circle Abdul Adhim
  • calendar_month Sab, 30 Des 2023
  • visibility 156

OLAHRAGA – Gelombang naturalisasi pemain keturunan terus terjadi di tubuh timnas Indonesia. Mulai dari era kepemimpinan ketua umum PSSI Iwan Bule hingga Erick Thohir.

Pemain-pemain keturunan grade A terus berdatangan untuk memperkuat timnas Indonesia, sebagai upaya jangka pendek mengerek performa dan prestasi timnas Indonesia.

Saat ini di skuad timnas Indonesia untuk Piala Asia ada beberapa pemain keturunan. Mereka adalah Marck Klok, Jordi Amat, Elkan Baggot, Shayne Pattynama, Sandy Wals, Ivar Jerner, Justin Hubner, dan Rafael Struick.

PSSI hingga saat ini masih memproses naturalisasi sejumlah pemain keturunan lain, yang terbaru Jay Idzes sudah disumpah menjadi WNI, sedangkan satu pemain lain asal Swansea City yaitu Nathan Tjoe segera diambil sumpah WNI.

PSSI juga sedang memproses naturalisasi pemain keturunan lainnya, yaitu Tom Haye seorang gelandang Herenveen di Eredivisie Liga Belanda.

Kehadiran pemain keturunan yang merumput bersama tim-tim dari Liga utama di benua Eropa ini menjadi nilai positif bagi timnas Indonesia.

Selain memperkuat komposisi pemain, secara tidak langsung kehadiran pemain-pemain yang dididik di Eropa ini akan memberikan transfer ilmu dan pengalaman dalam bermain bola kepada pemain – pemain lokal di Indonesia.

Timnas Indonesia hari ini terbilang cukup kuat dengan materi pemain-pemain tersebut, sayang di lini depan saat ini hanya ada Rafael Struick (ADO DENHAG).

Lini depan timnas Indonesia butuh tambahan pemain naturalisasi lain, paling tidak harus mencari pemain keturunan lainnya sekelas Robin Van Persie. Apalagi saat ini timnas Indonesia memiliki problem di urusan mencetak gol.

Akan sangat menakutkan kekuatan timnas Indonesia jika di setiap lini memiliki pemain keturunan grade A yang berkelas.

Di lini belakang timnas Indonesia punya bek tangguh seperti Elkan Baggot (Ipswich Town), bek sayap Sandy Wals dan Shayne Pattynama, di lini tengah ada Tom Haye, dan dilengkapi di lini depan harus ada juru gedor top sekelas Van Persie misalnya. Timnas Indonesia perlu menambah pemain di lini depan sekelas Robin Van Persie, striker timnas Belanda yang masih memiliki darah keturunan Indonesia.

Editor: Adhim

  • Penulis: Abdul Adhim
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    Ganjar Sidak Penanganan Covid di Pati

    • calendar_month Rab, 16 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

      Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemani Bupati Pati meninjau lolasi karantika pasien Covid-19 di Hotel Kencana. Penangan Covid-19 di Kabupaten Pati menjadi perhatian pihak provinsi. Gubernur turun tangan memastikan penanganan dilakukan dengan baik oleh Pemkab Pati. PATI –  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pantauan langsung penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati, Selasa (15/6/2021). Kota […]

  • 50 Anggota DPRD Kabupaten Pati Periode 2024-2029 Dilantik, Siapa Saja Mereka?

    50 Anggota DPRD Kabupaten Pati Periode 2024-2029 Dilantik, Siapa Saja Mereka?

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 176
    • 0Komentar

    PATI – Pada Selasa malam (27/08/2024), sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Periode 2024-2029 siap dilantik di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati. Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Pj Bupati Pati, Sekda Pati, Ketua Pengadilan Negeri Pati, FORKOPIMDA, keluarga anggota dewan yang dilantik, anggota DPRD lama yang […]

  • Efektivitas Persebaya Jadi Pembeda, Persijap Jepara Kehilangan Arah di GBT

    Efektivitas Persebaya Jadi Pembeda, Persijap Jepara Kehilangan Arah di GBT

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 1.320
    • 0Komentar

    OLAHRAGA – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, kembali menjadi panggung yang sulit bagi tim tamu. Minggu (28/12/2025) sore, Persijap Jepara datang dengan harapan mencuri poin, namun pulang dengan kenyataan pahit setelah takluk telak 0-4 dari Persebaya Surabaya. Skor besar itu bukan sekadar angka, melainkan cermin jelas dari perbedaan efektivitas kedua tim sepanjang 90 menit […]

  • Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    Pakai Dana Desa Atasi Darurat Virus Korona

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
    • account_circle Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    jepara.go.id Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya untuk mendukung langkah pencegahan persebaran virus corona. Realokasi anggaran itu sudah ada petunjuk teknisnya. Hal itu disampaikan langsung Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi belum lama ini. ”Dana desa dapat direalokasi untuk itu. Pemerintah desa dapat mengalokasikan sebagian dana desanya. Termasuk pemberian sembako bagi warga miskin terdampak. Sudah […]

  • Profil Aplikasi E- Consulting 2.0 Milik Inspektorat Daerah Pati, Ini Manfaatnya untuk Pemerintah Desa

    Profil Aplikasi E- Consulting 2.0 Milik Inspektorat Daerah Pati, Ini Manfaatnya untuk Pemerintah Desa

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 224
    • 0Komentar

    PATI – Profil Aplikasi E- Consulting 2.0 Milik Inspektorat Daerah Pati, Ini Manfaatnya untuk Pemerintah Desa “Peluncuran aplikasi ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan transformasi layanan konsultansi APIP dalam peningkatan tata kelola pemerintah desa di Kabupaten Pati,” jelas Inspektur Daerah Kabupaten Pati Agus Eko Wibowo dalam rilis yang diterima wartawan. Secara umum, aplikasi E-Consulting 2.0 […]

  • KKN IPMAFA Sukses Gelar Edukasi Ecoprint di Tiga Sekolah Dasar di Desa Bakaran Kulon

    KKN IPMAFA Sukses Gelar Edukasi Ecoprint di Tiga Sekolah Dasar di Desa Bakaran Kulon

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PATI – Kegiatan edukasi ecoprint yang diselenggarakan oleh KKN IPMAFA di tiga Sekolah Dasar (SD) di Desa Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, sukses menarik minat siswa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 28 hingga 31 Agustus 2024, bertujuan untuk memperkenalkan seni batik ecoprint menggunakan bahan alami kepada anak-anak. Tim KKN IPMAFA berkolaborasi […]

expand_less