Breaking News
light_mode

Pembalap Luar Kota Dominasi Juara Kejurprov Road Race di Pati

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
  • visibility 149

Aksi sejumlah pembalap dalam ajang Casytha Manahadap Road Race 2022 di Stadion Joyokusumo

Kota Pati Sukses Gelar Kejurprov Road Race 2022. Di sirkuit
darurat Stadion Joyokusumo akhir pekan kemarin ratusan pembalap beradu lincah
dalam berbagai kelas lomba. Even di Pati ini merupakan seri ke-1 dari 5 seri
yang rencananya akan digelar.

Kejurprov Jateng Casytha Manahadap Road Race 2022 Seri ke-1
sukses digelar di sirkuit darurat Stadion Joyokusumo, Pati pada 26-27 Februari
2022. Ratusan pembalap memeriahkan even balapan yang akan berlangsung 5 seri
ini.

Balapan dibuka oleh Ketua DPRD Pati Ali Badrudin, bersama
Wakil Ketua 1 DPRD Pati Joni Kurnianto, Pengprov IMI Jawa Tengah, dan juga
Ketua KONI Pati Mustamaji.

Ali Badrudin mengungkapkan penyelenggaraan kejuaraan ini
merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten memajukan cabang Road Race  atau balap motor di Pati. Dimana melalui kejuaraan
ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi para atlet dari mulai usia dini hingga
senior untuk menunjukkan bakat dan kemampuan yang telah lama diasah dan
dilatih.

Sehingga ke depan akan bermunculan bibit-bibit baru yang
berprestasi dalam rangka regenerasi atlet balap motor road race.

“Keikutseraan para atlet dalam perlombaan ini tentunya
akan dapat menjadi tolak ukur kemampuan dalam pengembangan, pembinaan dan
pelatihan selanjutnya. Saya setuju khusus untuk pembalap asal Pati kejuaraan
ini bisa menjadi ajang belajar agar lebih berkembang dan berprestasi
kedepannya,” papar politikus PDI Perjuangan ini.

Sementara itu Ketua panitia Teguh Bandang Waluyo
mengungkapkan, even ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kembali ajang
olahraga balap di Kabupaten Pati. Agar muncul pembalap-pembalap andal
berprestasi dari Kota Mina Tani.

“Even ini diharapkan bisa menggugah dunia otomotif di
Kabupaten Pati agar lebih menggeliat lagi. Kita akan dukung olahraga ini,
termasuk nanti membuat sirkuit sendiri dalam even ini juga dibuka kelas bebek 2
tak 125 CC khusus lokal Pati sebagai upaya mendukung geliat pembalap tuan
rumah,” paparnya. 

Kurang lebih ada 200-an pembalap se Jawa Tengah dan juga
dari Jogja serta Jawa Timur yang akan ambil bagian dalam kejuaraan ini. Balapan
di sirkuit Stadion Jotokusumo sendiri menjadi seri pembuka dari 5 seri yang
akan digelar.

Nomor yang dilombakan antara lain point utama sebanyak 5
kelas, point lokal Jawa Tengah Kejurprov sebanyak 3 kelas, supporting class
sebanyak 12 kelas, dan point khusus vespa sebanyak 2 kelas. Panitia menyediakan
hadiah uang tunai serta hadiah sepeda motor bagi juara umum. (hus)

Berikut daftar pembalap yang menjuarai berbagai kelas di
even ini


  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Tegaskan Penyaluran DBHCHT Wajib Prioritaskan Buruh Tembakau dan Cengkeh

    DPRD Pati Tegaskan Penyaluran DBHCHT Wajib Prioritaskan Buruh Tembakau dan Cengkeh

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati secara tegas meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menjamin penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang berhak. Penekanan ini disampaikan mengingat pentingnya bantuan tersebut bagi masyarakat terdampak. Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menjelaskan kriteria […]

  • Sejarah Sosrokartono, Kakak Kartini yang Jenius

    Sejarah Sosrokartono, Kakak Kartini yang Jenius

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Tidak banyak yang mengetahui sejarah Sosrokartono. Ceritanya kehebatannya banyak tenggelam. Padahal banyak nilai-nilai positif yang bisa menjadi pembelajaran bagi generasi bangsa hari ini.  Kartono, nama lengkapnya RM. Panji Sosrokartono. Lahir tahun 1877. Kakak kandung RA. Kartini. Dia adalah sosok terpelajar Jawa. Pada tahun1898 Kartono adalah seorang ‘pribumi’ pertama yang kuliah di luar Hindia – Belanda. […]

  • Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    Tambang Ilegal di Sukolilo Masih Jadi Polemik, DPRD Pati Desak Pemerintah Bertindak Tegas

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 176
    • 0Komentar

      PATI – Aktivitas penambangan ilegal di wilayah pegunungan Kendeng, Kecamatan Sukolilo, kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengambil langkah tegas terhadap praktik tambang galian C ilegal yang meresahkan masyarakat. “Penambangan ilegal harus segera ditindak tegas karena dampaknya sangat merugikan masyarakat,” ujar Bambang. Ia […]

  • Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    Anggota DPRD Pati Sudi Rustanto Dukung Pelestarian Budaya Tradisi Sedekah Laut di Juwana

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Abdul Adhim
    • visibility 150
    • 0Komentar

    PATI – Tradisi Sedekah Laut kembali digelar dengan penuh khidmat dan kemeriahan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati (13/4/2025). Acara yang merupakan warisan budaya turun-temurun ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat serta dukungan penuh dari anggota DPRD Kabupaten Pati. Sudi Rustanto, anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PDIP […]

  • Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    Icip-icip Nasi Bakar Kelapa Kopyor Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Segar minuman es kelapa kopyor sudah biasa. Kalau gurih nasi bakar kopyor anda pernah terbayang? Di pusat kelapa kopyor terbesar di Kabupaten Pati, kreasi baru dibuat untuk mengolah kelapa kopyor menjadi sajian yang berbeda. Tepatnya di Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti. Adalah Laila Hikmatus yang membuat masakan ini. Kelapa kopyor diolah menjadi menu berbuka puasa yang […]

  • Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    Karena Kita Sendiri yang Menyuburkan Korupsi

    • calendar_month Sab, 22 Des 2018
    • account_circle Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Suatu pagi di beranda facebook, seorang teman yang saya kenal sebagai budayawan Kota Jepara menulis status yang mendadak menyentak nurani. Statusnya pagi itu berbunyi. “Munafik, kita benci korupsi tapi tidak menolak politik uang”. Dalam statusnya tersebut, teman saya itu secara terang mengajak kita untuk menolak politik uang di segala pesta demokrasi. Dari pemilihan kepala desa, […]

expand_less