Breaking News
light_mode

Polresta Pati Sikat Aksi Balap Liar di Jalan Lingkar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
  • visibility 878
Tim Polresta Pati mengamankan seorang pemuda yang hendak balap liar

Aksa balap liar di jalanan sangat
meresahkan masyarakat. Polresta Pati bergegas melakukan penindakan. Seperti
yang dilakukan pada Sabtu malam (18/2/2023) lalu. Tim Polresta Pati menggaruk
puluhan sepeda motor saat hendak melakukan aksi balap liar.

PATI –  Tim Polresta Pati mendapat banyak aduan aksi
balap liar. Aduan itu langsung direspon cepat akhir pekan kemarin. Di Jalur
Lingkar Selatan (JLS) puluhan pemuda yang hendak balap liar langsung diciduk.

Kaur Bin Opsnal (KBO) Sat Lantas
Polresta Pati Ipda Muslimin mengatakan pihaknya mengerahkan puluhan personel
gabungan Polresta Pati yang terdiri dari Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat
Samapta, dan Sat Lantas. Dengan menggunakan metode hunting system, petugas
gabungan berpatroli menyisir setiap penggal jalan yang ada di Kota Pati dan
JLS.

“Dalam kegiatan penertiban dan
penindakan kali ini, kami menerjunkan 30 personel untuk menindaklanjuti
banyaknya keluhan masyarakat tentang maraknya knalpot brong dan balap liar di
JLS. Dengan metode hunting system yaitu kami menyisir penggal jalan mulai dari
Jl. A. Yani, Jl. P. Diponegoro, Jl. P. Sudirman hingga ke jalur lingkar”,
ungkapnya.

Edukasi Humanis

Selain melakukan penindakan
terhadap pelanggaran penggunaan knalpot brong dan baap liar, Polresta Pati juga
memberikan edukasi humanis kepada para pemuda tentang larangan penggunaan
knalpot brong dan balap liar.

“Kami juga mengedukasi para pemuda
bahwa selain melanggar aturan, mengganggu ketertiban umum, balap liar juga
membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Dari kegiatan tersebut, Polresta
Pati berhasil mengamankan 42 sepeda motor yang menggunakan knalpot brong dan
terlibat balap liar. Kepada para pelanggar KBO Sat Lantas Polresta Pati
menyampaikan, kendaraan bisa diambil setelah sidang dengan membayar denda yang
sudah ditentukan Kejaksaan Negeri Pati kemudian mengganti suku cadang dengan
standar pabrikan serta membawa kelengkapan surat kendaraan bermotor. (mif)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkominfo jadi Tersangka Korupsi Proyek BTS

    Menkominfo jadi Tersangka Korupsi Proyek BTS

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sekjen Partai Nasdem sekaligus Menkominfo ditahan Kejaksaan Agung  Kasus dugaan korupsi kembali menyeret nama politikus sekaligus menteri di era pemerintahan Presiden Jokowi. Kali ini adalah Johnny G Plate, Sekjen Partai Nasdem sekaligus Menkominfo ini telah ditetapkan tersangka dugaan korupsi proyek BTS. Johnny G Plate kini ditahan oleh Kejaksaan Agung. JAKARTA – Dengan ditetapkannya sebagai tersangka […]

  • Sudewo: GOR Pesantenan Bukan Hanya Infrastruktur, Tapi Juga Ekonomi Masyarakat

    Sudewo: GOR Pesantenan Bukan Hanya Infrastruktur, Tapi Juga Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 367
    • 0Komentar

    PATI – Bupati Pati, Sudewo, turun langsung meninjau progres pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan pada Jumat (24/10/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penataan kawasan GOR berjalan sesuai rencana dan dapat segera dinikmati masyarakat sebagai fasilitas olahraga yang modern dan nyaman. Dalam peninjauan tersebut, Sudewo mengungkapkan rasa bangganya melihat perubahan signifikan pada GOR Pesantenan. “Yang […]

  • Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    Rekaman CCTV Jadi Bukti, Polisi Diminta Gercep Ungkap Kasus Penyerangan di Desa Ketitangwetan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 280
    • 0Komentar

    PATI – Kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda asal Desa Raci terhadap warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, memasuki babak baru. Merasa geram dengan lambannya penanganan, sejumlah orang tua korban mendatangi Mapolresta Pati, Rabu (10/9/2025), untuk mendesak agar kasus tersebut segera diungkap dan pelaku ditangkap. Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci Aksi penyerangan […]

  • Pergantian Besar di Gedung DPRD Kabupaten Pati: Wajah Baru Mendominasi Pemilu Legislatif 2024

    Pergantian Besar di Gedung DPRD Kabupaten Pati: Wajah Baru Mendominasi Pemilu Legislatif 2024

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 233
    • 0Komentar

    POLITIK – Hampir sebagian besar DPRD Kabupaten Pati bakal diisi wajah baru. Sejumlah pendatang baru bermunculan dalam Pemilu Legislatif 2024. PDI Perjuangan masih menjadi partai penguasa dengan perolehan 14 kursi. Sementara Partai Nasdem jeblok dari yang semula mendapat 5 kursi, kini tinggal 3 kursi saja. Berikut 50 nama caleg yang berhasil lolos ke Gedung DPRD […]

  • Dana Minim Persiku Kudus Tetap Percaya Diri Ikut Liga 3

    Dana Minim Persiku Kudus Tetap Percaya Diri Ikut Liga 3

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2023
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 285
    • 0Komentar

    KUDUS – Persiku Kudus tahun 2023 mengalami masa sulit dalam hal keuangan, namun kesulitan itu tidak menyurutkan semangat untuk tampil di kompetisi Liga 3 Jawa Tengah yang bakal digelar November mendatang.Saat ini Persiku Kudus sudah melakukan seleksi pemain, seleksi dilakukan langsung oleh pelatih Persiku Kudus Deny Rumba. Seleksi Persiku Kudus dilakukan pada (17/10/2023), ada 40 […]

  • Produksi Ikan di TPI Juwana Turun, DPRD Pati Soroti Tingginya Biaya Operasional Nelayan

    Produksi Ikan di TPI Juwana Turun, DPRD Pati Soroti Tingginya Biaya Operasional Nelayan

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 100.344
    • 0Komentar

    PATI – Jumlah produksi ikan yang masuk ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana diprediksi mengalami penurunan yang cukup besar. Kondisi ini terjadi karena banyak kapal nelayan berukuran lebih dari 30 Gross Ton (GT) menunda keberangkatan melaut, yang dipicu oleh biaya operasional yang semakin mahal. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan bahwa penurunan hasil […]

expand_less