Breaking News
light_mode

Pilihlah Lingkungan Terbaik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
  • visibility 83

Banyak
dari kita, saya yakin setuju bahwa lingkungan yang baik akan mengantarkan kita
menjadi lebih baik. Begitu pula sebaliknya. Maka tidak heran jika para lulusan
SMA misalnya, menginvestasikan waktu mereka untuk belajar lebih keras agar
diterima di perguruan tinggi terbaik. Atau para orang tua, menyekolahkan
anaknya di tempat-tempat yang membuatnya menjadi lebih berkembang.
Setiap
tempat, baik itu lembaga pendidikan, organisasi, komunitas, dan semacamnya,
tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Baik kelebihan maupun
kekurangan itu, pasti dapat men-trigger seseorang untuk dapat
berkembang. Meskipun yang pertama lebih mengakselerasi.
Saya
pernah merasakan berada dalam lingkungan pesantren. Tempat ini tidak diragukan
lagi, adalah yang paling baik dalam menempa anak-anak agar pandai agama. Namun,
masih banyak pesantren yang menyimpan kekolotannya. Bermimpi besar, budaya
diskusi, kebebasan berpikir, dan terbuka terhadap perbedaan, nampaknya
masih belum mengakar kuat.
Waktu
kelas 3 MA, saya ditanya oleh senior. ”Pengen kuliah di mana?” tanyanya. ”UI,”
canda saya dengan nada mantap. ”Halah, mimpi,” sahutnya meremehkan. Wajar sih,
perguruan tinggi nampak begitu tinggi bagi santri di pesantren kami. Boro-boro
masuk UI atau lima perguruan tinggi top nasional, pada waktu itu santri yang
menembus Undip saja belum pernah ada. Perhatikan, punya mimpi besar dan berani
menembus batas belum menjadi budaya pada kebanyakan santri.
Hal
itu berbeda 180 derajat ketika saya berinteraksi dengan mahasiswa ITS. Ketika
saya bertanya akan melanjutkan ke mana nanti setelah lulus jika memilih
melanjutkan studi, mereka begitu yakin dengan jawabannya dan tak ada orang yang
meremehkan. Mereka justru saling support.
Teman
saya dengan mantap bilang, ”Insya Allah ETH Zurich” ”Yale” ”Edinburgh, Amin”
”Wageningen, doakan ya” ”Pokoknya Amerika” ”MIT bro” ”University of Tokyo,
bismillah” dan seterusnya. Penuh dengan ungkapan optimisme.
Begitu
juga dengan saya, ketika mengutarakan mimpi saya, orang dengan sigap langsung
bertanya bagaimana planning-nya menuju ke sana. Bahkan kita berusaha
membentuk grup bagi mereka yang sama-sama berniat melanjutkan studi ke
suatu negara untuk bertukar informasi.
Itu
lah lingkungan yang baik. Perguruan tinggi memberikan bagi saya kebebasan
berpikir, bermimpi setinggi-tingginya, dan pushing the boundaries. No
matter what is your backgrounds, your social economic status, you must have a
dream, so the future is yours. Peoples here are really ambitious. Saya
bersyukur berada di tempat seperti ini.
Di
ITS, semua mahasiswa bebas memilih tempat pengembangan diri, dan mereka
memiliki target yang tinggi pada dirinya masing-masing. Mereka punya semangat
juang yang tinggi untuk berkontribusi bagi almamater dan negara. Tim Mobil Sapu
Angin misalnya, yang berjuang di Shell Eco-Marathon. Waktu kompetisi di London
2016 lalu, mobil tersebut terbakar. Namun, mereka tidak pasrah pada keadaan.
Tim merakit kembali mobil mereka dan akhirnya bisa ikut kompetisi.
Begitu
juga dengan Tim Robotika, HNMUN, Pimnas, MTQ, dll. Semangat juang orang-orang
yang ada di dalamnya memberi inspirasi bagi sesama anggotanya atau bahkan bukan
anggota sekalipun. Ada perjuangan yang letih di balik kesuksesan mereka di
suatu ajang kompetisi.
Mereka
berani bermimpi dan menembus batas. Spirit itu yang membawa sebuah organisasi
atau komunitas menjadi istimewa. Tempat yang baik akan turut menghantarkan
orang-orang di dalamnya menuju keberhasilan. Maka pilihlan tempat terbaik
untuk menempa diri kita.

Misbahul Munir, Alumni ITS Surabaya, pernah nyantri di Pondok Pesantren Darul Falah Sirahan, alumni CSSMoRA ITS. 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pati Sorot Anggaran Belanja Pegawai yang Tinggi, Targetkan Penekanan hingga 30 Persen 

    DPRD Pati Sorot Anggaran Belanja Pegawai yang Tinggi, Targetkan Penekanan hingga 30 Persen 

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyoroti tingginya beban belanja pegawai di daerah tersebut. Proporsi belanja pegawai yang mencapai 37%-39% dari total anggaran menjadi perhatian serius bagi DPRD. Mereka berharap agar proporsi ini dapat ditekan hingga 30% pada tahun-tahun mendatang. Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pati, Sadikin, dalam rapat […]

  • Sejarah Sosrokartono, Kakak Kartini yang Jenius

    Sejarah Sosrokartono, Kakak Kartini yang Jenius

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Tidak banyak yang mengetahui sejarah Sosrokartono. Ceritanya kehebatannya banyak tenggelam. Padahal banyak nilai-nilai positif yang bisa menjadi pembelajaran bagi generasi bangsa hari ini.  Kartono, nama lengkapnya RM. Panji Sosrokartono. Lahir tahun 1877. Kakak kandung RA. Kartini. Dia adalah sosok terpelajar Jawa. Pada tahun1898 Kartono adalah seorang ‘pribumi’ pertama yang kuliah di luar Hindia – Belanda. […]

  • PWI-MUI Jateng Serukan Pemberitaan Covid Bernarasi Positif

    PWI-MUI Jateng Serukan Pemberitaan Covid Bernarasi Positif

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

      Penandatanganan kesepakatan PWI-MUI Jawa Tengah PWI dan MUI Jawa Tengah sepakat untuk menonjolkan pemberitaan Covid-19 dengan narasi positif. Kesepakatan ini dalam rangka membangun optimisme publik menghadapi pandemi. Kesepakatan ini tertuang dalam empat butir seruan. SEMARANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyerukan bersama agar dalam pemberitaan […]

  • Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    Bupati Pati Tegaskan Komitmen Serius Turunkan Angka Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menunjukkan komitmen serius dalam upaya penurunan angka stunting melalui langkah-langkah konkret yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Pati, Sudewo, dalam sambutannya pada acara Evaluasi Kinerja dan Sosialisasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (7/10). Sudewo mengungkapkan bahwa Pemkab Pati sebelumnya […]

  • Kolam Renang 2 Putri di Pati Jadi Pilihan Wisata Liburan Tahun Baru

    Kolam Renang 2 Putri di Pati Jadi Pilihan Wisata Liburan Tahun Baru

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Fatwa Fauzian
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PATI – Liburan tahun baru di Kabupaten Pati kini memiliki pilihan baru bagi warga, khususnya di wilayah timur. Kolam renang 2 Putri di Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, menjadi alternatif menarik untuk menghabiskan waktu liburan. Terletak sekitar 33 menit dari pusat Kota Pati, kolam renang ini menawarkan fasilitas lengkap untuk keluarga. Berdiri sejak Agustus 2022, kolam […]

  • Jalan Akses ke Wisata Gunungrowo dan Gunungsari Rusak Bikin Ban Bocor

    Jalan Akses ke Wisata Gunungrowo dan Gunungsari Rusak Bikin Ban Bocor

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jalan rusak Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu Pati Sebagian besar jalan di Kabupaten Pati rusak. Seperti di jalan penghubung Desa Lahar dan Sumbermulyo Kecamatan Tlogowungu, Pati. Jalan yang menjadi akses ke tempat wisata ini rusak parah dan sering mengakibatkan ban bocor. PATI – Jalan penghubung antara Desa Lahar dan Sumbermulyo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, rusak parah.  […]

expand_less